Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EVALUASI PENERAPAN KRITERIA GREEN AND SMART BUILDING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PT. INALUM (PERSERO)

View through CrossRef
Konsekuensi dari proses pembangunan, operasi dan pemeliharaan sebuah gedung adalah penggunaan sumber daya alam, energi serta dihasilkannya limbah yang dapat mengganggu harmonisasi alam. Salah satu upaya yang dapat di lakukan untuk menangani kondisi tersebut adalah konsep penerapan Green and Smart Building. Berdirinya lembaga Green Building Council (GBC) Indonesia yang merupakan upaya pemerintah dalam menggalakkan konsep bangunan gedung ramah lingkungan yang mampu mengatasi dampak pembangunan. Pada tugas akhir ini dilakukan penialian kriteria Green and Smart Building pada gedung kantor PT. INALUM (Persero) yang bertujuan untuk mengetahui sejauhmana tingkat keberhasilan penerapan Green and Smart Building pada proyek pembangunan gedung kantor PT. INALUM (Persero). Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi dan wawancara serta pengumpulan data sekunder dari pihak perencana dan pelaksana meliputi gambar rencana, dokumen perencanaan, dokumen AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan), RKS (Rencana Kerja Syarat-syarat) yang kemudian dilakukan analisis komparatif untuk membandingkan antara data yang didapatkan dengan standart penilaian Greenship untuk Bangunan Baru Versi 1.2.  Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan indeks nilai penilaian Green Building pada gedung kantor PT. INALUM (Persero), total poin yang diperoleh sebesar 66 poin dari tolal 101 poin maksimal dan memperoleh persentase sebesar 65,35 %. Berdasarkan tingkat predikat Greenship, Gedung Kantor PT. INALUM (Persero) memperoleh predikat emas.
Title: EVALUASI PENERAPAN KRITERIA GREEN AND SMART BUILDING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PT. INALUM (PERSERO)
Description:
Konsekuensi dari proses pembangunan, operasi dan pemeliharaan sebuah gedung adalah penggunaan sumber daya alam, energi serta dihasilkannya limbah yang dapat mengganggu harmonisasi alam.
Salah satu upaya yang dapat di lakukan untuk menangani kondisi tersebut adalah konsep penerapan Green and Smart Building.
Berdirinya lembaga Green Building Council (GBC) Indonesia yang merupakan upaya pemerintah dalam menggalakkan konsep bangunan gedung ramah lingkungan yang mampu mengatasi dampak pembangunan.
Pada tugas akhir ini dilakukan penialian kriteria Green and Smart Building pada gedung kantor PT.
INALUM (Persero) yang bertujuan untuk mengetahui sejauhmana tingkat keberhasilan penerapan Green and Smart Building pada proyek pembangunan gedung kantor PT.
INALUM (Persero).
Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi dan wawancara serta pengumpulan data sekunder dari pihak perencana dan pelaksana meliputi gambar rencana, dokumen perencanaan, dokumen AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan), RKS (Rencana Kerja Syarat-syarat) yang kemudian dilakukan analisis komparatif untuk membandingkan antara data yang didapatkan dengan standart penilaian Greenship untuk Bangunan Baru Versi 1.
2.
  Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan indeks nilai penilaian Green Building pada gedung kantor PT.
INALUM (Persero), total poin yang diperoleh sebesar 66 poin dari tolal 101 poin maksimal dan memperoleh persentase sebesar 65,35 %.
Berdasarkan tingkat predikat Greenship, Gedung Kantor PT.
INALUM (Persero) memperoleh predikat emas.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENERAPAN EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
PENERAPAN EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja direncanakan selesai dalam jangka waktu 28 minggu. Pada minggu ke-11 terdapat penamba...
EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK GEDUNG X MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS - MRK
EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK GEDUNG X MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS - MRK
Pembangunan Proyek Gedung X dijadwalkan selesai dalam waktu 16 bulan atau 70 minggu. Namun proyek ini mengalami penambahan waktu pelaksanaan menjadi 27 bulan atau 118 minggu dengan...
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal u...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DAHANA (PERSERO) SUBANG
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DAHANA (PERSERO) SUBANG
Karyawan sebagai aset perusahaan dengan peranannya yang sangat menentukan berhasil tidaknya perusahaan dalam mencapai tujuannya. Dalam memperoleh karyawan yang berkinerja baik peru...

Back to Top