Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN KOMPONEN INSTRUMEN TERPADU (KIT) PRAKTIKUM KIMIA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari KIT praktikum, respon dan kemampuan psikomotorik peserta didik setelah menggunakan media alternatif KIT yang dikembangkan. Pengembangan KIT praktikum kimia ini menggunakan pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu dengan subjek penelitian yaitu 12 orang peserta didik kelas XI MIPA 2 untuk uji coba kelompok kecil dan seluruh peserta didik kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 8 Kota Bengkulu dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar wawancara, angket kebutuhan peserta didik, lembar validasi, angket respon peserta didik, dan lembar penilaian psikomotorik. Hasil penelitian ini diperoleh (1) Tingkat kelayakan KIT praktikum kimia yaitu 94,05% dengan kategori sangat valid, (2) Hasil respon peserta didik terhadap KIT praktikum pada materi kalorimeter memperoleh persentase 89,06% dengan kategori sangat baik, (3) Kemampuan psikomotorik peserta didik memperoleh rata-rata persentase pada SMA Negeri 8 Kota Bengkulu sebesar 92,17% dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu sebesar 96,95% dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan KIT praktikum kimia pada materi kalorimeter telah dikembangkan sangat layak untuk digunakan dan diterapkan pada proses pembelajaran.
Title: PENGEMBANGAN KOMPONEN INSTRUMEN TERPADU (KIT) PRAKTIKUM KIMIA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari KIT praktikum, respon dan kemampuan psikomotorik peserta didik setelah menggunakan media alternatif KIT yang dikembangkan.
Pengembangan KIT praktikum kimia ini menggunakan pengembangan ADDIE.
Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu dengan subjek penelitian yaitu 12 orang peserta didik kelas XI MIPA 2 untuk uji coba kelompok kecil dan seluruh peserta didik kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 8 Kota Bengkulu dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu untuk uji coba kelompok besar.
Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar wawancara, angket kebutuhan peserta didik, lembar validasi, angket respon peserta didik, dan lembar penilaian psikomotorik.
Hasil penelitian ini diperoleh (1) Tingkat kelayakan KIT praktikum kimia yaitu 94,05% dengan kategori sangat valid, (2) Hasil respon peserta didik terhadap KIT praktikum pada materi kalorimeter memperoleh persentase 89,06% dengan kategori sangat baik, (3) Kemampuan psikomotorik peserta didik memperoleh rata-rata persentase pada SMA Negeri 8 Kota Bengkulu sebesar 92,17% dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu sebesar 96,95% dengan kategori sangat baik.
Hasil penelitian ini menunjukkan KIT praktikum kimia pada materi kalorimeter telah dikembangkan sangat layak untuk digunakan dan diterapkan pada proses pembelajaran.
Related Results
Menggali Disiplin Diri Lewat Praktikum Kimia Pengalaman Laboratorium yang Membentuk Sikap Positif
Menggali Disiplin Diri Lewat Praktikum Kimia Pengalaman Laboratorium yang Membentuk Sikap Positif
Praktikum kimia merupakan praktikum yang penting untuk berbagai aspek kehidupan. praktikum kimia tidak hanya digunakan untuk kepentingan laboratorium atau akademik saja, namun hasi...
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN UNJUK KERJA PRAKTIKUM KIMIA FISIKA
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN UNJUK KERJA PRAKTIKUM KIMIA FISIKA
<p>: Penilaian capaian mata kuliah praktikum seringkali berupa tes tertulis. Sistem penilaian dipandang memberikan andil pada rendahnya keterampilan laboratoris mahasiswa. T...
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
Abstraksi Jumlah mahasiswa yang mengalami stres meningkat setiap semester. Respon stres dari setiap mahasiswa berbeda, Respon tersebut tergantung pada kondisi kesehatan, kepribadi...
Belajar Bermakna Melalui Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam
Belajar Bermakna Melalui Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam
Praktikum llmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah metode pembelajaran istimewah yang dirancang guru untuk memfasilitasi kebutuhan belajar siswa dalam mengaplikasikan konsep-konsep teori...
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS GUIDED INQUIRY PADA PRAKTIKUM KIMIA DASAR
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS GUIDED INQUIRY PADA PRAKTIKUM KIMIA DASAR
Penelitian ini untuk mengembangkan modul kimia dasar inkuiri terbimbing yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&...
Oseanografi Kimia
Oseanografi Kimia
Oseanografi kimia merupakan kajian interdisipliner yang mempelajari tentang kimia lautan, reaksinya, serta perannya dalam proses di lautan. Kajian oseanografi kimia dapat menunjang...
PENGENALAN PLC SEBAGAI PUSAT KONTROL DALAM SISTEM OTOMASI INDUSTRI
PENGENALAN PLC SEBAGAI PUSAT KONTROL DALAM SISTEM OTOMASI INDUSTRI
Latar Belakang : Makalah ini memaparkan hasil penelitian tentang pengembangan alat praktikum dalam bidang otomasi industri berbasis perangkat pengontrol terprogram. Peralatan ini ...
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KIMIA UNSUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING FASE DEVELOPMENT UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KIMIA UNSUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING FASE DEVELOPMENT UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA
Pembelajaran kimia merupakan salah satu pembelajaran yang memerlukan keterampilan dalam memecahkan masalah-masalah ilmu kimia berupa teori, konsep, hukum, dan fakta. Untuk menguasa...

