Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI MAKAM KUNO PADA BENTENG WABULA DI DESA WABULA, KECAMATAN WABULA, KABUPATEN BUTON

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman makam kuno di situs pemakaman kuno pada Benteng Wabula, Desa Wabula, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton. Penelitian ini juga akan menjelaskan nilai-nilai budaya yang memengaruhi bentuk kuburan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, yaitu teknik penalaran induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, kami memanfaatkan analisis morfologi (bentuk) dan analisis teknis (bahan dan teknologi pembuatan) dalam analisis data. Dari hasil survei tersebut, berdasarkan hasil observasi, teridentifikasi ada 202 kuburan. Berdasarkan hasil analisis dan klasifikasi jenis makam, maka terciptalah empat jenis makam yaitu: 1) makam tipe A1 dengan makam dan nisan sebanyak 107 makam; 2) Kuburan tipe A2, dengan Jirat tanpa nisan, total 62 kuburan. 3) Kuburan tipe A3 dengan tugu tanpa nisan, berjumlah 16 kuburan. 4) Kuburan tipe A4 dengan nisan tanpa jirat. Sebanyak 17 makam menggunakan bahan koral, batu kapur, semen, pasir, tegel, telur dan proses pembuatan zirat dengan teknik susun tanpa spesifikasi. Berdasarkan bentuk makam dan sejarahnya, dapat disimpulkan bahwa makam Benteng Wabula merupakan makam pada masa Islam yang masih dipengaruhi oleh tradisi megalitik. Pada situs pemakaman Benteng Wabula terdapat jirat yang terbuat dari koral, batu kapur, semen, pasir, teal dan telur, ada yang belum dibentuk, ada yang diukir, dan ada juga yang berukuran lebih besar dari makam.
Title: IDENTIFIKASI MAKAM KUNO PADA BENTENG WABULA DI DESA WABULA, KECAMATAN WABULA, KABUPATEN BUTON
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman makam kuno di situs pemakaman kuno pada Benteng Wabula, Desa Wabula, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton.
Penelitian ini juga akan menjelaskan nilai-nilai budaya yang memengaruhi bentuk kuburan.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, yaitu teknik penalaran induktif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi.
Dalam penelitian ini, kami memanfaatkan analisis morfologi (bentuk) dan analisis teknis (bahan dan teknologi pembuatan) dalam analisis data.
Dari hasil survei tersebut, berdasarkan hasil observasi, teridentifikasi ada 202 kuburan.
Berdasarkan hasil analisis dan klasifikasi jenis makam, maka terciptalah empat jenis makam yaitu: 1) makam tipe A1 dengan makam dan nisan sebanyak 107 makam; 2) Kuburan tipe A2, dengan Jirat tanpa nisan, total 62 kuburan.
3) Kuburan tipe A3 dengan tugu tanpa nisan, berjumlah 16 kuburan.
4) Kuburan tipe A4 dengan nisan tanpa jirat.
Sebanyak 17 makam menggunakan bahan koral, batu kapur, semen, pasir, tegel, telur dan proses pembuatan zirat dengan teknik susun tanpa spesifikasi.
Berdasarkan bentuk makam dan sejarahnya, dapat disimpulkan bahwa makam Benteng Wabula merupakan makam pada masa Islam yang masih dipengaruhi oleh tradisi megalitik.
Pada situs pemakaman Benteng Wabula terdapat jirat yang terbuat dari koral, batu kapur, semen, pasir, teal dan telur, ada yang belum dibentuk, ada yang diukir, dan ada juga yang berukuran lebih besar dari makam.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PREPOSISI BAHASA CIACIA DI DESA WABULA KECAMATAN WABULA KABUPATEN BUTON
PREPOSISI BAHASA CIACIA DI DESA WABULA KECAMATAN WABULA KABUPATEN BUTON
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk preposisi bahasa Ciacia di Desa Wabula, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah me...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
KAJIAN IKONOGRAFI PADA MAKAM RAJA-RAJA MATARAM ISLAM DI KOTAGEDE YOGYAKARTA
KAJIAN IKONOGRAFI PADA MAKAM RAJA-RAJA MATARAM ISLAM DI KOTAGEDE YOGYAKARTA
Makam merupakan peninggalan sejarah manusia yang dapat dilihat oleh manusia. Makam menjadi penanda kerajaan yang pernah berkembang di komplek makam raja Kotagede. Peneliti mengajuk...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
SEJARAH DESA TALAGA BESAR KECAMATAN TALAGA RAYA KABUPATEN BUTON TENGAH (1977-2017)
SEJARAH DESA TALAGA BESAR KECAMATAN TALAGA RAYA KABUPATEN BUTON TENGAH (1977-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang terbentuknya Desa Talaga Besar Kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton Tengah? (2) Bagaimana berkemban...
MAKAM KUNO DI SITUS ANGGAREKSA, KECAMATAN LOMBOK TIMUR, KABUPATEN LOMBOK: BUKTI PENGARUH AWAL ISLAM DI LOMBOK
MAKAM KUNO DI SITUS ANGGAREKSA, KECAMATAN LOMBOK TIMUR, KABUPATEN LOMBOK: BUKTI PENGARUH AWAL ISLAM DI LOMBOK
Islam masuk dan berkembang di Nusantara melalui wilayah pesisir. Demikian juga perkembangan Islam di Lombok, dimulai dari wilayah pesisir menuju ke pedalaman. Penelitian ini berusa...

Back to Top