Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Arsitektur Bioklimatik pada Relokasi Pasar Tradisional Antang di Kota Makassar

View through CrossRef
Pasar konvensional, yang berfungsi sebagai ruang ekonomi dan sosial bagi komunitas perkotaan, menghadapi masalah seperti penurunan kualitas fisik, kenyamanan termal, dan keteraturan ruang.  Pasar Tradisional Antang di Kota Makassar terlihat sangat padat dan tidak terorganisir, dan tidak dapat beradaptasi dengan iklim tropis yang basah.  Tujuan dari artikel ini adalah untuk menciptakan pasar rakyat yang lebih nyaman, sehat, dan berkelanjutan dengan merelokasi dan merancang ulang pasar tradisional Antang menggunakan pendekatan arsitektur bioklimatik.  Metode deskriptif kualitatif berorientasi perancangan (research by design) digunakan untuk mengumpulkan data primer (observasi tapak dan bangunan, survei aktivitas pedagang-pengunjung, dokumentasi kondisi iklim mikro) dan data sekunder (data kependudukan, tata ruang, dan literatur tentang pasar dan arsitektur bioklimatik). Analisis tapak, survei aktivitas-kebutuhan ruang, dan analisis bioklimatik adalah tahapan yang digunakan untuk menghasilkan kriteria dan konformasi.  Hasilnya adalah rancangan pasar baru yang memanfaatkan orientasi bangunan, koridor angin, bukaan dan skylight, sistem shading, vegetasi, dan detail fasad bata berongga untuk meningkatkan penghawaan dan pencahayaan alami.  Desain interior dan eksterior yang terbuka dan berpori meningkatkan kenyamanan termal dan visual sambil memperkuat identitas pasar rakyat yang ramah iklim.
Title: Identifikasi Arsitektur Bioklimatik pada Relokasi Pasar Tradisional Antang di Kota Makassar
Description:
Pasar konvensional, yang berfungsi sebagai ruang ekonomi dan sosial bagi komunitas perkotaan, menghadapi masalah seperti penurunan kualitas fisik, kenyamanan termal, dan keteraturan ruang.
  Pasar Tradisional Antang di Kota Makassar terlihat sangat padat dan tidak terorganisir, dan tidak dapat beradaptasi dengan iklim tropis yang basah.
  Tujuan dari artikel ini adalah untuk menciptakan pasar rakyat yang lebih nyaman, sehat, dan berkelanjutan dengan merelokasi dan merancang ulang pasar tradisional Antang menggunakan pendekatan arsitektur bioklimatik.
  Metode deskriptif kualitatif berorientasi perancangan (research by design) digunakan untuk mengumpulkan data primer (observasi tapak dan bangunan, survei aktivitas pedagang-pengunjung, dokumentasi kondisi iklim mikro) dan data sekunder (data kependudukan, tata ruang, dan literatur tentang pasar dan arsitektur bioklimatik).
Analisis tapak, survei aktivitas-kebutuhan ruang, dan analisis bioklimatik adalah tahapan yang digunakan untuk menghasilkan kriteria dan konformasi.
  Hasilnya adalah rancangan pasar baru yang memanfaatkan orientasi bangunan, koridor angin, bukaan dan skylight, sistem shading, vegetasi, dan detail fasad bata berongga untuk meningkatkan penghawaan dan pencahayaan alami.
  Desain interior dan eksterior yang terbuka dan berpori meningkatkan kenyamanan termal dan visual sambil memperkuat identitas pasar rakyat yang ramah iklim.

Related Results

STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Persepsi Masyarakat Terhadap Rencana Relokasi Pasar Youtefa Lama Ke Pasar Induk Regional Youtefa Di Kota Jayapura
Persepsi Masyarakat Terhadap Rencana Relokasi Pasar Youtefa Lama Ke Pasar Induk Regional Youtefa Di Kota Jayapura
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya rencana relokasi Pasar Induk Regional Youtefa lama ke Pasar Induk Regional Youtefa Baru, yang merupakan himbauan dari pemerintah Kota J...
PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA IKLIM TROPIS
PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA IKLIM TROPIS
Pertumbuhan pembangunan gedung yang tidak mempertimbangkan faktor kondisi alam menyebabkan munculnya potensi penurunan kualitas lingkungan hidup yang diakibatkan oleh konsumsi ener...
MEKANISME DAN STRUTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAHPendahuluan•Menurut ilmu ekonomi kapitalis, pasar sangat berperan dalam sistem pergerakan perekonomian dan sistem ekonomi kapitalis m...
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAHPendahuluan•Menurut ilmu ekonomi kapitalis, pasar sangat berperan dalam sistem pergerakan perekonomian dan sistem ekonomi kapitalis m...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PASAR TRADISIONAL DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PASAR TRADISIONAL DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG
Abstract: The Deli Tua traditional market relocation policy is a policy based on Deli Serdang Regency Regent Regulation No. 688 of 2012 concerning Management of Traditional Markets...
PENGARUH PRESEDEN ARSITEKTUR DUNIA TERHADAP KARAKTERISTIK BENTUK FASADE BANGUNAN DI KOTA MAKASSAR
PENGARUH PRESEDEN ARSITEKTUR DUNIA TERHADAP KARAKTERISTIK BENTUK FASADE BANGUNAN DI KOTA MAKASSAR
Pada era modern sekarang ini, fasade dan bentuk bangunan yang berkembang dan di bangun di kota-kota besar Indonesia adalah kebanyakan fasade dan bentuk bangunan modern dan futurist...

Back to Top