Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Perubahan Garis Pantai Dengan Metode One-Line Model Pantai Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar

View through CrossRef
Perubahan garis pantai telah banyak terjadi, salah satunya adalah wilayah pesisir Kabupaten Takalar, Kecamatan Galesong Utara. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui perubahan garis pantai dengan menentukan transpor sedimen serta mengetahui abrasi pantai. Pada penelitian ini  menggunakan metode numerik One-line Model dan aplikasi MATLAB. Hasil dari penelitian ini yaitu analisis perubahan garis pantai dengan metode one-line model terdapat daerah yang mengalami erosi (pengurangan sedimen) dan akresi (penambahan sedimen), daerah yang diprediksikan cenderung mengalami garis pantai mundur adalah stasiun 1 patok 4 dengan jarak garis pantai yang mengalami kemunduran adalah 3 meter, dan stasiun 3 patok 9 dengan jarak garis pantai yang mengalami kemunduran sekitar 2 meter dan memiliki pola transpor sedimen yang termasuk dalam kategori erosion. Sedangkan, daerah yang mengalami garis pantai maju adalah stasiun 1 patok 2 dan 3 dengan jarak garis pantai maju adalah 3,5 meter, stasiun 2 dengan titik 6 dan 7 dengan jarak garis pantai maju adalah 1,2 meter, dan stasiun 4 titik 10 dan 11 dengan jarak garis pantai maju adalah 200 cm serta memiliki pola transpor sedimen yang termasuk kedalam trasnport as bed load dan faktor yang menimbulkan adanya abrasi utamanya adalah gelombang laut yang terjadi dalam periode musim barat, sehingga mengakibatkan adanya proses abrasi terjadi, dan factor akresi diakibatkan karena adanya suplai sedimen akibat transport sedimen sebanyak 89,424 m³/tahun.
Title: Kajian Perubahan Garis Pantai Dengan Metode One-Line Model Pantai Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar
Description:
Perubahan garis pantai telah banyak terjadi, salah satunya adalah wilayah pesisir Kabupaten Takalar, Kecamatan Galesong Utara.
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui perubahan garis pantai dengan menentukan transpor sedimen serta mengetahui abrasi pantai.
Pada penelitian ini  menggunakan metode numerik One-line Model dan aplikasi MATLAB.
Hasil dari penelitian ini yaitu analisis perubahan garis pantai dengan metode one-line model terdapat daerah yang mengalami erosi (pengurangan sedimen) dan akresi (penambahan sedimen), daerah yang diprediksikan cenderung mengalami garis pantai mundur adalah stasiun 1 patok 4 dengan jarak garis pantai yang mengalami kemunduran adalah 3 meter, dan stasiun 3 patok 9 dengan jarak garis pantai yang mengalami kemunduran sekitar 2 meter dan memiliki pola transpor sedimen yang termasuk dalam kategori erosion.
Sedangkan, daerah yang mengalami garis pantai maju adalah stasiun 1 patok 2 dan 3 dengan jarak garis pantai maju adalah 3,5 meter, stasiun 2 dengan titik 6 dan 7 dengan jarak garis pantai maju adalah 1,2 meter, dan stasiun 4 titik 10 dan 11 dengan jarak garis pantai maju adalah 200 cm serta memiliki pola transpor sedimen yang termasuk kedalam trasnport as bed load dan faktor yang menimbulkan adanya abrasi utamanya adalah gelombang laut yang terjadi dalam periode musim barat, sehingga mengakibatkan adanya proses abrasi terjadi, dan factor akresi diakibatkan karena adanya suplai sedimen akibat transport sedimen sebanyak 89,424 m³/tahun.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Indeks Kerentanan Wilayah Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Indeks Kerentanan Wilayah Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Permasalahan di wilayah pesisir sangat sensitif dan rentan terhadap fenomena alam karena merupakan suatu wilayah yang rentan terhadap faktor lingkungan antara lain laju perubahan g...
Identifikasi Perubahan Garis Pantai di Kawasan Reklamasi Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara
Identifikasi Perubahan Garis Pantai di Kawasan Reklamasi Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara
Perubahan garis pantai merupakan fenomena dinamis yang terjadi akibat faktor alami dan aktivitas manusia, seperti reklamasi pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ...
ANALISIS DATA CITRA LANDSAT UNTUK PEMANTAUAN PERUBAHAN GARIS PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS DATA CITRA LANDSAT UNTUK PEMANTAUAN PERUBAHAN GARIS PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai Kota Bengkulu dengan teknologi penginderaan jauh menggunakan data citra Landsat, berdasarkan data multi temporal ...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...
ANALISIS LONGSHORE CURRENT DAN LONGSHORE SEDIMENT TRANSPORT PADA PANTAI AENG, GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR
ANALISIS LONGSHORE CURRENT DAN LONGSHORE SEDIMENT TRANSPORT PADA PANTAI AENG, GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR
Pantai Aeng merupakan bagian dari wilayah pesisir Kabupaten Takalar yang berbatasan langsung dengan Kota Makassar dan memiliki potensi kegiatan industri, perikanan, rumput laut, da...
Pengaruh Pembangunan Breakwater Terhadap Perubahan Garis Pantai Di Pantai Dadap Indramayu
Pengaruh Pembangunan Breakwater Terhadap Perubahan Garis Pantai Di Pantai Dadap Indramayu
Pantai Dadap merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu yang mengalami kemunduran garis pantai yang menyebabkan kerusakan properti serta hilangnya la...
Analisis Efisiensi Usaha Tambak Udang Vannamei Litopaneaus Vannamei
Analisis Efisiensi Usaha Tambak Udang Vannamei Litopaneaus Vannamei
English  Vannamei shrimp cultivation has an important role in increasing  fish production to meet the food and nutritional needs as well as to meet the needs of domestic and ...

Back to Top