Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk karyawan LKP Hermina Learning Centre PT Medikaloka Pendidikan Pelatihan di Hermina Tower Kemayoran tahun 2024

View through CrossRef
Setiap pekerja yang bekerja di perkantoran umumnya akan bekerja duduk di depan komputer setiap harinya. Pada posisi kerja duduk yang tidak sesuai dapat menyebabkan posisi kerja yang membungkuk sehingga meningkatkan risiko nyeri pada daerah punggung. Berdasarkan pengambilan data awal di LKP HLC belum pernah diberikan pengetahuan ergonomi tentang sikap kerja duduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Quasy Experiment. Sampel dari penelitian ini yaitu karyawan PT Medikaloka Pendidikan dan Pelatihan dengan besar sampel 10 responden. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi REBA. Uji statistik yang dgunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata – rata sikap kerja duduk sebelum diberikan pelatihan (pre-test) yaitu 9,40 dan nilai rata nilai rata – rata sikap kerja duduk setelah diberikan pelatihan (post-test) yaitu 7. Hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon diperoleh nilai Sig 0,006 < 0,05, artinya pelatihan ergonomic berpengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan. Pelatihan ergonomic memiliki pengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan. Diharapkan setelah penelitian ini karyawan dapat menerapkan sikap kerja duduk yang ergonomic selama bekerja dan membagikan pengetahuan yang sudah diperoleh kepada rekan – rekan kerja lainnya yang belum terpapar dengan informasi terkait sikap kerja duduk. Keywords: Ergonomics Training, Work Attitudes  
Title: Pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk karyawan LKP Hermina Learning Centre PT Medikaloka Pendidikan Pelatihan di Hermina Tower Kemayoran tahun 2024
Description:
Setiap pekerja yang bekerja di perkantoran umumnya akan bekerja duduk di depan komputer setiap harinya.
Pada posisi kerja duduk yang tidak sesuai dapat menyebabkan posisi kerja yang membungkuk sehingga meningkatkan risiko nyeri pada daerah punggung.
Berdasarkan pengambilan data awal di LKP HLC belum pernah diberikan pengetahuan ergonomi tentang sikap kerja duduk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Quasy Experiment.
Sampel dari penelitian ini yaitu karyawan PT Medikaloka Pendidikan dan Pelatihan dengan besar sampel 10 responden.
Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi REBA.
Uji statistik yang dgunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan nilai rata – rata sikap kerja duduk sebelum diberikan pelatihan (pre-test) yaitu 9,40 dan nilai rata nilai rata – rata sikap kerja duduk setelah diberikan pelatihan (post-test) yaitu 7.
Hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon diperoleh nilai Sig 0,006 < 0,05, artinya pelatihan ergonomic berpengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan.
Pelatihan ergonomic memiliki pengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan.
Diharapkan setelah penelitian ini karyawan dapat menerapkan sikap kerja duduk yang ergonomic selama bekerja dan membagikan pengetahuan yang sudah diperoleh kepada rekan – rekan kerja lainnya yang belum terpapar dengan informasi terkait sikap kerja duduk.
Keywords: Ergonomics Training, Work Attitudes  .

Related Results

ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
UD. Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe. Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 ...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. Human Resource Management that is managed with full effort is necessary in order to improve the results of good employee performance, because employee performance is one ...
Kekuatan Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi dan Komitmen Dalam Membangun Kinerja Karyawan
Kekuatan Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi dan Komitmen Dalam Membangun Kinerja Karyawan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi (2) pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen organisasi karyawan; (3) penga...
Pengaruh Pengetahuan, Pelatihan, dan Sikap Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan di PT. SENA
Pengaruh Pengetahuan, Pelatihan, dan Sikap Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan di PT. SENA
Prestasi kerja terjadi karena pengetahuan yang dimiliki oleh karyawan. Pengetahuan yang luas yang dimiliki karyawan didapat melalui pelatihan-pelatihan yang diikuti oleh karyawan s...
Pengaruh Lingkungan Kerja Non-Fisik dan Teamwork Terhadap Kepuasan Kerja yang Berdampak Pada Kinerja Tenaga Pendidik
Pengaruh Lingkungan Kerja Non-Fisik dan Teamwork Terhadap Kepuasan Kerja yang Berdampak Pada Kinerja Tenaga Pendidik
Fenomena semakin banyaknya generasi Z yang mulai merambah dunia kerja membawa tantangan tersendiri bagi organisasi, termasuk di Sekolah Buah Hati yang telah berdiri selama 34 tahun...
MOTIVASI KERJA MEMEDIASI PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. BPD BALI CABANG RENON
MOTIVASI KERJA MEMEDIASI PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. BPD BALI CABANG RENON
Kepuasan kerja adalah suatu sikap dan sudut pandang seorang pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya yang ditandai dengan adanya sikap emosional baik itu sikap positif ataupun negat...

Back to Top