Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sosialisasi Noken sebagai Filosofi Masyarakat Desa Melalui Lembaga Pendidikan Sekolah Berparadigma Konstruktivistik

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana pemahaman guru dan bagaimana sosialisasi serta internalisasi filosofi noken pada sekolah di kota Jayapura dan Sentani. Metode penelitian menggunakan studi lapangan untuk mengetahui problem sosialisasi noken sebagai kearian lokal dalam proses pendidikan di Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, pemahaman terhadap noken ternyata bukan sekadar sebagai karya peradaban material saja dalam wujud tas yang berfungsi sebagai pembawa barang. Kandungan nilai dalam noken itu beririsan dengan pemahaman pendidikan dan kebudayaan berparadigma konstruktivistik. Kedua, proses sosialisasi noken sebagai filosofi secara integratif telah dilakukan dalam lembaga sekolahan, bukan saja bagaimana cara membuat noken sebagai karya budaya material, tetapi juga mendiskusikan noken sebagai filosofi. Model sosialisasi pun menggunakan proses pembelajaran yang berparadigma konstruktivistik dengan menempatkan pebelajar sebagai subjek aktif dalam mengonstruksi dan memaknai noken sebagai kearifan lokal yang sarat dengan nilai-nilai filosofis melalui diskusi dan dialog. Itu semua menunjukkan bahwa proses sosialisasi noken sebagai filosofi bukanlah pembelajaran yang berpusat pada guru, tetapi pembelajaran berpusat pada siswa.
Title: Sosialisasi Noken sebagai Filosofi Masyarakat Desa Melalui Lembaga Pendidikan Sekolah Berparadigma Konstruktivistik
Description:
Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana pemahaman guru dan bagaimana sosialisasi serta internalisasi filosofi noken pada sekolah di kota Jayapura dan Sentani.
Metode penelitian menggunakan studi lapangan untuk mengetahui problem sosialisasi noken sebagai kearian lokal dalam proses pendidikan di Jayapura.
Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, pemahaman terhadap noken ternyata bukan sekadar sebagai karya peradaban material saja dalam wujud tas yang berfungsi sebagai pembawa barang.
Kandungan nilai dalam noken itu beririsan dengan pemahaman pendidikan dan kebudayaan berparadigma konstruktivistik.
Kedua, proses sosialisasi noken sebagai filosofi secara integratif telah dilakukan dalam lembaga sekolahan, bukan saja bagaimana cara membuat noken sebagai karya budaya material, tetapi juga mendiskusikan noken sebagai filosofi.
Model sosialisasi pun menggunakan proses pembelajaran yang berparadigma konstruktivistik dengan menempatkan pebelajar sebagai subjek aktif dalam mengonstruksi dan memaknai noken sebagai kearifan lokal yang sarat dengan nilai-nilai filosofis melalui diskusi dan dialog.
Itu semua menunjukkan bahwa proses sosialisasi noken sebagai filosofi bukanlah pembelajaran yang berpusat pada guru, tetapi pembelajaran berpusat pada siswa.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah
Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang ...
Pemaknaan, Sosialisasi, dan Internalisasi Filsafat Noken dalam Komunikasi Pembangunan Masyarakat Kota Jayapura
Pemaknaan, Sosialisasi, dan Internalisasi Filsafat Noken dalam Komunikasi Pembangunan Masyarakat Kota Jayapura
This study aims to reveal the meaning of noken, and how the socialization and internalization of the noken philosophy in Jayapura society in the dynamics of development communicati...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...

Back to Top