Javascript must be enabled to continue!
FENOMENA INTOLERANSI BERAGAMA PADA LINGKUNGAN MAHASISWA INDONESIA
View through CrossRef
Indonesai merupakan sebuah negara kepulauan yang masyarakatnya memiliki beraneka ragam budaya meliputi perbedaan budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi, dan lain-lain. Sehingga menyikapi hal ini diperlukan toleransi dalam memahami semua perbedaan yang ada. Oleh karena itu, moderasi beragama sangat tepat digunakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama pada kalangan mahasiswa. Moderasi beragama merupakan jalan tengah dalam menghadapi perbedaan baik kelompok ekstrim maupun fundamental. Peran mahasiswa dengan keilmuan yang dimiliki, diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai toleransi serta sebagai pelopor untuk mengedukasi masyarakat terkait moderasi beragama. Mahasiswa sangat diperlukan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan moderasi beragama masyarakat guna mewujudkan kerukunan dan kedamaian. Untuk mewujudkan moderasi beragama dapat dilakukan dengan saling merangkul dan mengedepankan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Moderasi beragama merupakan kunci terpeliharanya toleransi dan kerukunan, baik tingkat lokal, nasional maupun global. Menolak ekstremisme dan liberalisme dalam beragama adalah kunci keseimbangan, demi terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian. Dengan cara inilah masing-masing umat beragama dapat saling menghormati, menerima perbedaan, serta hidup bersama dalam damai dan harmoni. Penelitian ini dilakukan karena penyebaran paham-paham ekstrem, liberal, serta intoleran tidak hanya mengarah pada masyarakat umum saja, melainkan kalangan pelajar serta mahasiswa juga menjadi sasaran empuk dalam penyebarannya. Dikarenakan mahasiswa yang berusia relatif muda yang masih dalam tahap mencari jati diri, dan rendahnya pengetahuan keagamaan mahasiswa sehingga mudah terpengaruh terhadap paham-paham tersebut.
Title: FENOMENA INTOLERANSI BERAGAMA PADA LINGKUNGAN MAHASISWA INDONESIA
Description:
Indonesai merupakan sebuah negara kepulauan yang masyarakatnya memiliki beraneka ragam budaya meliputi perbedaan budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi, dan lain-lain.
Sehingga menyikapi hal ini diperlukan toleransi dalam memahami semua perbedaan yang ada.
Oleh karena itu, moderasi beragama sangat tepat digunakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama pada kalangan mahasiswa.
Moderasi beragama merupakan jalan tengah dalam menghadapi perbedaan baik kelompok ekstrim maupun fundamental.
Peran mahasiswa dengan keilmuan yang dimiliki, diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai toleransi serta sebagai pelopor untuk mengedukasi masyarakat terkait moderasi beragama.
Mahasiswa sangat diperlukan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan moderasi beragama masyarakat guna mewujudkan kerukunan dan kedamaian.
Untuk mewujudkan moderasi beragama dapat dilakukan dengan saling merangkul dan mengedepankan nilai-nilai toleransi antar umat beragama.
Moderasi beragama merupakan kunci terpeliharanya toleransi dan kerukunan, baik tingkat lokal, nasional maupun global.
Menolak ekstremisme dan liberalisme dalam beragama adalah kunci keseimbangan, demi terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian.
Dengan cara inilah masing-masing umat beragama dapat saling menghormati, menerima perbedaan, serta hidup bersama dalam damai dan harmoni.
Penelitian ini dilakukan karena penyebaran paham-paham ekstrem, liberal, serta intoleran tidak hanya mengarah pada masyarakat umum saja, melainkan kalangan pelajar serta mahasiswa juga menjadi sasaran empuk dalam penyebarannya.
Dikarenakan mahasiswa yang berusia relatif muda yang masih dalam tahap mencari jati diri, dan rendahnya pengetahuan keagamaan mahasiswa sehingga mudah terpengaruh terhadap paham-paham tersebut.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
INTOLERANSI DI MASYARAKAT
INTOLERANSI DI MASYARAKAT
Indonesia dikenal dengan negara yang kaya akan budaya, beragam suku, agama, ras,serta golongan. Hal tersebut akan menjadi nilai tambah untuk negara Indonesia karena kayaakan keraga...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
Pendidikan Moderasi Beragama: Membangun Harmoni, Memajukan Negeri
Pendidikan Moderasi Beragama: Membangun Harmoni, Memajukan Negeri
Fenomena intoleransi atau ketiadaan tenggang rasa (KKBI) dalam beragama belakangan ini semakin menguat. Beberapa lembaga pendidikan diindikasikan menjadi tempat persemaian paham in...
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of relig...
Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Tujuan. Lingkungan kinerja yang ramah lingkungan memiliki kegiatan aktivitas yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kelestarian lingkungan dapat terlaksana jika perusahaan mamp...
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Banyak isu dan aksi yang mencerminkan perilaku terorisme, ekstremisme, radikalisme, intoleransi, paham takfiri (senang khawatir), dan klaim kebenaran sepihak, dan sebagainya. Hal i...
Implementasi Pembiasaan Moderasi Beragama Sebagai Pencegahan Sikap Intoleransi: Studi Kasus Sekolah Menengah Pertama
Implementasi Pembiasaan Moderasi Beragama Sebagai Pencegahan Sikap Intoleransi: Studi Kasus Sekolah Menengah Pertama
Era teknologi saat ini mengancam penurunan karakter dan toleransi beragama peserta didik. Situasi ini berdampak pada peningkatan kerentanan akan sikap intoleransi peserta didik. Un...

