Javascript must be enabled to continue!
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
View through CrossRef
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan salah satu sumber daya yang penyediaannya terbatas, pendanaannya membutuhkan biaya besar, dan sering menimbulkan masalah karena terjadi fluktuasi. Tenaga kerja perlu dianalisis biaya serta distribusinya menggunakan metode resource leveling dengan bantuan piranti lunak agar didapat hasil yang paling efisien. Analisis tenaga kerja dilakukan pada kondisi perencanaan, pelaksanaan riil di lapangan, dan setelah leveling. Alokasi tenaga kerja pada perencanaan (120 hari) menghasilkan grafik dengan fluktuasi yang tajam. Terdapat alokasi tenaga kerja yang melebihi kapasitas maksimum tenaga kerja harian sehingga tidak efisien. Alokasi tenaga kerja tertinggi sebanyak 167 pekerja/hari, 9 tukang batu/hari, 43 tukang kayu/hari, dan 35 tukang besi/hari dengan total biaya sebesar Rp1.015.560.000. Sementara kondisi di lapangan (120 hari) menyamaratakan kebutuhan tenaga kerja harian sebanyak 55 pekerja/hari, 4 tukang batu/hari, 16 tukang kayu/hari, dan 14 tukang besi/hari dengan total biaya sebesar Rp1.149.600.000. Sementara itu, alokasi tenaga kerja harus pula memperhitungkan jenis dan volume pekerjaan yang akan diselesaikan. Selanjutnya, berdasarkan hasil penelitian resource leveling (144 hari) didapatkan alokasi tenaga kerja dengan grafik fluktuasi yang rendah. Alokasi tenaga kerja merata dengan baik dan tidak ada yang melebihi kapasitas maksimum tenaga kerja harian sehingga lebih efisien. Dibutuhkan total biaya tenaga kerja sebesar Rp1.015.920.000. Hasil komparasi dari tiga kondisi tersebut memiliki disparitas yang signifikan. Tenaga kerja setelah leveling menghasilkan alokasi paling efisien. Sedangkan tenaga kerja sebelum leveling menghasilkan biaya paling efisien.
Kata Kunci: Alokasi Sumber Daya, Resource Leveling, Biaya Tenaga Kerja.
Title: Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Description:
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja.
Tenaga kerja merupakan salah satu sumber daya yang penyediaannya terbatas, pendanaannya membutuhkan biaya besar, dan sering menimbulkan masalah karena terjadi fluktuasi.
Tenaga kerja perlu dianalisis biaya serta distribusinya menggunakan metode resource leveling dengan bantuan piranti lunak agar didapat hasil yang paling efisien.
Analisis tenaga kerja dilakukan pada kondisi perencanaan, pelaksanaan riil di lapangan, dan setelah leveling.
Alokasi tenaga kerja pada perencanaan (120 hari) menghasilkan grafik dengan fluktuasi yang tajam.
Terdapat alokasi tenaga kerja yang melebihi kapasitas maksimum tenaga kerja harian sehingga tidak efisien.
Alokasi tenaga kerja tertinggi sebanyak 167 pekerja/hari, 9 tukang batu/hari, 43 tukang kayu/hari, dan 35 tukang besi/hari dengan total biaya sebesar Rp1.
015.
560.
000.
Sementara kondisi di lapangan (120 hari) menyamaratakan kebutuhan tenaga kerja harian sebanyak 55 pekerja/hari, 4 tukang batu/hari, 16 tukang kayu/hari, dan 14 tukang besi/hari dengan total biaya sebesar Rp1.
149.
600.
000.
Sementara itu, alokasi tenaga kerja harus pula memperhitungkan jenis dan volume pekerjaan yang akan diselesaikan.
Selanjutnya, berdasarkan hasil penelitian resource leveling (144 hari) didapatkan alokasi tenaga kerja dengan grafik fluktuasi yang rendah.
Alokasi tenaga kerja merata dengan baik dan tidak ada yang melebihi kapasitas maksimum tenaga kerja harian sehingga lebih efisien.
Dibutuhkan total biaya tenaga kerja sebesar Rp1.
015.
920.
000.
Hasil komparasi dari tiga kondisi tersebut memiliki disparitas yang signifikan.
Tenaga kerja setelah leveling menghasilkan alokasi paling efisien.
Sedangkan tenaga kerja sebelum leveling menghasilkan biaya paling efisien.
Kata Kunci: Alokasi Sumber Daya, Resource Leveling, Biaya Tenaga Kerja.
Related Results
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada hotel berbintang di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode ...
PENERAPAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI CHEMICAL PADA PT “X” DI SURABAYA
PENERAPAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI CHEMICAL PADA PT “X” DI SURABAYA
PT X adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi bahan kimia (Chemical) yang digunakan sebagai bahan pelumas untuk mesin dan peralatan pabrik. Selama ini, PT X dalam menghitung h...
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan...
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pencurahaan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga serta untuk mengetahui tingkat optimasi pencurahaan te...
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PELAKSANAAN K3, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PELAKSANAAN K3, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
Human resources play a significant role in an industry. In the implementation of the construction process or the process of building high-rise buildings, safety and health in const...
BIAYA PEMELIHARAAN ASSET TETAP TERHADAP LABA
BIAYA PEMELIHARAAN ASSET TETAP TERHADAP LABA
Biaya pemeliharaan asset tetap dan laba dalam kurun waktu tahun 2019 sampai tahun 2023 yang diperoleh Mr. Cling Laundry mengalami fluktuasi, yang disebabkan oleh berbagai macam f...
Analisis Biaya Dalam Perusahaan Dagang
Analisis Biaya Dalam Perusahaan Dagang
Latar Belakang Masalah:
Perusahaan dagang seringkali menghadapi tantangan dalam memahami dengan jelas margin keuntungan dari setiap produk atau layanan yang mereka tawarkan. Kura...
Rencana Teknis dan Biaya Reklamasi Tambang Timah Blok Sangau B.3 PT XYZ
Rencana Teknis dan Biaya Reklamasi Tambang Timah Blok Sangau B.3 PT XYZ
Abstract. In addition to providing benefits, marine mining activities can have a negative impact on the marine environment, causing various changes to the marine environment. One o...

