Javascript must be enabled to continue!
Review: Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Alga Kappaphycus alvareziiz
View through CrossRef
Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu alga merah yang termasuk ke dalam keluarga Solieriaceae. Kappaphycus alvarezii mayoritas dikembangkan di kawasan pesisir dan memiliki potensi ekonomi yang besar. Seiring berjalannya waktu, budidaya Kappaphycus alvarezii semakin terus meningkat karena mulai dikenal untuk kebutuhan industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Kajian ini disusun dengan tujuan untuk merangkum senyawa fitokimia dan aktivitas farmakologi dari Kappaphycus alvarezii. Pencarian data diperoleh dari jurnal internasional dan nasional melalui database berbasis ilmiah yaitu Google Scholar, Science Direct, dan PubMed. Berdasarkan literatur yang telah dikumpulkan, sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasilnya menunjukkan Kappaphycus alvarezii mengandung metabolit sekunder yaitu fenolik, flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan sterol. Selain itu, isolat yang berhasil diisolasi dari tanaman ini salah satunya adalah fikoeritrin. Mayoritas hasil studi telah menunjukkan bahwa ekstrak maupun isolat aktif dari Kappaphycus alvarezii memiliki aktivitas farmakologi yang potensial seperti antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antikanker, antijamur, dan antidiabetes. Berbagai hasil studi tersebut menunjukkan potensi Kappaphycus alvarezii sebagai agen terapeutik sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dalam pengobatan alternatif dan komplementer.
Title: Review: Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Alga Kappaphycus alvareziiz
Description:
Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu alga merah yang termasuk ke dalam keluarga Solieriaceae.
Kappaphycus alvarezii mayoritas dikembangkan di kawasan pesisir dan memiliki potensi ekonomi yang besar.
Seiring berjalannya waktu, budidaya Kappaphycus alvarezii semakin terus meningkat karena mulai dikenal untuk kebutuhan industri makanan, farmasi, dan kosmetik.
Kajian ini disusun dengan tujuan untuk merangkum senyawa fitokimia dan aktivitas farmakologi dari Kappaphycus alvarezii.
Pencarian data diperoleh dari jurnal internasional dan nasional melalui database berbasis ilmiah yaitu Google Scholar, Science Direct, dan PubMed.
Berdasarkan literatur yang telah dikumpulkan, sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi.
Hasilnya menunjukkan Kappaphycus alvarezii mengandung metabolit sekunder yaitu fenolik, flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan sterol.
Selain itu, isolat yang berhasil diisolasi dari tanaman ini salah satunya adalah fikoeritrin.
Mayoritas hasil studi telah menunjukkan bahwa ekstrak maupun isolat aktif dari Kappaphycus alvarezii memiliki aktivitas farmakologi yang potensial seperti antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antikanker, antijamur, dan antidiabetes.
Berbagai hasil studi tersebut menunjukkan potensi Kappaphycus alvarezii sebagai agen terapeutik sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dalam pengobatan alternatif dan komplementer.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Ulva lactuca
Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Ulva lactuca
Ulva lactuca adalah salah satu alga laut yang termasuk ke dalam genus Ulva dan keluarga Ulvaceae. Ulva lactuca memiliki komposisi kimia bernilai ekonomis tinggi yang dapat membuka ...
Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri dari Alga Merah Genus Halymenia
Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri dari Alga Merah Genus Halymenia
Alga merah dari genus Halymenia adalah jenis alga yang telah menarik perhatian para peneliti karena kandungan fitokimianya yang berpotensi sebagai agen antibakteri. Artikel ini ber...
LITERATUR REVIEW : SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI ANGGUNI (CHROMOLAENA ODORATA)
LITERATUR REVIEW : SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI ANGGUNI (CHROMOLAENA ODORATA)
Chromolaena odorata merupakan spesies invasif familia Asteraceae yang memiliki potensi signifikan sebagai sumber metabolit bioaktif namun belum terkarakterisasi secara komprehensif...
Pengembangan Buku Ajar Alga pada Mata Kuliah Taksonomi Monera dan Protista Bagi Mahasiswa Pendidikan Biologi
Pengembangan Buku Ajar Alga pada Mata Kuliah Taksonomi Monera dan Protista Bagi Mahasiswa Pendidikan Biologi
Alga merupakan salah satu materi yang terdapat dalam mata kuliah Taksonomi Monera dan Protista. Pada materi alga terdapat berbagai kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Ol...
Pengaruh Herbisida Metil Metsulfuron Terhadap Struktur Komunitas Alga Perifiton
Pengaruh Herbisida Metil Metsulfuron Terhadap Struktur Komunitas Alga Perifiton
INTISARI
Dewasa ini kegiatan pertanian tidak terlepas dari penggunaan herbisida kimia. Beberapa herbisida komersial menggunakan bahan aktif berupa metil metsulfuron (C14H15N5...
LITERATUR REVIEW : AKTIVITAS FARMAKOLOGI TANAMAN SALAK (Salacca zalacca)
LITERATUR REVIEW : AKTIVITAS FARMAKOLOGI TANAMAN SALAK (Salacca zalacca)
Indonesia memiliki kekayaan hayati yang tinggi. Salah satu kekayaan hayati Indonesia adalah tanaman salak. Tanaman salak (Salacca zalacca) merupakan tanaman tropis yang dapat ditem...

