Javascript must be enabled to continue!
MODEL PENGELOLAAN BISNIS OBYEK WISATA HIDDEN CANYON DI BALI BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA DAN SUSTAINABILITY
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan obyek wisata Hidden Canyon berbasis nilai kearifan lokal tri hita karana dan prinsip sustainability. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Obyek Wisata Hidden Canyon, Beji Guwang, Kabupaten Gianyar, Bali. Penelitian ini menemukan bahwa obyek wisata Hidden Canyon menerapkan model pengelolaan berbasis prinsip tri hita karana yang selaras dengan prinsip sustainability. Penelitian ini secara umum menemukan bahwa pengelola obyek wisata Hidden Canyon dalam pengelolaannya memperhatikan keselaran antara upaya pengembangan bisnis dan ekonomi masyarakat sekitar dengan upaya pelestarian lingkungan dan kepedulian sosial. Pengelola secara intens melakukan upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan daya tarik obyek wisata, dan memfasilitasi wirausaha lokal. Upaya pelestarian lingkungan dilakukan melalui kampanye anti sampah plastik dan menjaga saluran air subak. Pengelola obyek wisata juga secara aktif memberikan bantuan sosial tunai dan keagamaan kepada desa adat. This study aims to explore the management of Hidden Canyon tourism objects based on the value of tri hita karana local wisdom and the principle of sustainability. This study uses a qualitative approach by collecting data through interviews and documentation studies. This research was conducted at Hidden Canyon Tourism Object, Beji Guwang, Gianyar Regency, Bali. This study found that the Hidden Canyon tourism object applies a management model based on the tri hita karana principle which is in line with the principle of sustainability. This research generally finds that the manager of the Hidden Canyon tourism object in achieving business and economic development goals pays attention to environmental conservation and social care efforts. The manager intensively makes efforts to empower the community, increase the attractiveness of tourism objects, and facilitate local entrepreneurs. Efforts to preserve the environment are carried out through anti-plastic waste campaigns and maintaining subak waterways. Tourism object managers also actively provide cash for villagers’ religious and social activities.
Universitas Tarumanagara
Title: MODEL PENGELOLAAN BISNIS OBYEK WISATA HIDDEN CANYON DI BALI BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA DAN SUSTAINABILITY
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan obyek wisata Hidden Canyon berbasis nilai kearifan lokal tri hita karana dan prinsip sustainability.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan studi dokumentasi.
Penelitian ini dilakukan di Obyek Wisata Hidden Canyon, Beji Guwang, Kabupaten Gianyar, Bali.
Penelitian ini menemukan bahwa obyek wisata Hidden Canyon menerapkan model pengelolaan berbasis prinsip tri hita karana yang selaras dengan prinsip sustainability.
Penelitian ini secara umum menemukan bahwa pengelola obyek wisata Hidden Canyon dalam pengelolaannya memperhatikan keselaran antara upaya pengembangan bisnis dan ekonomi masyarakat sekitar dengan upaya pelestarian lingkungan dan kepedulian sosial.
Pengelola secara intens melakukan upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan daya tarik obyek wisata, dan memfasilitasi wirausaha lokal.
Upaya pelestarian lingkungan dilakukan melalui kampanye anti sampah plastik dan menjaga saluran air subak.
Pengelola obyek wisata juga secara aktif memberikan bantuan sosial tunai dan keagamaan kepada desa adat.
This study aims to explore the management of Hidden Canyon tourism objects based on the value of tri hita karana local wisdom and the principle of sustainability.
This study uses a qualitative approach by collecting data through interviews and documentation studies.
This research was conducted at Hidden Canyon Tourism Object, Beji Guwang, Gianyar Regency, Bali.
This study found that the Hidden Canyon tourism object applies a management model based on the tri hita karana principle which is in line with the principle of sustainability.
This research generally finds that the manager of the Hidden Canyon tourism object in achieving business and economic development goals pays attention to environmental conservation and social care efforts.
The manager intensively makes efforts to empower the community, increase the attractiveness of tourism objects, and facilitate local entrepreneurs.
Efforts to preserve the environment are carried out through anti-plastic waste campaigns and maintaining subak waterways.
Tourism object managers also actively provide cash for villagers’ religious and social activities.
Related Results
TRI HITA KARANA SEBAGAI IDEOLOGI KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGLIPURAN BALI
TRI HITA KARANA SEBAGAI IDEOLOGI KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGLIPURAN BALI
Tri Hita Karana is a Balinese philosophy of life that contains three elements that build a balance and harmonious relationship between humans and God (Parahyangan), fellow humans (...
Tri Hita Karana as a Bali Tourism Communication Strategy in Preserving Tourism Cultural Destinations
Tri Hita Karana as a Bali Tourism Communication Strategy in Preserving Tourism Cultural Destinations
Objective:The aim of this research is to point out that Tri Hita Karana as a Bali tourism communication strategy in preserving tourism cultural destinations. The research backgroun...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2022/2023
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh model pembelajaran Role Playing berbasis Tri Hita Karana terhadap keterampilan komunikasi siswa. 2) Pengaruh model pembelajar...
EKOTEOLOGI DALAM KONSEP TRI HITA KARANA: INOVASI GERBANG LILIN PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BANGLI
EKOTEOLOGI DALAM KONSEP TRI HITA KARANA: INOVASI GERBANG LILIN PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BANGLI
Situasi lingkungan di Bali menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini. Lonjakan pariwisata pasca pandemi telah menyebabkan peningkatan permintaan energi, air bersih, dan pengelola...
IMPLEMENTASI AJARAN TRI HITA KARANA DALAM MENINGKATKAN KARAKTER MAHASISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH TINGGI HINDU DHARMA KLATEN
IMPLEMENTASI AJARAN TRI HITA KARANA DALAM MENINGKATKAN KARAKTER MAHASISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH TINGGI HINDU DHARMA KLATEN
Perkembangan zaman dan globalisasi mampu menunjukkan perubahan yang sangat signifikan di segala aspek kehidupan khususnya pada aspek kehidupan bermasyarakat dan beragama terutama d...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Aplikasi filosofi tri hita karana dalam pemberdayaan masyarakat tonja di denpasar
Aplikasi filosofi tri hita karana dalam pemberdayaan masyarakat tonja di denpasar
Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji filosofi Tri Hita Karana dalam praktik pemberdayaan masyarakat Tonja. Pariwisata Bali tidak berkembang pesat di kelurahan Tonja, Denpasa...
MEMBANGUN OBYEK MESIN BUBUT DAN OBYEK PUTARAN MENGGUNAKAN POV-RAY
MEMBANGUN OBYEK MESIN BUBUT DAN OBYEK PUTARAN MENGGUNAKAN POV-RAY
Obyek mesin bubut (lathe) adalah obyek yang dibangun dengan memutar kurva pada suatu sumbu putar, Dalam tulisan ini, akan dibangun obyek benda putar yang diperoleh dengan cara memu...

