Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS BANGUNAN PASAR GODEAN KABUPATEN SLEMAN

View through CrossRef
Perencanaan ulang pada penelitian ini meninjau bangunan Pasar Godean Zona A yang dilakukan pada perubahan struktur rangka atap, dengan tujuan penggunaan atap pelat beton dapat difungsikan sebagai taman sehingga gedung ini lebih menunjang untuk dijadikan alternatif green building. Perencanaan ini menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk mendapatkan bangunan yang kuat dan aman. Analisis struktur menggunakan software ETABS 18. Hasil dari perencanaan ulang sebagai berikut pelat atap dengan penulangan S13-150 mm pada arah x, sedangkan arah y menggunakan S13-100 mm dan penulangan lapangan baik arah x maupun arah y menggunakan S13-150 mm. Pelat lantai dengan penulangan tumpuan S13-100 mm pada arah x dan arah y sedangkan penulangan lapangan baik arah x maupun arah y menggunakan S13-200 mm.  Balok induk B1 pada tumpuan atas 8-S22 dan bawah 4-S22, pada lapangan atas 4-S22 dan bawah 2-S22. Balok induk B2 pada tumpuan atas 6-S22 dan bawah 3-S22, pada lapangan  atas 5-S22 dan pada bagian bawah 3-S22. Balok anak B3 pada tumpuan atas 3-S22 dan bawah 2-S22, pada lapangan atas 3-S22 dan bawah 2-S22. Balok kantilever B4 pada tumpuan atas 3-S22 dan bawah 2-S22, pada lapangan atas 3-S22 dan bawah 2-S22. Kolom interior K1 menggunakan 24S22. Kolom eksterior K2 menggunakan 20S22. Pada tangga 1 dan tangga 2 menggunakan tulangan S13-100 pada area tumpuan dan tulangan S13-200 pada area lapangan.
Title: PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS BANGUNAN PASAR GODEAN KABUPATEN SLEMAN
Description:
Perencanaan ulang pada penelitian ini meninjau bangunan Pasar Godean Zona A yang dilakukan pada perubahan struktur rangka atap, dengan tujuan penggunaan atap pelat beton dapat difungsikan sebagai taman sehingga gedung ini lebih menunjang untuk dijadikan alternatif green building.
Perencanaan ini menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk mendapatkan bangunan yang kuat dan aman.
Analisis struktur menggunakan software ETABS 18.
Hasil dari perencanaan ulang sebagai berikut pelat atap dengan penulangan S13-150 mm pada arah x, sedangkan arah y menggunakan S13-100 mm dan penulangan lapangan baik arah x maupun arah y menggunakan S13-150 mm.
Pelat lantai dengan penulangan tumpuan S13-100 mm pada arah x dan arah y sedangkan penulangan lapangan baik arah x maupun arah y menggunakan S13-200 mm.
  Balok induk B1 pada tumpuan atas 8-S22 dan bawah 4-S22, pada lapangan atas 4-S22 dan bawah 2-S22.
Balok induk B2 pada tumpuan atas 6-S22 dan bawah 3-S22, pada lapangan  atas 5-S22 dan pada bagian bawah 3-S22.
Balok anak B3 pada tumpuan atas 3-S22 dan bawah 2-S22, pada lapangan atas 3-S22 dan bawah 2-S22.
Balok kantilever B4 pada tumpuan atas 3-S22 dan bawah 2-S22, pada lapangan atas 3-S22 dan bawah 2-S22.
Kolom interior K1 menggunakan 24S22.
Kolom eksterior K2 menggunakan 20S22.
Pada tangga 1 dan tangga 2 menggunakan tulangan S13-100 pada area tumpuan dan tulangan S13-200 pada area lapangan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama ...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
Analisis Struktur Bangunan Rumah Tinggal di Desa Jumoyo yang Berisiko Terhadap Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi
Analisis Struktur Bangunan Rumah Tinggal di Desa Jumoyo yang Berisiko Terhadap Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi
Desa Jumoyo merupakan daerah rawan bencana yang salah satunya disebabkan oleh banjir lahar dingin. Banjir lahar dingin dari erupsi Gunung Merapi telah menyebabkan kerusakan banguna...
EVALUASI KAPASITAS BANGUNAN PENGELAK TIPE CONDUIT PADA BENDUNGAN TEMEF DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
EVALUASI KAPASITAS BANGUNAN PENGELAK TIPE CONDUIT PADA BENDUNGAN TEMEF DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Pembangunan bendungan Temef terdiri dari beberapa tahapan yaitu, persiapan pembangunan, perencanaan pembangunan, pelaksanaan konstruksi, dan pengisian awal waduk. Bangunan&#x...
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Sistem struktur rangka baja bresing konsentris dan eksentris merupakan sistem struktur konstruksi yang termasuk dalam struktur yang tahan terhadap beban gempa. Pada penelitian ini,...

Back to Top