Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PRINSIP PEMERINTAHAN DALAM ISLAM MENURUT MUHAMMAD ASAD

View through CrossRef
This paper discusses Muhammad Asad’s work on the principle of Islamic governance and its basic constitution and foundational structure. In this regard, he formulated the constitutional ideas of Islamic state whose constitution contains the provision of Islamic law that practiced and implement the norms stated in the Qur’an and hadith. This idea was partly enshrined in the Pakistan constitutional law whose political establishment was formed in 1947. It essentially discussed Muhammad Asad’s political ideas and its underlying philosophy as espoused in his works, such as The principles of state and government in Islam, This law of ours and other essays, Islamic constitution making, journal Arafat, The message of the Qur’an, Sahih al-Bukhari the early years of Islam and, etcetera. The study is based on qualitative methods in the form of library research. The data were analysed using descriptive, analytical and comparative methods. The finding shows that Muhammad Asad had formulated comprehensive theoretical framework of legal aspect of Islamic governance based on the fundamental principle and doctrine of the shariah, derived from the teaching of the Qur’an and the sunnah, while advocating democratic ideals and system based on conventional practice and requirement of modern context of nation state.   Makalah ini membincangkan karya seminal Muhammad Asad tentang prinsip pemerintahan Islam dan struktur dasar dan asas-asas konstitusionalnya. Dalam hal ini, beliau telah merumuskan idea-idea keperlembagaan tentang negara Islam yang konstitusinya mengandungi peruntukan-peruntukan syariah yang menerapkan norma-norma yang tercatat dalam al-Qur’an dan hadith. Idea ini sebahagiannya dimasyhurkan dalam undang-undang dasar Pakistan pada bahagian pengantarnya yang pentadbiran politiknya dibentuk pada 1947. Kertas ini pada asasnya membahaskan idea-idea politik Muhammad Asad dan landas falsafahnya yang diungkapkan dalam karya-karyanya, seperti The principles of state and government in Islam, This law of ours and other essays, Islamic constitution making, journal Arafat, The message of the Qur’an, Sahih al-Bukhari the early years of Islam dan lain-lain. Kajian ini dirangka berasaskan metode kualitatif dari jenis tinjauan pustaka dan dokumenter. Data dianalisis secara deskriptif, analitik, dan komparatif. Temuan kajian menunjukkan bahawa Muhammad Asad telah merumuskan kerangka teoretikal yang komprehensif tentang aspek-aspek perundangan dan hukum yang terpakai dalam negara Islam berasaskan prinsip dan doktrin shariah yang fundamental, yang diambil dari keterangan al-Qur’an dan sunnah, sementara dalam masa yang sama turut mengadvokasikan ideal-ideal demokratik dan pendirian sistem multilateral berasaskan praktik konvensional dalam konteks negara bangsa yang moden.
Title: PRINSIP PEMERINTAHAN DALAM ISLAM MENURUT MUHAMMAD ASAD
Description:
This paper discusses Muhammad Asad’s work on the principle of Islamic governance and its basic constitution and foundational structure.
In this regard, he formulated the constitutional ideas of Islamic state whose constitution contains the provision of Islamic law that practiced and implement the norms stated in the Qur’an and hadith.
This idea was partly enshrined in the Pakistan constitutional law whose political establishment was formed in 1947.
It essentially discussed Muhammad Asad’s political ideas and its underlying philosophy as espoused in his works, such as The principles of state and government in Islam, This law of ours and other essays, Islamic constitution making, journal Arafat, The message of the Qur’an, Sahih al-Bukhari the early years of Islam and, etcetera.
The study is based on qualitative methods in the form of library research.
The data were analysed using descriptive, analytical and comparative methods.
The finding shows that Muhammad Asad had formulated comprehensive theoretical framework of legal aspect of Islamic governance based on the fundamental principle and doctrine of the shariah, derived from the teaching of the Qur’an and the sunnah, while advocating democratic ideals and system based on conventional practice and requirement of modern context of nation state.
  Makalah ini membincangkan karya seminal Muhammad Asad tentang prinsip pemerintahan Islam dan struktur dasar dan asas-asas konstitusionalnya.
Dalam hal ini, beliau telah merumuskan idea-idea keperlembagaan tentang negara Islam yang konstitusinya mengandungi peruntukan-peruntukan syariah yang menerapkan norma-norma yang tercatat dalam al-Qur’an dan hadith.
Idea ini sebahagiannya dimasyhurkan dalam undang-undang dasar Pakistan pada bahagian pengantarnya yang pentadbiran politiknya dibentuk pada 1947.
Kertas ini pada asasnya membahaskan idea-idea politik Muhammad Asad dan landas falsafahnya yang diungkapkan dalam karya-karyanya, seperti The principles of state and government in Islam, This law of ours and other essays, Islamic constitution making, journal Arafat, The message of the Qur’an, Sahih al-Bukhari the early years of Islam dan lain-lain.
Kajian ini dirangka berasaskan metode kualitatif dari jenis tinjauan pustaka dan dokumenter.
Data dianalisis secara deskriptif, analitik, dan komparatif.
Temuan kajian menunjukkan bahawa Muhammad Asad telah merumuskan kerangka teoretikal yang komprehensif tentang aspek-aspek perundangan dan hukum yang terpakai dalam negara Islam berasaskan prinsip dan doktrin shariah yang fundamental, yang diambil dari keterangan al-Qur’an dan sunnah, sementara dalam masa yang sama turut mengadvokasikan ideal-ideal demokratik dan pendirian sistem multilateral berasaskan praktik konvensional dalam konteks negara bangsa yang moden.

Related Results

Mekanisme Pasar Pada Pasar Kebun Bunga Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Syariah
Mekanisme Pasar Pada Pasar Kebun Bunga Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Syariah
Penelitian ini mengeksplorasi mekanisme pasar tradisional dari perspektif Ekonomi Islam.  Pasar, sebagai titik pertemuan penjual dan pembeli, memegang peran sentral dalam perekonom...
Prinsip Pelancongan Berteraskan Komuniti dari Perspektif Islam
Prinsip Pelancongan Berteraskan Komuniti dari Perspektif Islam
Pelancongan Berteraskan Komuniti yang melibatkan komuniti setempat secara langsung dalam semua projek pembangunan di sesebuah kawasan yang terbabit merupakan salah satu daripada ca...
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Abstract: The religious phenomenon of Islam in post-reform Indonesia is thought to have experienced extremism and radicalism. The explosion of terrorism in the name of Islam ...
MANAJEMEN KEUANGAN ISLAM PERSPEKTIFF AL QUR’AN SURAT AL-BAQARAH
MANAJEMEN KEUANGAN ISLAM PERSPEKTIFF AL QUR’AN SURAT AL-BAQARAH
Manajemen keuangan Islam telah menjadi subjek penting dalam diskusi ekonomi global, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang semakin beragam. Dalam upaya untuk menggali pemaha...
MANAJEMEN KEUANGAN ISLAM PERSPEKTIFF AL QUR’AN SURAT AL-BAQARAH
MANAJEMEN KEUANGAN ISLAM PERSPEKTIFF AL QUR’AN SURAT AL-BAQARAH
Manajemen keuangan Islam telah menjadi subjek penting dalam diskusi ekonomi global, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang semakin beragam. Dalam upaya untuk menggali pemaha...
KONTRIBUSI PRINSIP-PRINSIP PENGAJARAN DALAM PRAKTIK INSTRUMEN MUSIK GESEK
KONTRIBUSI PRINSIP-PRINSIP PENGAJARAN DALAM PRAKTIK INSTRUMEN MUSIK GESEK
  Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan mengenai beberapa prinsip-prinsip yang dapat diterapkan pada praktik pengajaran instrumen musik gesek di sekolah. Pembahasan ditekankan...
Budaya Struktur Pemerintahan Republik Islam Iran
Budaya Struktur Pemerintahan Republik Islam Iran
<p><em>Abstrak</em> - <strong>Kelahiran Republik Islam Iran tidak lepas dari peran Ayatollah Imam Khomeini, pemimpin spiritual ulama, sekaligus pemimpin pol...
[JF] Pengantar Redaksi Vol. 31 No. 2 Agustus 2021
[JF] Pengantar Redaksi Vol. 31 No. 2 Agustus 2021
Pembaca Yang Budiman,Di tengah situasi yang belum normal seperti sediakala sebelum pandemi Covid-19, redaksi Jurnal Filsafat tetap berupaya untuk tetap menjaga kontinuitas penerbit...

Back to Top