Javascript must be enabled to continue!
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
View through CrossRef
AbstrakKoridor Karangwangi adalah salah satu Jalan protokol di kota Cirebon,yang merupakan gabungan dari 2(dua) ruas Jalan , yaitu Jalan Karanggetas dan Jalan Siliwangi. Koridor Karangwangi memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan peran yang sangat penting bagi kota Cirebon. Melihat sejarah yang dimiliki Koridor Karangwangi, ini dapat mejadi potensi yang sangat menarik untuk pengembangan ‘Main Street’ pada koridor Jalan dimaksud. Adanya folklore atau mitos pada koridor Karangwangi menjadikan koridor Karangwangi ini selalu berada dalam benak sebagian besar warga kota Cirebon khususnya. Koridor Karangwangi merupakan koridor utama yang bisa memberikan kesan pertama bagi pengguna Jalan atau pendatang dari luar kota saat memasuki kota Cirebon. Dengan demikian koridor ini semestinya menjadi ‘landmark’ yang memberikan informasi dan kesan yang baik tentang kota cirebon. Dengan kata lain koridor ini berpeluang untuk menjadi ‘Main Street’, simbol atau identitas bagi kota Cirebon.Pada era globalisasi seperti saat ini, adanya main street sebagai identitas kota atau citra kota dapat berfungsi sebagai penambah daya tarik wisata bagi kota. Main street menjadi sesuatu yang penting untuk memperkuat identitas dan wajah kota sehingga membuat kota tersebut menarik dan memiliki daya tarik bagi wisatawan.Kata kunci: koridor karangwangi, landmark, main street, identitas kota, wisata AbstraCTThe Karangwangi Corridor is one of the protocol roads in the city of Cirebon, which is a combination of 2 (two) roads, namely Jalan Karanggetas and Jalan Siliwangi. The Karangwangi Corridor has a very high historical value and a very important role for the city of Cirebon. Looking at the history of the Karangwangi Corridor, this can be a very attractive potential for the development of 'Main Street' in the intended road corridor. The existence of folklore or myths in the Karangwangi corridor has made the Karangwangi corridor always in the minds of most Cirebon residents in particular. The Karangwangi Corridor is the main corridor that can give a first impression to road users or migrants from outside the city when entering the city of Cirebon. Thus, this corridor should be a 'landmark' that provides information and a good impression of the Cirebon city. In other words, this corridor has the opportunity to become 'main street', a symbol of identity for the city of Cirebon. In the current era of globalization, the existence of the main street as a city identity or the image of a city can serve as an addition to tourist attraction for the city. The main street is something important to strengthen the identity and face of the city so that it makes the city attractive and attractive to tourists.Keywords: Karangwangi corridor, landmark, main street, city identity, tourism
Title: Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
Description:
AbstrakKoridor Karangwangi adalah salah satu Jalan protokol di kota Cirebon,yang merupakan gabungan dari 2(dua) ruas Jalan , yaitu Jalan Karanggetas dan Jalan Siliwangi.
Koridor Karangwangi memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan peran yang sangat penting bagi kota Cirebon.
Melihat sejarah yang dimiliki Koridor Karangwangi, ini dapat mejadi potensi yang sangat menarik untuk pengembangan ‘Main Street’ pada koridor Jalan dimaksud.
Adanya folklore atau mitos pada koridor Karangwangi menjadikan koridor Karangwangi ini selalu berada dalam benak sebagian besar warga kota Cirebon khususnya.
Koridor Karangwangi merupakan koridor utama yang bisa memberikan kesan pertama bagi pengguna Jalan atau pendatang dari luar kota saat memasuki kota Cirebon.
Dengan demikian koridor ini semestinya menjadi ‘landmark’ yang memberikan informasi dan kesan yang baik tentang kota cirebon.
Dengan kata lain koridor ini berpeluang untuk menjadi ‘Main Street’, simbol atau identitas bagi kota Cirebon.
Pada era globalisasi seperti saat ini, adanya main street sebagai identitas kota atau citra kota dapat berfungsi sebagai penambah daya tarik wisata bagi kota.
Main street menjadi sesuatu yang penting untuk memperkuat identitas dan wajah kota sehingga membuat kota tersebut menarik dan memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Kata kunci: koridor karangwangi, landmark, main street, identitas kota, wisata AbstraCTThe Karangwangi Corridor is one of the protocol roads in the city of Cirebon, which is a combination of 2 (two) roads, namely Jalan Karanggetas and Jalan Siliwangi.
The Karangwangi Corridor has a very high historical value and a very important role for the city of Cirebon.
Looking at the history of the Karangwangi Corridor, this can be a very attractive potential for the development of 'Main Street' in the intended road corridor.
The existence of folklore or myths in the Karangwangi corridor has made the Karangwangi corridor always in the minds of most Cirebon residents in particular.
The Karangwangi Corridor is the main corridor that can give a first impression to road users or migrants from outside the city when entering the city of Cirebon.
Thus, this corridor should be a 'landmark' that provides information and a good impression of the Cirebon city.
In other words, this corridor has the opportunity to become 'main street', a symbol of identity for the city of Cirebon.
In the current era of globalization, the existence of the main street as a city identity or the image of a city can serve as an addition to tourist attraction for the city.
The main street is something important to strengthen the identity and face of the city so that it makes the city attractive and attractive to tourists.
Keywords: Karangwangi corridor, landmark, main street, city identity, tourism.
Related Results
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK 4 SEGMEN KORIDOR JALAN UTAMA KOTA TANGERANG SELATAN (JL. PAHLAWAN SERIBU, JL. KAPTEN SOEBIANTO DJOJOHADIKUSUMO, JL. RAYA RAWABUNTU, DAN JL. BUARAN)
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK 4 SEGMEN KORIDOR JALAN UTAMA KOTA TANGERANG SELATAN (JL. PAHLAWAN SERIBU, JL. KAPTEN SOEBIANTO DJOJOHADIKUSUMO, JL. RAYA RAWABUNTU, DAN JL. BUARAN)
A good road corridor is one that pays attention to functionality, quality, and aesthetics, all optimized to meet road corridor planning standards. The profile of physical condition...
ELEMEN VEGETASI DALAM PENATAAN RUANG KOTA PADA KORIDOR JALAN JAMIN GINTING BERASTAGI
ELEMEN VEGETASI DALAM PENATAAN RUANG KOTA PADA KORIDOR JALAN JAMIN GINTING BERASTAGI
ABSTRAK
Representasi suatu ruang kota dapat diidentifikasi melalui aspek estetika lingkungan. Salah satu unsur utama lingkungan adalah vegetasi. Vegetasi berperan sebagai ele...
PENATAAN SISTEM VEGETASI DI KORIDOR JALAN JAMIN GINTING PANCUR BATU
PENATAAN SISTEM VEGETASI DI KORIDOR JALAN JAMIN GINTING PANCUR BATU
Perencanaan sistem vegetasi yang terarah untuk suatu koridor menjadi hal penting untuk dikaji, apalagi kalau koridor tersebut merupakan ruang linear yang penting dalam suatu kota. ...
PEREMAJAAN FASAD ARSITEKTUR RUKO PECINAN UNTUK MEMPERKUAT CITRA VISUAL PADA KORIDOR SEI RAMPAH
PEREMAJAAN FASAD ARSITEKTUR RUKO PECINAN UNTUK MEMPERKUAT CITRA VISUAL PADA KORIDOR SEI RAMPAH
Koridor Sei Rampah merupakan jalan lintas Sumatera yang terletak di pusat Kota Sei Rampah. Koridor perdagangan dan jasa ini didominasi oleh deretan ruko pecinan yang dahulunya meru...
ELEMEN SIRKULASI DAN PARKIR PADA PENATAAN KORIDOR JAMIN GINTING-BRASTAGI
ELEMEN SIRKULASI DAN PARKIR PADA PENATAAN KORIDOR JAMIN GINTING-BRASTAGI
Elemen Sirkulasi dan parkir merupakan bagian penting dalam membentuk identitas sebuah kota, kota Berastagi memiliki potensi-potensi ekonomi dan pariwisata yang dapat dimanfaatkan u...
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
Topeng Panji Cirebon merupakan jenis topeng yang ditarikan di awal pertunjukan, namun paling sulit ditarikan. Gerak dan musiknya sangat berlawanan. Gerak yang banya...
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI BERDASARKAN AKTIVITAS PENGGUNA KORIDOR PADA KORIDOR SEI RAMPAH
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI BERDASARKAN AKTIVITAS PENGGUNA KORIDOR PADA KORIDOR SEI RAMPAH
Koridor Sei Rampah yang terletak di jalan arteri lintas Sumatera merupakan penunjang kehidupan sosial dan ekonomi yang ditandai dengan aktivitas yang cukup tinggi. Bangunan di sepa...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...

