Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perencanaan Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Kecamatan Subang, Cibogo dan Pagaden, Kabupaten Subang

View through CrossRef
Kabupaten Subang memiliki cakupan pelayanan air minum sebesar 54,6% dan tingkat kehilangan air mencapai 26,3%. Permasalahan seperti penurunan debit sumber air, ketidakseimbangan distribusi tekanan, dan persebaran sisa klor yang tidak merata mengindikasikan perlunya perencanaan ulang Jaringan Distribusi Utama (JDU). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air hingga 20 tahun mendatang, merencanakan JDU di Kecamatan Subang, Cibogo, dan Pagaden, serta menentukan jalur distribusi terbaik melalui simulasi teknis dan pemodelan. Proyeksi penduduk dilakukan dengan metode least square berdasarkan kriteria statistik terbaik. Kebutuhan air dihitung untuk kondisi domestik dan non-domestik, memperhitungkan kehilangan air, faktor jam puncak, dan hari puncak. Wilayah perencanaan dibagi menjadi 3 blok dan 27 sub-blok berdasarkan batas administrasi desa. Tiga jalur alternatif jaringan distribusi dirancang mengikuti jalur jalan utama dan disimulasikan menggunakan software EPANET 2.0. Parameter evaluasi teknis meliputi tekanan, kecepatan aliran, headloss, dan panjang pipa. Pemilihan jalur dilakukan menggunakan metode Weighted Ranking Technique (WRT). Hasil simulasi menunjukkan bahwa jalur alternatif 3 memenuhi lebih banyak parameter teknis dibanding alternatif lainnya dan menjadi jalur terpilih dengan skor tertinggi (0,60). Kesimpulannya, perencanaan ini menghasilkan rancangan jaringan yang efisien dan sesuai kriteria teknis, serta mampu memenuhi kebutuhan air penduduk hingga tahun 2043 sebesar 610,798 liter/detik.
Title: Perencanaan Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Kecamatan Subang, Cibogo dan Pagaden, Kabupaten Subang
Description:
Kabupaten Subang memiliki cakupan pelayanan air minum sebesar 54,6% dan tingkat kehilangan air mencapai 26,3%.
Permasalahan seperti penurunan debit sumber air, ketidakseimbangan distribusi tekanan, dan persebaran sisa klor yang tidak merata mengindikasikan perlunya perencanaan ulang Jaringan Distribusi Utama (JDU).
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air hingga 20 tahun mendatang, merencanakan JDU di Kecamatan Subang, Cibogo, dan Pagaden, serta menentukan jalur distribusi terbaik melalui simulasi teknis dan pemodelan.
Proyeksi penduduk dilakukan dengan metode least square berdasarkan kriteria statistik terbaik.
Kebutuhan air dihitung untuk kondisi domestik dan non-domestik, memperhitungkan kehilangan air, faktor jam puncak, dan hari puncak.
Wilayah perencanaan dibagi menjadi 3 blok dan 27 sub-blok berdasarkan batas administrasi desa.
Tiga jalur alternatif jaringan distribusi dirancang mengikuti jalur jalan utama dan disimulasikan menggunakan software EPANET 2.
Parameter evaluasi teknis meliputi tekanan, kecepatan aliran, headloss, dan panjang pipa.
Pemilihan jalur dilakukan menggunakan metode Weighted Ranking Technique (WRT).
Hasil simulasi menunjukkan bahwa jalur alternatif 3 memenuhi lebih banyak parameter teknis dibanding alternatif lainnya dan menjadi jalur terpilih dengan skor tertinggi (0,60).
Kesimpulannya, perencanaan ini menghasilkan rancangan jaringan yang efisien dan sesuai kriteria teknis, serta mampu memenuhi kebutuhan air penduduk hingga tahun 2043 sebesar 610,798 liter/detik.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
Koordinasi Puskesmas Dengan Kecamatan Dalam Meningkatan Kesehatan Lingkungan Di Kecamatan Pagaden
Koordinasi Puskesmas Dengan Kecamatan Dalam Meningkatan Kesehatan Lingkungan Di Kecamatan Pagaden
Penelitian ini mengkaji dan menganalisis mengenai Koordinasi Puskesmas Dengan Kecamatan dalam Meningkatkan Kesehatan Lingkungan di Kecamatan Pagaden. Pendekatan penelitian yang dig...
Gangguan Menstruasi Pada Pengguna Kontrasepsi Hormonal Di PMB Hj Euis Desa Cibogo Kabupaten Subang
Gangguan Menstruasi Pada Pengguna Kontrasepsi Hormonal Di PMB Hj Euis Desa Cibogo Kabupaten Subang
Gangguan menstruasi merupakan salah satu efek samping yang sering dialami oleh pengguna kontrasepsi hormonal, khususnyasuntik, yang dapat memengaruhi kenyamanan serta kualitas hidu...
Peran Lembaga Amil Zakat Dalam Peningkatan Jumlah Muzakki (Baznas) Kabupaten Subang
Peran Lembaga Amil Zakat Dalam Peningkatan Jumlah Muzakki (Baznas) Kabupaten Subang
Abstrak Kehadiran Undang-Undang tentang Pengelolaan Zakat memberikan warna baru bagi BAZNAS Kabupaten Subang dalam mensosialisasikan peran dan fungsi ZIS, dengan sosialisasi ...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
ANALISIS SEKTOR BASIS BUAH-BUAHAN PADA MASING-MASING KECAMATAN DI KABUPATEN SAMOSIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi buah-buahan apa saja yang menjadi komoditi basis pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Samosir, untuk mengetahui komoditi bua...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top