Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Mengidentifikasi Peran Platform Media Baru dalam Memfasilitasi dan Menghambat Penyebaran Revenge Porn

View through CrossRef
Dengan kemajuan teknologi tindak pidana tidak hanya bisa dilakukan di dunia nyata tetapi juga bisa dilakukan di dunia maya salah satunya adalah revenge porn. Revenge porn atau porno balas dendam merupakan bentuk utama dari kekerasan berbasis gender online (KBGO). Tindakan ini merujuk pada penyebaran foto atau vidio intim seseorang tanpa persetujuan dari sang korban. Hal ini sering dilakukan oleh mantan pasangan yang sakit hati, sering kali dilakukan dengan motif balas dendam dengan tujuan untuk mempermalukan korban di ruang digital. Dengan kemajuan teknologi revenge porn dapat dilakukan dengan mudah melalui platform / aplikasi digital. Salah satu platform digital tersebut meliputi whatsapp, Instagram, telegram, dan tiktok. Pelaku bertujuan untuk membuat korban mengalami kerugian psikologis, sosial, dan ekonomi yang mendalam. Tujuan dari tulisan ini yaitu untuk mengidentifikasi platform digital yang memfasilitasi dan menghambat penyebaran revenge porn. Hasil penelitian ini menyimpulkan whatsapp dan Instagram memiliki system keamanan yang kurang terhadap konten foto atau video yang diupload oleh pengguna. Ini menyebabkan pelaku dapat dengan mudah menyebarkan dan mengupload materi visual korban. Baik di akun pelaku maupun di akun korban sendiri.
Title: Mengidentifikasi Peran Platform Media Baru dalam Memfasilitasi dan Menghambat Penyebaran Revenge Porn
Description:
Dengan kemajuan teknologi tindak pidana tidak hanya bisa dilakukan di dunia nyata tetapi juga bisa dilakukan di dunia maya salah satunya adalah revenge porn.
Revenge porn atau porno balas dendam merupakan bentuk utama dari kekerasan berbasis gender online (KBGO).
Tindakan ini merujuk pada penyebaran foto atau vidio intim seseorang tanpa persetujuan dari sang korban.
Hal ini sering dilakukan oleh mantan pasangan yang sakit hati, sering kali dilakukan dengan motif balas dendam dengan tujuan untuk mempermalukan korban di ruang digital.
Dengan kemajuan teknologi revenge porn dapat dilakukan dengan mudah melalui platform / aplikasi digital.
Salah satu platform digital tersebut meliputi whatsapp, Instagram, telegram, dan tiktok.
Pelaku bertujuan untuk membuat korban mengalami kerugian psikologis, sosial, dan ekonomi yang mendalam.
Tujuan dari tulisan ini yaitu untuk mengidentifikasi platform digital yang memfasilitasi dan menghambat penyebaran revenge porn.
Hasil penelitian ini menyimpulkan whatsapp dan Instagram memiliki system keamanan yang kurang terhadap konten foto atau video yang diupload oleh pengguna.
Ini menyebabkan pelaku dapat dengan mudah menyebarkan dan mengupload materi visual korban.
Baik di akun pelaku maupun di akun korban sendiri.

Related Results

Pertanggungjawaban Pidana dan Perlindungan Hukum bagi Korban Kasus Revenge Porn
Pertanggungjawaban Pidana dan Perlindungan Hukum bagi Korban Kasus Revenge Porn
Abstract. Revenge porn, or the distribution of intimate content without consent, is a form of electronic-based sexual violence that has become increasingly prevalent with the advan...
Politik Kriminal Optimalisasi Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Revenge Porn
Politik Kriminal Optimalisasi Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Revenge Porn
Pornografi balas dendam atau revenge porn  sedang marak terjadi, dan banyak anak dibawah umur sebagai korbannya. Revenge porn adalah tindak pidana pornografi motif balas dendam pel...
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
This paper presents a novel study, exploring a form of technology facilitated sexual violence (TFSV) known as revenge porn. Despite its emerging prevalence, little is known about t...
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
This paper presents a novel study, exploring a form of technology facilitated sexual violence (TFSV) known as revenge porn. Despite its emerging prevalence, little is known about t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Perlindungan Hukum Bagi Korban Revenge Porn
Perlindungan Hukum Bagi Korban Revenge Porn
Pelanggaran hak asasi manusia banyak terjadi, terutama yang berdampak pada perempuan, seperti ketidaksetaraan gender, kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan p...
Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Revenge Porn Melalui Konten Pornografi Yang Dibuat Berdasarkan Kesepakatan (Based On Consent)
Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Revenge Porn Melalui Konten Pornografi Yang Dibuat Berdasarkan Kesepakatan (Based On Consent)
Social media, which is increasingly being used nowadays, has also increased cases of sexual violence, namely online gender-based violence (KBGO). In 2022, there will be 1,721 cases...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top