Javascript must be enabled to continue!
KEPADATAN DAN POLA PERSEBARAN KELASI (Presbytis rubicunda) DI BUKIT BAKA TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA KALIMANTAN BARAT
View through CrossRef
Kelasi (Presbytis rubicunda) adalah salah satu spesies endemik pulau Borneo dan Karimata yang termasuk kedalam satwa liar dilindungi dan berstatus rentan (vulnerable). Berbagai ancaman terhadap kelasi dapat mempengaruhi kepadatan dan pola persebarannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepadatan dan pola persebaran kelasi di jalur pendakian Bukit Baka kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Pengamatan kelasi menggunakan metode line transect distance sampling (LTDS) dengan variasi metode King. Analisis data untuk mendapatkan nilai kepadatan kelasi didapatkan menggunakan formula metode King sedangkan pola persebaran kelasi menggunakan formula indeks Morisita terstandarisasi. Pengambilan data dilakukan sepanjang 14,99 km dengan tiga kali ulangan yang mendapatkan 16 individu dengan jumlah individu paling banyak ditemukan pada pagi hari. Kepadatan individu kelasi didapatkan sebesar 6,7 individu/km2 dengan pola persebaran seragam.
National Research and Innovation Agency
Title: KEPADATAN DAN POLA PERSEBARAN KELASI (Presbytis rubicunda) DI BUKIT BAKA TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA KALIMANTAN BARAT
Description:
Kelasi (Presbytis rubicunda) adalah salah satu spesies endemik pulau Borneo dan Karimata yang termasuk kedalam satwa liar dilindungi dan berstatus rentan (vulnerable).
Berbagai ancaman terhadap kelasi dapat mempengaruhi kepadatan dan pola persebarannya.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepadatan dan pola persebaran kelasi di jalur pendakian Bukit Baka kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.
Pengamatan kelasi menggunakan metode line transect distance sampling (LTDS) dengan variasi metode King.
Analisis data untuk mendapatkan nilai kepadatan kelasi didapatkan menggunakan formula metode King sedangkan pola persebaran kelasi menggunakan formula indeks Morisita terstandarisasi.
Pengambilan data dilakukan sepanjang 14,99 km dengan tiga kali ulangan yang mendapatkan 16 individu dengan jumlah individu paling banyak ditemukan pada pagi hari.
Kepadatan individu kelasi didapatkan sebesar 6,7 individu/km2 dengan pola persebaran seragam.
Related Results
Hubungan Kepatuhan Terapi Kelasi Dengan Kadar Feritin Serum Pada Pasien Thalasemia B Mayorpada Anak Di Rsam Provinsi Lampung
Hubungan Kepatuhan Terapi Kelasi Dengan Kadar Feritin Serum Pada Pasien Thalasemia B Mayorpada Anak Di Rsam Provinsi Lampung
ABSTRACT: RELATIONSHIP OF COMPLIANCE WITH KELSI THERAPY WITH SERUM FERITIN LEVELS IN THALASSEMIA β MAYOR PATIENTS IN CHILDREN AT BANDAR LAMPUNG HOSPITAL Background: Thalassemia is ...
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Pelestarian lingkungan kawasan wisata alam oleh Kesatuan Pelestarian Hutan Konservasi Taman Nasional Bali Barat saat ini telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak (mitra), s...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, JENIS KELASI BESI DENGAN KEPATUHAN TERHADAP KELASI BESI PADA PENYANDANG THALASSEMIA USIA REMAJA CHARACTERISTIC RELATIONSHIP, TYPES OF IRON CLASSES WITH COMPLIANCE WITH IRON CHELATION IN ADOLESCENT THALASSEMIC
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, JENIS KELASI BESI DENGAN KEPATUHAN TERHADAP KELASI BESI PADA PENYANDANG THALASSEMIA USIA REMAJA CHARACTERISTIC RELATIONSHIP, TYPES OF IRON CLASSES WITH COMPLIANCE WITH IRON CHELATION IN ADOLESCENT THALASSEMIC
ABSTRAKThalassemia dikenal sebagai penyakit genetik dialami seumur hidup yang akan membawa banyak masalah bagi penyandangnya baik sebagai dampak dari proses penyakitnya itu send...
Keragaman Kandungan Lemak Nabati Spesies Shorea Penghasil Tengkawang dari Beberapa Provenans dan Ras Lahan
Keragaman Kandungan Lemak Nabati Spesies Shorea Penghasil Tengkawang dari Beberapa Provenans dan Ras Lahan
Buah tengkawang merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu bernilai tinggi dan merupakan salah satu komoditi eksporsebagai bahan baku lemak nabati, industri kosmetik, dan substitu...
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Penelitian ini mengkaji mengenai pengawasan taman nasional tesso nilo oleh balai taman nasional tesso nilo kecamatan ukui kabupaten pelalawan, dengan rumusan masalah tentang bagaim...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT
Lokasi pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat berada di sepanjang tepian sungai. Sungai menjadi faktor yang sangat penting dalam kehidupan kesultanan, yaitu...

