Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh bobot bibit berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) strain coklat metode long line menggunakan rumpon ganda
View through CrossRef
Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh bobot awal bibit yang berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut K. alvarezii strain coklat metode long line menggunakan rumpun ganda. Penelitian dilaksanakan bulan Maret-April 2014. Perlakuan penelitian terdiri atas bobot awal bibit sebesar 50±0,05 g, 75±0,05 g, dan 100±0,05 g. Pengamatan dilakukan dengan interval waktu 9 hari sekali, selama 45 hari pemeliharaan. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diuji Pertumbuhan Mutlak (PM) dan Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS). Data dianalisis sidik ragam (ANOVA). Hasil pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada rumput laut bobot bibit 100±0,05 g sebesar 556,41 g dan terendah pada bobot bibit 50±0,05g sebesar 366,71g. Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) tertinggi pada bobot bibit 50±0,05g sebesar 15,55% dan terendah pada bobot awal bibit sebesar 100±0,05g mencapai 13,99%. Perlakuan bobot awal bibit rumput laut K. alvarezii strain coklat metode long line menggunakan rumpun ganda memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) selama masa pemeliharaan.
Title: Pengaruh bobot bibit berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) strain coklat metode long line menggunakan rumpon ganda
Description:
Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh bobot awal bibit yang berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut K.
alvarezii strain coklat metode long line menggunakan rumpun ganda.
Penelitian dilaksanakan bulan Maret-April 2014.
Perlakuan penelitian terdiri atas bobot awal bibit sebesar 50±0,05 g, 75±0,05 g, dan 100±0,05 g.
Pengamatan dilakukan dengan interval waktu 9 hari sekali, selama 45 hari pemeliharaan.
Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).
Parameter yang diuji Pertumbuhan Mutlak (PM) dan Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS).
Data dianalisis sidik ragam (ANOVA).
Hasil pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada rumput laut bobot bibit 100±0,05 g sebesar 556,41 g dan terendah pada bobot bibit 50±0,05g sebesar 366,71g.
Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) tertinggi pada bobot bibit 50±0,05g sebesar 15,55% dan terendah pada bobot awal bibit sebesar 100±0,05g mencapai 13,99%.
Perlakuan bobot awal bibit rumput laut K.
alvarezii strain coklat metode long line menggunakan rumpun ganda memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) selama masa pemeliharaan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
IMPACT OF FISH AGGREGATING DEVICE ON SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES
IMPACT OF FISH AGGREGATING DEVICE ON SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES
The use of rumpon, a type of Fish Aggregating Device (FAD), has been traditional in Indonesia, particularly in eastern Indonesia waters since time immemorial (Reuter 1938; Nasution...
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
E cottonii adalah jenis rumput laut yang sangat familiar dibudidayakan sebab memiliki nilai ekonomis tinggi dan memiliki potensi pengembangan yang cukup besar di Desa Tapi-Tapi Kec...
Review: Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Alga Kappaphycus alvareziiz
Review: Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Alga Kappaphycus alvareziiz
Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu alga merah yang termasuk ke dalam keluarga Solieriaceae. Kappaphycus alvarezii mayoritas dikembangkan di kawasan pesisir dan memiliki pot...
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
Kegiatan budidaya di Indonesia sudah menjadi suatu usaha masyarakat karena dapat membantu dalam peningkatan sumber pendapatan. Rumput laut adalah salah satu biota yang dapat dibud...
Techno-Economical Assessment of Kappaphycus alvarezii Carrageenan Extraction Plant
Techno-Economical Assessment of Kappaphycus alvarezii Carrageenan Extraction Plant
Abstract
Kappaphycus alvarezii carrageenan extraction was optimized using a software-based process simulation. The study focused on the Indonesian seaweed industry, utilizi...
Aktivitas imunomodulator ekstrak rumput laut
Aktivitas imunomodulator ekstrak rumput laut
AbstrakRumput laut merupakan sumber daya hayati perairan yang telah diteliti mengandung sejumlah komponen bioaktif untuk meningkatkan kesehatan manusia seperti meningkatkan sistem ...

