Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Produktivitas dan Biaya Operasional Pompa Tambang Engine dan Listrik Di Tambang Air Laya PT. Bukit Asam, Tbk.
View through CrossRef
Dewatering merupakan kegiatan penting dalam pertambangan terbuka untuk menjaga kestabilan lereng, mencegah genangan air, serta memastikan keselamatan kerja. Salah satu metode dewatering yang umum digunakan adalah penggunaan pompa untuk mengalirkan air dari sump menuju kolam pengendapan. Penelitian ini dilakukan di Tambang Air Laya PT Bukit Asam Tbk dan bertujuan untuk membandingkan produktivitas serta biaya operasional dua jenis pompa, yaitu pompa listrik (Sulzer A55-200) dan pompa engine (Wilo FD 150). Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi langsung di lapangan, dokumentasi operasional, serta analisis data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pompa listrik memiliki kapasitas 1.000 m³/jam atau 22.000 m³/hari, sedangkan pompa engine hanya mampu mengalirkan 600 m³/jam atau 13.200 m³/hari. Dari segi biaya operasional, pompa listrik memerlukan Rp 5.160.256 per hari, lebih hemat dibandingkan pompa engine yang mencapai Rp 6.366.800 per hari. Selain itu, pompa listrik juga lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penggunaan pompa listrik sebagai alat utama dalam proses dewatering, sementara pompa engine dapat dijadikan sebagai pompa cadangan.
Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam
Title: Perbandingan Produktivitas dan Biaya Operasional Pompa Tambang Engine dan Listrik Di Tambang Air Laya PT. Bukit Asam, Tbk.
Description:
Dewatering merupakan kegiatan penting dalam pertambangan terbuka untuk menjaga kestabilan lereng, mencegah genangan air, serta memastikan keselamatan kerja.
Salah satu metode dewatering yang umum digunakan adalah penggunaan pompa untuk mengalirkan air dari sump menuju kolam pengendapan.
Penelitian ini dilakukan di Tambang Air Laya PT Bukit Asam Tbk dan bertujuan untuk membandingkan produktivitas serta biaya operasional dua jenis pompa, yaitu pompa listrik (Sulzer A55-200) dan pompa engine (Wilo FD 150).
Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi langsung di lapangan, dokumentasi operasional, serta analisis data primer dan sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pompa listrik memiliki kapasitas 1.
000 m³/jam atau 22.
000 m³/hari, sedangkan pompa engine hanya mampu mengalirkan 600 m³/jam atau 13.
200 m³/hari.
Dari segi biaya operasional, pompa listrik memerlukan Rp 5.
160.
256 per hari, lebih hemat dibandingkan pompa engine yang mencapai Rp 6.
366.
800 per hari.
Selain itu, pompa listrik juga lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang.
Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penggunaan pompa listrik sebagai alat utama dalam proses dewatering, sementara pompa engine dapat dijadikan sebagai pompa cadangan.
Related Results
ANALISIS PERFORMA MAIN COOLING WATER PUMP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) PT.X
ANALISIS PERFORMA MAIN COOLING WATER PUMP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) PT.X
Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan. Karena bahan utama yang digunakan untuk memutarkan turbin adalah uap ba...
Komparasi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus Diesel dengan Bus Listrik (Studi Kasus : Koridor Lapangan Merdeka-Tembung)
Komparasi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus Diesel dengan Bus Listrik (Studi Kasus : Koridor Lapangan Merdeka-Tembung)
Perbandingan biaya operasional antara bus diesel dan bus listrik dalam sistem transportasi umum perkotaan menjadi penting untuk evaluasi keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Korid...
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2013 hingga 2022. Sampel peneliti...
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
Tulisan ini bertujuan menjelaskan sejumlah data arkeologi, tradisi dan lingkungan okupasi manusia di Kabupaten Luwu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei dan ekskavasi. ...
Uji Fungsi Dan Karakterisasi Pompa Roda Gigi
Uji Fungsi Dan Karakterisasi Pompa Roda Gigi
Pompa roda gigi merupakan pompa perpindahan positif yang tergolong dalam<br />pompa rotari. Pompa roda gigi digunakan untuk memompa flida dengan viskositas tinggi dan<br /...
Kajian Teknis Dimensi Sump dan Kebutuhan Pompa pada Penyaliran Tambang Terbuka PT. XYZ
Kajian Teknis Dimensi Sump dan Kebutuhan Pompa pada Penyaliran Tambang Terbuka PT. XYZ
Abstrak. Operasi tambang terbuka di PT XYZ menghadapi tantangan manajemen air akibat fluktuasi cuaca, terutama saat curah hujan tinggi. Penelitian ini berfokus pada desain geometri...
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Background: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi asam lemak VCO dengan metode fermentasi dari berbagai varietas kelapa di Kecamatan Kajang Kabu...
DAMPAK VIBRASI MEKANIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK MOTOR INDUKSI POMPA AIR PENDINGIN
DAMPAK VIBRASI MEKANIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK MOTOR INDUKSI POMPA AIR PENDINGIN
Pompa air pendingin merupakan komponen pendukung vital pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sehingga pompa air pendingin harus bekerja optimal set...

