Javascript must be enabled to continue!
KOREKSI MISTIE PADA SEISMIK SINGLE CHANNEL MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN BINTAN SELATAN
View through CrossRef
Seismik merupakan metode eksplorasi geologi bawah laut dengan menggunakan penjalaran gelombang akustik sehingga dapat menggambarkan bentuk dan lapisan bawah permukaan dasar laut. Pada pengolahan data seismik, penjalaran gelombang yang merambat dari pengirim menuju penerima akan menghasilkan kedalaman yang berbeda dengan kondisi sebenarnya yang ada di lapangan. Perbedaan kedalaman yang terjadi pada jalur lintasan seimik yang berpotongan biasa disebut mistie. Kesalahan mistie pada data seismik jika tidak diperbaiki, akan menghasilkan bentuk stratigrafi yang salah dan kesalahan pada saat interpretasi data seismik. Penelitian bertujuan menganalisis kedalaman dasar laut yang diperoleh dari single beam echosounder (SBES) dan seismik serta perbedaan kedalaman pada dasar laut di jalur seismik yang berpotongan. Data kedalaman yang diperoleh dari single beam echosounder (SBES) dilakukan koreksi pasang surut dan digunakan sebagai data acuan pada seismik. Data kedalaman yang diolah dilakukan interpolasi dengan menggunakan metode kriging. Hasil kedalaman yang diperoleh pada Perairan Bintan dengan menggunakan single beam echosounder (SBES) didapatkan nilai kedalaman berkisar 1 hingga 27 meter dan pengukuran seismik berkisar 4,5 meter hingga 30 meter. Mistie yang terjadi pada tiap jalur lintasan memiliki nilai lebih dari 1,5 meter. Data kedalaman dari single beam echosounder (SBES) yang telah dilakukan koreksi pasang surut dapat mengatasi mistie pada jalur seismik yang berpotongan.
Marine Geological Institute
Title: KOREKSI MISTIE PADA SEISMIK SINGLE CHANNEL MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN BINTAN SELATAN
Description:
Seismik merupakan metode eksplorasi geologi bawah laut dengan menggunakan penjalaran gelombang akustik sehingga dapat menggambarkan bentuk dan lapisan bawah permukaan dasar laut.
Pada pengolahan data seismik, penjalaran gelombang yang merambat dari pengirim menuju penerima akan menghasilkan kedalaman yang berbeda dengan kondisi sebenarnya yang ada di lapangan.
Perbedaan kedalaman yang terjadi pada jalur lintasan seimik yang berpotongan biasa disebut mistie.
Kesalahan mistie pada data seismik jika tidak diperbaiki, akan menghasilkan bentuk stratigrafi yang salah dan kesalahan pada saat interpretasi data seismik.
Penelitian bertujuan menganalisis kedalaman dasar laut yang diperoleh dari single beam echosounder (SBES) dan seismik serta perbedaan kedalaman pada dasar laut di jalur seismik yang berpotongan.
Data kedalaman yang diperoleh dari single beam echosounder (SBES) dilakukan koreksi pasang surut dan digunakan sebagai data acuan pada seismik.
Data kedalaman yang diolah dilakukan interpolasi dengan menggunakan metode kriging.
Hasil kedalaman yang diperoleh pada Perairan Bintan dengan menggunakan single beam echosounder (SBES) didapatkan nilai kedalaman berkisar 1 hingga 27 meter dan pengukuran seismik berkisar 4,5 meter hingga 30 meter.
Mistie yang terjadi pada tiap jalur lintasan memiliki nilai lebih dari 1,5 meter.
Data kedalaman dari single beam echosounder (SBES) yang telah dilakukan koreksi pasang surut dapat mengatasi mistie pada jalur seismik yang berpotongan.
Related Results
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah perairan yang diandalkan sebagai penghasil bahan tambang bauksit, penghasil komoditas perikanan dan sebagai daerah wisata ...
Effect of Leadership, Motivation, Training on Performance Through Employee Satisfaction of the Regional Secretariat of Bintan Regency
Effect of Leadership, Motivation, Training on Performance Through Employee Satisfaction of the Regional Secretariat of Bintan Regency
This study aims to determine the direct and indirect effect of leadership, motivation, training on performance through employee satisfaction of the regional secretariat of bintan r...
Abstract WMP103: Comparative Impact of Extent of Lobar Intracerebral Hemorrhage Removal on Outcome in the MISTIE III and STICH II Trials
Abstract WMP103: Comparative Impact of Extent of Lobar Intracerebral Hemorrhage Removal on Outcome in the MISTIE III and STICH II Trials
Introduction:
The Minimally Invasive Surgery Plus Recombinant Tissue Plasminogen Activator for Intracerebral Hemorrhage Evacuation Phase III trial (MISTIE III) conclude...
En skvatmølle i Ljørring
En skvatmølle i Ljørring
A Horizontal Mill at Ljørring, Jutland.Horizontal water-mills have been in use in Jutland since the beginning of the Christian era 2). But the one here described shows so close a c...
Pemodelan Geologi Pasir Besi Menggunakan Metode Penampang Berdasarkan Data Seismik Refleksi di Daerah Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara
Pemodelan Geologi Pasir Besi Menggunakan Metode Penampang Berdasarkan Data Seismik Refleksi di Daerah Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara
Abstract. The geological conditions in the area of North Loloda District, North Halmahera Regency, North Maluku Province, one of which is composed of gravel, gravel, sand, and mud ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
SIGNIFICANCE OF TEACHER CORRECTION ON STUDENT CONFIDENCE AND WRITING ACHIEVEMENT
SIGNIFICANCE OF TEACHER CORRECTION ON STUDENT CONFIDENCE AND WRITING ACHIEVEMENT
Koreksi oleh guru dianggap sebagai faktor kritis dalam proses pembelajaran menulis, karena dapat memengaruhi bagaimana siswa menilai keterampilan menulis mereka dan pada akhirnya d...

