Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman, Status Konservasi, dan Potensi Suku Fabaceae Koleksi Kebun Raya Bogor

View through CrossRef
Fabaceae merupakan salah satu suku tumbuhan berbunga terbesar di dunia. Sebanyak 547 spesimen tercatat sebagai koleksi hidup di Kebun Raya Bogor. Sebagian koleksi memiliki manfaat yang telah banyak diketahui, sedangkan sebagian lain masih perlu dikaji lebih mendalam. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap keragaman jenis Fabaceae di Kebun Raya Bogor, status konservasi, dan potensi yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan secara langsung dan analisis database registrasi Kebun Raya Bogor. Koleksi hidup suku Fabaceae di Kebun Raya Bogor terbagi menjadi 5 anak suku, yakni Caesalpinioideae, Cercidoideae, Detarioideae, Dialioideae, dan Papilionoideae. Anak suku Caesalpinioideae memiliki jumlah anggota paling banyak yakni 35 marga, sedangkan anak suku dengan anggota paling sedikit adalah Cercidoideae dan Dialioideae yakni 2 marga. Pemanfaatan, potensi, dan status konservasi koleksi Kebun Raya Bogor dipaparkan pada makalah ini.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Keanekaragaman, Status Konservasi, dan Potensi Suku Fabaceae Koleksi Kebun Raya Bogor
Description:
Fabaceae merupakan salah satu suku tumbuhan berbunga terbesar di dunia.
Sebanyak 547 spesimen tercatat sebagai koleksi hidup di Kebun Raya Bogor.
Sebagian koleksi memiliki manfaat yang telah banyak diketahui, sedangkan sebagian lain masih perlu dikaji lebih mendalam.
Kajian ini bertujuan untuk mengungkap keragaman jenis Fabaceae di Kebun Raya Bogor, status konservasi, dan potensi yang dimiliki.
Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan secara langsung dan analisis database registrasi Kebun Raya Bogor.
Koleksi hidup suku Fabaceae di Kebun Raya Bogor terbagi menjadi 5 anak suku, yakni Caesalpinioideae, Cercidoideae, Detarioideae, Dialioideae, dan Papilionoideae.
Anak suku Caesalpinioideae memiliki jumlah anggota paling banyak yakni 35 marga, sedangkan anak suku dengan anggota paling sedikit adalah Cercidoideae dan Dialioideae yakni 2 marga.
Pemanfaatan, potensi, dan status konservasi koleksi Kebun Raya Bogor dipaparkan pada makalah ini.

Related Results

60 Tahun Kebun Raya “Eka Karya” Bali (15 Juli 1959–15 Juli 2019)
60 Tahun Kebun Raya “Eka Karya” Bali (15 Juli 1959–15 Juli 2019)
Buku ini menjadi saksi perjuangan dan semangat sivitas Kebun Raya “Eka Karya” Bali dan beberapa pihak dalam sejarah pembangunan dan pendewasaan kebun raya tercinta, kreasi pertama ...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
Ekoregion: Inovasi Konservasi Ex situ Flora Nusantara
Ekoregion: Inovasi Konservasi Ex situ Flora Nusantara
(1) Memberikan perspektif lebih luas kepada pembaca dengan mengupas sejarah kebun raya dan menggali landasan filosofis dan hukum berkaitan dengan konservasi keanekaragaman hayati d...
Analisis Kekritisan Lahan Pada Fungsi Kawasan Konservasi DAS Citarum Dengan Software Arcgis
Analisis Kekritisan Lahan Pada Fungsi Kawasan Konservasi DAS Citarum Dengan Software Arcgis
Penelitian dilakukan pada Kawasan Konservasi di wilayah DAS Citarum salah satu DAS prioritas di Indonesia dan merupakan sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat. Limabelas Kawa...
Keberagaman Budaya Antar Suku Dayak-Suku Banjar di Kalimantan
Keberagaman Budaya Antar Suku Dayak-Suku Banjar di Kalimantan
Indonesia mempunyai daerah geografis yang sangat luas dengan keragaman budaya dan tata cara yangberagam. Indonesia terdiri berdasarkan ribuan tata cara dan suku yang berbeda-beda. ...

Back to Top