Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH RASIO TULANGAN TERHADAP LENDUTAN PADA PERKERASAN KAKU DENGAN PENGGUNAAN LIMBAH MARBLE SEBAGAI AGREGAT HALUS
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio tulangan terhadap perilaku lendutan pada pelat beton perkerasan kaku yang menggunakan limbah marmer sebagai agregat halus. Limbah marmer, yang merupakan hasil sampingan dari industri pengolahan batu marmer, digunakan sebagai agregat substitusi halus untuk meningkatkan efisiensi material dan mendukung prinsip konstruksi berkelanjutan. Variasi rasio tulangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ρ = 0,004 (3D13), ρ = 0,007 (3D16), dan ρ = 0,01 (5D16) dengan mutu beton fc’ = 25 MPa. Pengujian dilakukan pada pelat beton berdimensi 200 cm × 60 cm × 15 cm dengan umur beton 28 hari. Parameter utama yang diuji adalah lendutan akibat beban 100 kN menggunakan alat uji Hydraulic Concrete Beam (HCB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio tulangan secara signifikan menurunkan nilai lendutan pelat beton. Rasio tulangan 0,01 menghasilkan lendutan terkecil, menunjukkan bahwa penambahan jumlah tulangan dapat meningkatkan kekakuan pelat dan mengurangi pendinginan vertikal. Selain itu, hubungan antara tegangan dan lendutan menunjukkan bahwa pelat dengan rasio tulangan lebih tinggi memiliki ketahanan lebih baik terhadap pembebanan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemanfaatan limbah marmer dalam konstruksi jalan serta pemahaman lebih lanjut tentang peran rasio tulangan terhadap kinerja struktur beton.
Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang
Title: PENGARUH RASIO TULANGAN TERHADAP LENDUTAN PADA PERKERASAN KAKU DENGAN PENGGUNAAN LIMBAH MARBLE SEBAGAI AGREGAT HALUS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio tulangan terhadap perilaku lendutan pada pelat beton perkerasan kaku yang menggunakan limbah marmer sebagai agregat halus.
Limbah marmer, yang merupakan hasil sampingan dari industri pengolahan batu marmer, digunakan sebagai agregat substitusi halus untuk meningkatkan efisiensi material dan mendukung prinsip konstruksi berkelanjutan.
Variasi rasio tulangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ρ = 0,004 (3D13), ρ = 0,007 (3D16), dan ρ = 0,01 (5D16) dengan mutu beton fc’ = 25 MPa.
Pengujian dilakukan pada pelat beton berdimensi 200 cm × 60 cm × 15 cm dengan umur beton 28 hari.
Parameter utama yang diuji adalah lendutan akibat beban 100 kN menggunakan alat uji Hydraulic Concrete Beam (HCB).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio tulangan secara signifikan menurunkan nilai lendutan pelat beton.
Rasio tulangan 0,01 menghasilkan lendutan terkecil, menunjukkan bahwa penambahan jumlah tulangan dapat meningkatkan kekakuan pelat dan mengurangi pendinginan vertikal.
Selain itu, hubungan antara tegangan dan lendutan menunjukkan bahwa pelat dengan rasio tulangan lebih tinggi memiliki ketahanan lebih baik terhadap pembebanan.
Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemanfaatan limbah marmer dalam konstruksi jalan serta pemahaman lebih lanjut tentang peran rasio tulangan terhadap kinerja struktur beton.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
Perencanaan struktur gedung hotel 5 lantai ini menggunakan sistem struktur tahan gempa dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Mutu beton yang digunakan adalah ...
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan adalah sarana pelayanan kesehatan yang sangat penting bagi masyarakat di sekitar rumah sakit yaitu kecamatan yang berada di wilayah utara Cianjur. ...
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
Jembatan Jalan Datuk Laksamana dengan panjang 20 m dan lebar 3 m, yang menghubungkan antara Desa Bukit Batu dan Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu merupakan jembatan beton bertulan...
PERHITUNGAN KUALITAS AGREGAT MENURUT ABRASI DAN BERAT JENIS, PADA MATERIAL DESA AMBUNGAN
PERHITUNGAN KUALITAS AGREGAT MENURUT ABRASI DAN BERAT JENIS, PADA MATERIAL DESA AMBUNGAN
Pemanfaatan material lokal, walaupun mampu mengurangi biaya mobilisasi dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat setempat, tetap harus lolos pengujian terhadap sp...
PENGARUH ANGKA TULANGAN TERHADAP RETAK PELAT BETON BERTUMPUAN ELASTIS BERBAHAN LIMBAH MARMER
PENGARUH ANGKA TULANGAN TERHADAP RETAK PELAT BETON BERTUMPUAN ELASTIS BERBAHAN LIMBAH MARMER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh angka tulangan terhadap lebar dan pola retak pada pelat beton bertumpuan elastis dengan penambahan limbah marmer sebagai bahan ta...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PERKANTORAN 7 LANTAI
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PERKANTORAN 7 LANTAI
Gedung merupakan tempat untuk melakukan aktifitas dalam berbagai bidang, contohnya adalah gedungperkantoran. Dilihat dari fungsinya maka dibutuhkan ruang yang memadai agar kegiatan...
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN
Abstrak
Mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah hal yang penting yang perlu dilakukan manajemen perusahaan. Buat melaksanakan penilaian fundamental terhadap performa peru...

