Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA REMAJA PUTRI DI SMPN KOTA JAMBI

View through CrossRef
Abstrak Pola makan yang baik akan mempengaruhi status gizi pada remaja. Salah satu masalah gizi yang disebabkan oleh pola makan yang tidak baik adalah  gizi kurang pada remaja yang akan berdampak negatif pada tingkat kesehatan misalnya penurunan kesegaran jasmani, penurunan produktivitas sampai berpengaruh pada reproduksi remaja itu sendiri, khususnya remaja perempuan, Masalah status gizi kurang dan status gizi lebih terutama dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi penderita. Status gizi kurang dapat mengakibatkan anemia, diamana apabila remaja mengalaminya dapat berdampak yaitu penurunan imunitas, prestasi belajar, kebugaran remaja, dan produktifitas. menurut data Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa gizi kurang pada usia 13-15 tahun di Indonesia sebesar 8,7% dalam kategori berat badan sangat kurang dan 6,7 termasuk kategori berat badan kurang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian gizi kurang pada remaja putri di SMPN 2 Kota Jambi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crossectional. Pengumpulan data dengan cara membagikan kuesioner FFQ dan pengukuran IMT. Jumlah sampel 58 siswi. Analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat dengan uji chi square untuk mengetahui hubungan variabel independen (pola makan) dengan variabel dependen (gizi kurang). Hasil penelitian menunjukkan persentase gambaran status gizi kurang yaitu sebanyak 18 siswi (31%) dan pola makan kurang baik sebanyak 27 siswi (46,6%) dan pola makan baik sebanyak 31 siswi (53,4%). Terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian gizi kurang (p = 0,001). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian gizi kurang. Disarankan kepada remaja untuk menerapkan pola makan yang baik  karena dapat mempengaruhi status gizi.   Abstract A good diet will affect the nutritional status of adolescents. One of the nutritional problems caused by poor diet is undernutrition in adolescents which will have a negative impact on health levels such as decreased physical fitness, decreased productivity to affect the reproduction of adolescents themselves, especially adolescent girls. The purpose of the study was to determine the relationship between diet and the incidence of malnutrition in adolescent girls at SMPN 2 Jambi City.   This type of research is quantitative research with a crossectional design. Data collection by distributing FFQ questionnaires and measuring BMI. The sample size was 58 female students. Data analysis in the study used Univariate and Bivariate analysis using the chi square test to determine the relationship between the independent variable (diet) and the dependent variable (undernutrition). The results showed that the percentage of undernutrition status was 18 students (31%) and poor consumption patterns were 27 students (46.6%) and good consumption patterns were 31 students (53.4%). There is a relationship between consumption patterns and the incidence of undernutrition (p = 0.001). In this study it can be concluded that there is a relationship between consumption patterns and the incidence of malnutrition. It is recommended for adolescents to apply good consumption patterns because they can affect nutritional status.
Title: HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA REMAJA PUTRI DI SMPN KOTA JAMBI
Description:
Abstrak Pola makan yang baik akan mempengaruhi status gizi pada remaja.
Salah satu masalah gizi yang disebabkan oleh pola makan yang tidak baik adalah  gizi kurang pada remaja yang akan berdampak negatif pada tingkat kesehatan misalnya penurunan kesegaran jasmani, penurunan produktivitas sampai berpengaruh pada reproduksi remaja itu sendiri, khususnya remaja perempuan, Masalah status gizi kurang dan status gizi lebih terutama dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi penderita.
Status gizi kurang dapat mengakibatkan anemia, diamana apabila remaja mengalaminya dapat berdampak yaitu penurunan imunitas, prestasi belajar, kebugaran remaja, dan produktifitas.
menurut data Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa gizi kurang pada usia 13-15 tahun di Indonesia sebesar 8,7% dalam kategori berat badan sangat kurang dan 6,7 termasuk kategori berat badan kurang.
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian gizi kurang pada remaja putri di SMPN 2 Kota Jambi.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crossectional.
Pengumpulan data dengan cara membagikan kuesioner FFQ dan pengukuran IMT.
Jumlah sampel 58 siswi.
Analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat dengan uji chi square untuk mengetahui hubungan variabel independen (pola makan) dengan variabel dependen (gizi kurang).
Hasil penelitian menunjukkan persentase gambaran status gizi kurang yaitu sebanyak 18 siswi (31%) dan pola makan kurang baik sebanyak 27 siswi (46,6%) dan pola makan baik sebanyak 31 siswi (53,4%).
Terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian gizi kurang (p = 0,001).
Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian gizi kurang.
Disarankan kepada remaja untuk menerapkan pola makan yang baik  karena dapat mempengaruhi status gizi.
  Abstract A good diet will affect the nutritional status of adolescents.
One of the nutritional problems caused by poor diet is undernutrition in adolescents which will have a negative impact on health levels such as decreased physical fitness, decreased productivity to affect the reproduction of adolescents themselves, especially adolescent girls.
The purpose of the study was to determine the relationship between diet and the incidence of malnutrition in adolescent girls at SMPN 2 Jambi City.
   This type of research is quantitative research with a crossectional design.
Data collection by distributing FFQ questionnaires and measuring BMI.
The sample size was 58 female students.
Data analysis in the study used Univariate and Bivariate analysis using the chi square test to determine the relationship between the independent variable (diet) and the dependent variable (undernutrition).
The results showed that the percentage of undernutrition status was 18 students (31%) and poor consumption patterns were 27 students (46.
6%) and good consumption patterns were 31 students (53.
4%).
There is a relationship between consumption patterns and the incidence of undernutrition (p = 0.
001).
In this study it can be concluded that there is a relationship between consumption patterns and the incidence of malnutrition.
It is recommended for adolescents to apply good consumption patterns because they can affect nutritional status.

Related Results

Hubungan Eating Behavior dan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Lebih pada Remaja Fase Awal
Hubungan Eating Behavior dan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Lebih pada Remaja Fase Awal
Latar Belakang: Gizi lebih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang serius serta memiliki dampak negatif yang dapat menurunkan kualitas hidup. Remaja dengan gizi lebi...
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI DI SMP PGRI 01 KARANGPLOSO
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI DI SMP PGRI 01 KARANGPLOSO
Pendahuluan: Masa remaja adalah periode penting dalam kehidupan manusia, yang sering diidentifikasi sebagai masa pubertas. Pada tahap ini, remaja mengalami perubahan fisik, emosion...
Asupan Zat Gizi dan Status Gizi Remaja Putri di Pondok Pesantren Firdaus
Asupan Zat Gizi dan Status Gizi Remaja Putri di Pondok Pesantren Firdaus
Pertumbuhan serta perkembangan tubuh pada remaja memerlukan energi dan zat gizi yang lebih banyak. Pertumbuhan dan perkembangan jika tidak diimbangi dengan asupan zat gizi yang sei...
Hubungan Kebiasaan Sarapan terhadap Status Gizi dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Makassar
Hubungan Kebiasaan Sarapan terhadap Status Gizi dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Makassar
Salah satu masalah kesehatan utama di kalangan remaja adalah anemia dan kekurangan gizi, serta kelebihan berat badan yang mungkin meningkat dalam beberapa kondisi. Peningkatan kebu...
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Latar Belakang: Tingkat literasi tentang gizi ialah kemampuan dari mendapatkan hingga memahami informasi gizi dalam penentuan asupan keseharian. Literasi gizi yang dimiliki dapat m...
Profil status gizi pada remaja di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Profil status gizi pada remaja di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Abstract: Nutritional problem occurs because there is an imbalance in nutritional need fulfillment from food. If the nutrition intake is less then the need, malnutrition happens, a...
Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi Dan Sikap Tentang Gizi Remaja
Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi Dan Sikap Tentang Gizi Remaja
Kualitas gizi dan kesehatan pada siklus hidup orang dewasa ditentukann oleh gizi remaja. Status gizi remaja dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan perilaku gizi remaja. Penelitian...
Hubungan Pola Makan dan Asupan Gizi Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil
Hubungan Pola Makan dan Asupan Gizi Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil
Faktor penyebab KEK pada ibu hamil sangat kompleks, termasuk di antaranya asupan zat gizi yang tidak mencukupi kebutuhan ibu hamil, dan pola makan di wilayah kerja Puskesmas Kolser...

Back to Top