Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Bentuk Penyajian Tari Pagar Pengantin

View through CrossRef
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian tari Pagar  sanggar Melati Collection di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menguraikan atau memaparkan tentang bagaimana bentuk penyajian tari pagar pengantindi sanggar Melati Collection di kota Palembang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari pagar  sanggar Melati Collection merupakan tari yang mengangkat kisah haru sepasang pengantin yang akan menjalin kehidupan rumah tangga baru. Tari Pagar Pengantin merupakan tari dengan jumlah 4 penari pendamping dan 1 penari utama (pengantin). Unsur pendukung penyajian tari Pagar Pengantin yang meliputi gerak, musik, jenis musik, busana dan tata rias, dan tempat pementasan.Tari Pagar Pengantin hanya memiliki satu bentuk pola lantai yakni pola huruf ‘V’ dengan dua tingkatan yakni berdiri dan duduk. Tari ini menggunakan gerak-gerak sederhana yang mengikuti musik tarinya, sehingga untuk pemula sekalipun mudah untuk mempelajari dan mengingat geraknya. Gerak dalam tari ini mengikuti musik tari dengan menggunakan alat tradisional yaitu: gendang melayu, kenong, gong dan accordion serta menggunakan properti nampan sebagai pijakan untuk pengantin atau penari utama. Kata Kunci: Bentuk Penyajian,Tari Pagar Pengantin, Sanggar Melati Collection
Title: Bentuk Penyajian Tari Pagar Pengantin
Description:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian tari Pagar  sanggar Melati Collection di Kota Palembang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menguraikan atau memaparkan tentang bagaimana bentuk penyajian tari pagar pengantindi sanggar Melati Collection di kota Palembang.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari pagar  sanggar Melati Collection merupakan tari yang mengangkat kisah haru sepasang pengantin yang akan menjalin kehidupan rumah tangga baru.
Tari Pagar Pengantin merupakan tari dengan jumlah 4 penari pendamping dan 1 penari utama (pengantin).
Unsur pendukung penyajian tari Pagar Pengantin yang meliputi gerak, musik, jenis musik, busana dan tata rias, dan tempat pementasan.
Tari Pagar Pengantin hanya memiliki satu bentuk pola lantai yakni pola huruf ‘V’ dengan dua tingkatan yakni berdiri dan duduk.
Tari ini menggunakan gerak-gerak sederhana yang mengikuti musik tarinya, sehingga untuk pemula sekalipun mudah untuk mempelajari dan mengingat geraknya.
Gerak dalam tari ini mengikuti musik tari dengan menggunakan alat tradisional yaitu: gendang melayu, kenong, gong dan accordion serta menggunakan properti nampan sebagai pijakan untuk pengantin atau penari utama.
Kata Kunci: Bentuk Penyajian,Tari Pagar Pengantin, Sanggar Melati Collection.

Related Results

INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
KARAWITAN TARI SEKAR PUDYASTUTI KARYA K.R.T. SASMINTADIPURA: STRUKTUR PENYAJIAN DAN GARAP KENDHANGAN
KARAWITAN TARI SEKAR PUDYASTUTI KARYA K.R.T. SASMINTADIPURA: STRUKTUR PENYAJIAN DAN GARAP KENDHANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan pola penyajian dan garap kendhangan Tari Sekar Pudyastuti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrip...
Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin
Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin
AbstrakBIDHARI SINTA MEI SASTI, Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin. Tugas Akhir. Jakarta: Program Studi Diploma Tiga Tata Rias, Fakulta...
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
Artikel ini dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa Rekonstruksi tari Bedhaya Sukoharjo oleh M.Th. Sri Mulyani yang fungsinya sebagai penyambutan tamu resmi, telah mengalami rekonstruk...
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
Makna yang tersirat dari suatu kata tidak hanya merujuk pada objek, peristiwa, atau keadaan tertentu. Oleh karena itu, kita tidak dapat memperoleh makna kata tersebut hanya dari ko...

Back to Top