Javascript must be enabled to continue!
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Pada Bayi Di Ruang Perinatologi RSUD Kota Tanjungpinang
View through CrossRef
Hyperbilirubinemia is one of the most frequent clinical phenomena in newborns and the most common cause of hospitalization in newborns. In Indonesia, the incidence of hyperbilirubinemia in newborns is 25-50% in neonates. The incidence of hyperbilirubinemia in the Tanjungpinang City Regional Hospital from January 1 2022 to April 30 2023 was 35.6%. This study aims to determine the factors associated with the incidence of hyperbilirubinemia in infants in the Perinatology room at Tanjungpinang City Regional Hospital. The type of research used is a quantitative analytical method using a cross-sectional research design with a retrospective approach. The population of this study was all 202 babies treated in the Perinatology room and the total sample was 72 medical records of babies who had hyperbilirubinemia. The data collection method uses a data checklist sheet from medical records, then the data is analyzed univariately and bivariately with the Chi-square statistical test. This research hopes that nursing services, especially in the perinatology room, will further improve the quality of service, especially in providing comprehensive nursing care for hyperbilirubinemia babies.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ibnu Sina Ajibarang
Title: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Pada Bayi Di Ruang Perinatologi RSUD Kota Tanjungpinang
Description:
Hyperbilirubinemia is one of the most frequent clinical phenomena in newborns and the most common cause of hospitalization in newborns.
In Indonesia, the incidence of hyperbilirubinemia in newborns is 25-50% in neonates.
The incidence of hyperbilirubinemia in the Tanjungpinang City Regional Hospital from January 1 2022 to April 30 2023 was 35.
6%.
This study aims to determine the factors associated with the incidence of hyperbilirubinemia in infants in the Perinatology room at Tanjungpinang City Regional Hospital.
The type of research used is a quantitative analytical method using a cross-sectional research design with a retrospective approach.
The population of this study was all 202 babies treated in the Perinatology room and the total sample was 72 medical records of babies who had hyperbilirubinemia.
The data collection method uses a data checklist sheet from medical records, then the data is analyzed univariately and bivariately with the Chi-square statistical test.
This research hopes that nursing services, especially in the perinatology room, will further improve the quality of service, especially in providing comprehensive nursing care for hyperbilirubinemia babies.
Related Results
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperbilirubinemia
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperbilirubinemia
Hiperbilirubinemia merupakan suatu keadaan klinis yang paling sering dijumpai pada bayi baru lahir. Sebanyak 25 sampai dengan 50% bayi baru lahir pada minggu pertama mengalami ikte...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
Abstrak: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang bisa menyebabkan asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum merupakan suatu kondisi bayi yang tida...
ANALISIS PRAKTIK PIJAT BAYI DI DESA GENENG SUKOHARJO
ANALISIS PRAKTIK PIJAT BAYI DI DESA GENENG SUKOHARJO
Praktik pijat bayi telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang menunjukkan efek positifnya terhadap perkembangan bayi, terutama pada bayi prematur dan bayi dengan kondisi k...
Edukasi Pijat Bayi Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Untuk Meningkatkan Kebugaran Bayi
Edukasi Pijat Bayi Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Untuk Meningkatkan Kebugaran Bayi
Pijat bayi merupakan suatu terapi sentuhan kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Manfaat pijat bayi antara lain dapat menambah berat ba...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
Latar Belakang : Asfiksia neonatorum adalah kegagalan napas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah saat lahir yang ditandai dengan hipoksemia, dan as...
Pengaruh Baby Massage Terhadap Kejadian Konstipasi dan Dermatitis Bayi Usia0 - 6 Bulan
Pengaruh Baby Massage Terhadap Kejadian Konstipasi dan Dermatitis Bayi Usia0 - 6 Bulan
Kesehatan anak salah satu faktor utama penyebab masalah dalam bidang kesehatan yang terjadi di Negara Indonesia saat ini. Dalam menentukan derajat kesehatan terdapat beberapa indik...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di RSUD Siti Fatimah Palembang Tahun 2024
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di RSUD Siti Fatimah Palembang Tahun 2024
Pemberian ASI eksklusif kepada bayi merupakan hal yang penting dalam pembangunan sumberdaya manusia sejak dini, karenasejak dini bayi mendapatkan makanan yang paling sehat dan tepa...

