Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI TINGGALAN-TINGGALAN ARKEOLOGI BENTENG PATUA DI KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tinggalan yang terdapat pada Benteng Patua dan fungsi Benteng patua berdasarkan tinggalannya. Penelitian ini menggunakan teori arkeologi ruang dan teori pemukiman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, tekhnik pengumpulan data berupa studi pustaka yaitu pengumpulan literatur, observasi lapangan yaitu survey permukaan, perekaman data dan wawancara, serta tahap pengolahan data, analisis kontekstual dan analisis morfologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggalan arkeologi yang terdapat dalam Benteng Patua berupa Makam, Struktur Masjid, Baruga, Meriam, Lubang Intai, Bastion. Selain itu, terdapat beberapa temuan lepas berupa fragmen keramik dan sampah dapur (moluska) yang tersebar di dalam dan di luar benteng. Adapun fungsi Benteng Patua berdasarkan hasil penelitian yaitu sebagai pertahanan dan pemukiman. Tujuannya dibangun Benteng Patua sebagai pertahanan terakhir saat menghadapi penjajah dan perompak. Oleh karena itu pola benteng ini didesain untuk mampu menghalau siapapun yang akan masuk menyerang ke dalam. Meskipun berada di ketinggian, tetapi untuk memperkokoh pertahanan disekelilingnya diperkuat dengan dinding dari batu karang setinggi 1,5 Meter.
Title: IDENTIFIKASI TINGGALAN-TINGGALAN ARKEOLOGI BENTENG PATUA DI KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tinggalan yang terdapat pada Benteng Patua dan fungsi Benteng patua berdasarkan tinggalannya.
Penelitian ini menggunakan teori arkeologi ruang dan teori pemukiman.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, tekhnik pengumpulan data berupa studi pustaka yaitu pengumpulan literatur, observasi lapangan yaitu survey permukaan, perekaman data dan wawancara, serta tahap pengolahan data, analisis kontekstual dan analisis morfologi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggalan arkeologi yang terdapat dalam Benteng Patua berupa Makam, Struktur Masjid, Baruga, Meriam, Lubang Intai, Bastion.
Selain itu, terdapat beberapa temuan lepas berupa fragmen keramik dan sampah dapur (moluska) yang tersebar di dalam dan di luar benteng.
Adapun fungsi Benteng Patua berdasarkan hasil penelitian yaitu sebagai pertahanan dan pemukiman.
Tujuannya dibangun Benteng Patua sebagai pertahanan terakhir saat menghadapi penjajah dan perompak.
Oleh karena itu pola benteng ini didesain untuk mampu menghalau siapapun yang akan masuk menyerang ke dalam.
Meskipun berada di ketinggian, tetapi untuk memperkokoh pertahanan disekelilingnya diperkuat dengan dinding dari batu karang setinggi 1,5 Meter.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
IDENTIFIKASI SITUS BENTENG BAADIA (Studi Kasus Terhadap Tinggalan Arkeologi di Benteng Baadia Kelurahan Baadia Kecamatan Murhum Kota BauBau)
IDENTIFIKASI SITUS BENTENG BAADIA (Studi Kasus Terhadap Tinggalan Arkeologi di Benteng Baadia Kelurahan Baadia Kecamatan Murhum Kota BauBau)
Penelitian ini menjelaskan tentang tinggalan arkeologis yang berada di Benteng Baadia di Kelurahan Murhum Kecamatan Baadia Kota BauBau dan fungsi benteng tersebut. Tujuan dari pene...
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
IDENTIFIKASI TINGGALAN ARKEOLOGI PADA CERUK LOKO LEMO DI DESA POREHU
IDENTIFIKASI TINGGALAN ARKEOLOGI PADA CERUK LOKO LEMO DI DESA POREHU
Pada masa Holosen, manusia sudah mulai mengenal tempat tinggal dengan memanfaatkan gua atau ceruk sebagai tempat berlindung dari serangan musuh, binatang buas atau bencana alam. Se...
BENTENG LIAMOPUTE DI KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA : 1575-1968
BENTENG LIAMOPUTE DI KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA : 1575-1968
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang pembangunan Benteng Liamopute dan fungsi Benteng Liamopute yang terletak di Kecamatan Tongkuno (Kabupaten Muna). Selain me...
ANALISIS PENDAPATAN NELAYANDI DESA KAHYANGA KECAMATAN TOMIA TIMUR KABUPATEN WAKATOBI
ANALISIS PENDAPATAN NELAYANDI DESA KAHYANGA KECAMATAN TOMIA TIMUR KABUPATEN WAKATOBI
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar pendapatan nelayan di Desa Kahyanga Kecamatan Tomia TimurĀ Kabupaten Wakatobi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeta...
DIALEKTOLOGI DAN EKOLINGUISTIK BAHASA WAKATOBI DI SULAWESI TENGGARA
DIALEKTOLOGI DAN EKOLINGUISTIK BAHASA WAKATOBI DI SULAWESI TENGGARA
Penelitian ini mendeskripsikan pengelompokan bahasa Wakatobi berdasarkan metode dialektometri dan hubungannya dengan keanekaragaman lingkungan Wakatobi; dan mendeskripsikan variasi...
TINGGALAN ARKEOLOGIS BENTENG LIWU WAWONO DI KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA
TINGGALAN ARKEOLOGIS BENTENG LIWU WAWONO DI KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Menjelaskan Latarbelakangi Sejarah situs benteng Liwu Wawono di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. (2)Menjelaskan apa saja tingga...

