Javascript must be enabled to continue!
Analisis Minor Losses Alat Uji Aliran Fluida Skala Laboratorium
View through CrossRef
Dalam sistem perpipaan dapat mempermudah pendistribusian fluida untuk kebutuhan industri maupun untuk keperluan pertanian. Sistem ini umumnya dapat ditemukan pada rangkaian sistem perpipaan untuk keperluan irigasi baik berupa irigasi tetes maupun irigasi sprinkler. Pada system aliran fluida sering mengalami Rugi-rugi aliran (head losses) pada bagian sambungan dan jenis bahan pipa yang dilalui oleh aliran fluida sehingga mengakibatkan penurunan tekanan disebut rugi mayor (minor losses). Penurunan tekanan tersebut dikarenakan fluida yang mengalir mengalami turbulensi yang menimbulkan gesekan pada besar pada dinding pipa disebut rugi mayor (mayor losses). Penelitian ini menggunakan 3 diameter pipa yang berbeda yaitu 1 Inchi, ¾ Inchi dan ½ Inchi untuk mengetahui Minor losses pada masing-masing diameternya dan proses pengolahan data digunakan rumus Reynolds dan Berniolli untuk mendapatkan hasil perhitungan dari data pengujian. Dari hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh nilai Head minor losses pada masing – masing pipa yaitu pipa diameter 1inch sebesar (0.43m), ¾ inchi sebesar (1.55m) dan ½ inchi sebesar (7.75) m, maka semakin kecil diameter penampang maka nilai head minor losses semakin besar dikarenakan diameter pipa yang lebih kecil menimbulkan gaya kapilaritas yang lebih tinggi yang berakibat kecepatan yang ditimbulkan juga lebih tinggi dibandingkan diameter pipa yang lebih besar.
Title: Analisis Minor Losses Alat Uji Aliran Fluida Skala Laboratorium
Description:
Dalam sistem perpipaan dapat mempermudah pendistribusian fluida untuk kebutuhan industri maupun untuk keperluan pertanian.
Sistem ini umumnya dapat ditemukan pada rangkaian sistem perpipaan untuk keperluan irigasi baik berupa irigasi tetes maupun irigasi sprinkler.
Pada system aliran fluida sering mengalami Rugi-rugi aliran (head losses) pada bagian sambungan dan jenis bahan pipa yang dilalui oleh aliran fluida sehingga mengakibatkan penurunan tekanan disebut rugi mayor (minor losses).
Penurunan tekanan tersebut dikarenakan fluida yang mengalir mengalami turbulensi yang menimbulkan gesekan pada besar pada dinding pipa disebut rugi mayor (mayor losses).
Penelitian ini menggunakan 3 diameter pipa yang berbeda yaitu 1 Inchi, ¾ Inchi dan ½ Inchi untuk mengetahui Minor losses pada masing-masing diameternya dan proses pengolahan data digunakan rumus Reynolds dan Berniolli untuk mendapatkan hasil perhitungan dari data pengujian.
Dari hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh nilai Head minor losses pada masing – masing pipa yaitu pipa diameter 1inch sebesar (0.
43m), ¾ inchi sebesar (1.
55m) dan ½ inchi sebesar (7.
75) m, maka semakin kecil diameter penampang maka nilai head minor losses semakin besar dikarenakan diameter pipa yang lebih kecil menimbulkan gaya kapilaritas yang lebih tinggi yang berakibat kecepatan yang ditimbulkan juga lebih tinggi dibandingkan diameter pipa yang lebih besar.
Related Results
Increased life expectancy of heart failure patients in a rural center by a multidisciplinary program
Increased life expectancy of heart failure patients in a rural center by a multidisciplinary program
Abstract
Funding Acknowledgements
Type of funding sources: None.
INTRODUCTION Patients with heart failure (HF)...
Primary PCI: a reasonable treatment for STEMI care during the COVID-19 pandemic
Primary PCI: a reasonable treatment for STEMI care during the COVID-19 pandemic
Abstract
Funding Acknowledgements
Type of funding sources: None.
Introduction
...
Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan...
KARAKTERISASI TEBAL LAPISAN BATAS FLUIDA NANO ZrO2 DI PERMUKAAN PEMANAS PADA PROSES KONVEKSI ALAMIAH
KARAKTERISASI TEBAL LAPISAN BATAS FLUIDA NANO ZrO2 DI PERMUKAAN PEMANAS PADA PROSES KONVEKSI ALAMIAH
ABSTRAK KARAKTERISASI Tebal Lapisan Batas Fluida Nano ZrO2 di permukaan pemanas pada Proses Konveksi Alamiah. Pendinginan sistem sangat dipengaruhi oleh proses perpindahan panas ko...
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteris...
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajem...
ANALISIS STATISTIK HASIL UJI BANDING NITRIT (NO2-N) DAN AMONIA (NH3-N) DENGAN MENGGUNAKAN UJI DIXON DAN Z-SCORE
ANALISIS STATISTIK HASIL UJI BANDING NITRIT (NO2-N) DAN AMONIA (NH3-N) DENGAN MENGGUNAKAN UJI DIXON DAN Z-SCORE
Keabsahan pengujian dapat dinilai salah satunya melalui uji banding antar laboratorium penguji. Pada kegiatan ini dilakukan pengelolaan data hasil uji banding dalam pengukuran kons...
PEMODELAN ALIRAN FLUIDA PADA MEDIA BERPORI
PEMODELAN ALIRAN FLUIDA PADA MEDIA BERPORI
Air tanah adalah air yang mengalir melewati tanah dan batuan yang pada umumnya merupakan media berpori. Aliran air ini dapat dimodelkan ke dalam model matematika melalui penjabaran...

