Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Kebiasaan Sarapan terhadap Status Gizi dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Makassar

View through CrossRef
Salah satu masalah kesehatan utama di kalangan remaja adalah anemia dan kekurangan gizi, serta kelebihan berat badan yang mungkin meningkat dalam beberapa kondisi. Peningkatan kebutuhan gizi remaja akibat pertumbuhan yang pesat, menyebabkan mereka perlu untuk memiliki kebiasaan dan pola makan yang baik seperti kebiasaan sarapan di pagi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dengan status gizi dan kejadian anemia pada remaja putri di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 80 remaja putri dipilih  menggunakan teknik accidental sampling. Data kebiasaan sarapan diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner, pengukuran antropometri menggunakan timbangan digital untuk berat badan dan microtoise untuk pengukuran tinggi badan. Pemeriksaan kadar hemoglobin untuk menentukan status anemia dilakukan dengan menggunakan metode cyanmethemoglobin. nalisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 42,5% responden memiliki kebiasaan sarapan yang baik, 83,3% berstatus gizi baik, dan 55% mengalami anemia. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dan kejadian anemia (p=0,173), namun terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dan status gizi (p = 0,010). Kesimpulan penelitian ini adalah kebiasaan sarapan berhubungan signifikan dengan status gizi, tetapi tidak dengan kejadian anemia pada remaja putri. Temuan ini menegaskan pentingnya sarapan sebagai salah satu faktor penentu status gizi yang baik. Diperlukan edukasi gizi yang mendorong kebiasaan sarapan sehat sebagai bagian dari intervensi peningkatan gizi remaja.
Title: Hubungan Kebiasaan Sarapan terhadap Status Gizi dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Makassar
Description:
Salah satu masalah kesehatan utama di kalangan remaja adalah anemia dan kekurangan gizi, serta kelebihan berat badan yang mungkin meningkat dalam beberapa kondisi.
Peningkatan kebutuhan gizi remaja akibat pertumbuhan yang pesat, menyebabkan mereka perlu untuk memiliki kebiasaan dan pola makan yang baik seperti kebiasaan sarapan di pagi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dengan status gizi dan kejadian anemia pada remaja putri di Kota Makassar.
Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional.
Sampel sebanyak 80 remaja putri dipilih  menggunakan teknik accidental sampling.
Data kebiasaan sarapan diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner, pengukuran antropometri menggunakan timbangan digital untuk berat badan dan microtoise untuk pengukuran tinggi badan.
Pemeriksaan kadar hemoglobin untuk menentukan status anemia dilakukan dengan menggunakan metode cyanmethemoglobin.
nalisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 42,5% responden memiliki kebiasaan sarapan yang baik, 83,3% berstatus gizi baik, dan 55% mengalami anemia.
Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dan kejadian anemia (p=0,173), namun terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dan status gizi (p = 0,010).
Kesimpulan penelitian ini adalah kebiasaan sarapan berhubungan signifikan dengan status gizi, tetapi tidak dengan kejadian anemia pada remaja putri.
Temuan ini menegaskan pentingnya sarapan sebagai salah satu faktor penentu status gizi yang baik.
Diperlukan edukasi gizi yang mendorong kebiasaan sarapan sehat sebagai bagian dari intervensi peningkatan gizi remaja.

Related Results

Penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri
Penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri
Background: Adolescence is when physically and psychologically they are still growing and developing. Physical activity and nutritional intake are supporting factors in creating a ...
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...
Pengaruh Kebiasaan Sarapan Dan Status Gizi Remaja Terhadap Prestasi Belajar
Pengaruh Kebiasaan Sarapan Dan Status Gizi Remaja Terhadap Prestasi Belajar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan dan status gizi anak usia sekolah dengan prestasi belajar siswa SMP N 02 Songgom. Desain peneli...
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Introduction: Anemia is a problem in pregnancy because in pregnancy need for nutrients increases and changes in the blood and bone marrow occur. According to WHO, 40% of mortality ...
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
ABSTRAK Label gizi merupakan informasi  yang ditujukan kepada  masyarakat untuk  memberikan  informasi terkait  manfaat  dan  kandungan gizi makanan dalam kemasan tersebut. Membac...
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Abstract Introduction Given pregnancy's significant impact on hematological parameters, monitoring these changes across trimesters is crucial. This study aims to evaluate hematolog...

Back to Top