Javascript must be enabled to continue!
PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN ANAK USIA DINI DI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AR-RAHMAH
View through CrossRef
Bahasa Mandarin telah dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia termasuk TK/PAUD.Namun demikian, banyak kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah. Minimnya pelatihan dan tenaga pendidik bahasa Mandarin untuk pendidikan anak usia dini menggerakkan hatiTim Pengabdian Kepada Masyarakat USU untuk mengadakan pelatihan Pembelajaran Bahasa Mandarin Anak Usia Dini kepada tenaga pendidik pra-sekolah di salah satu sekolah Taman Kanak-Kanak yang ada di kota Medan yaitu RA Ar-Rahmah. Metode pelaksaan kegiatan ini adalah pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi dan unjuk kerja dari hasil pelatihan. Pengajaran bahasa Mandarin kepada para tenaga pendidik dilakukan dengan prinsip “Pengajaran bahasa Mandarin terhadap anak usia dini” dengan tetap mempertimbangkan dan menghormati posisi peserta sebagai pengajar yang memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda-beda. Pelatihan mengikut prinsip TCFL (Teaching Chinese as A Foreign Language)berupa materi yang aplikatif dan sederhana melaluiflashcard, kertas lipat, menyanyi lagu-lagu sederhana, cara memperkenalkan diri, dan lain-lain. Hasil praktek pengajaran yang dilakukan sangat memuaskan dan sesuai dengan yang diharapkan.
Kata kunci: Bahasa Mandarin, Anak-usia-dini, TCFL
ABSTRACT
Mandarin has been used as one of the subjects in Indonesia's schools including kindergarten/PAUD. However, many obstacles faced by the school. The lack of training and teaching staff of Mandarin for early childhood education moved the hearts of the USU Community Service Team to conduct Early Childhood Mandarin Learning training for pre-school educators in one of the Kindergarten schools in Medan, namely RA Ar -Rahmah. The method of this activity is intensive training with a blend of theory and practice as well as discussion and performance of the training results. Teaching Mandarin to educators is carried out with the principle of "Teaching Mandarin to young children" while still considering and respecting the position of participants as instructors who have different backgrounds and experiences.The training follows the principles of TCFL (Teaching Chinese as A Foreign Language) in the form of applicative and simple material through flashcards, folding paper, singing simple songs, how to introduce yourself, etc. The results of the teaching practice carried out were very satisfying and as expected.
Keywords: Mandarin, Early childhood, TCFL
Title: PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN ANAK USIA DINI DI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AR-RAHMAH
Description:
Bahasa Mandarin telah dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia termasuk TK/PAUD.
Namun demikian, banyak kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah.
Minimnya pelatihan dan tenaga pendidik bahasa Mandarin untuk pendidikan anak usia dini menggerakkan hatiTim Pengabdian Kepada Masyarakat USU untuk mengadakan pelatihan Pembelajaran Bahasa Mandarin Anak Usia Dini kepada tenaga pendidik pra-sekolah di salah satu sekolah Taman Kanak-Kanak yang ada di kota Medan yaitu RA Ar-Rahmah.
Metode pelaksaan kegiatan ini adalah pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi dan unjuk kerja dari hasil pelatihan.
Pengajaran bahasa Mandarin kepada para tenaga pendidik dilakukan dengan prinsip “Pengajaran bahasa Mandarin terhadap anak usia dini” dengan tetap mempertimbangkan dan menghormati posisi peserta sebagai pengajar yang memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda-beda.
Pelatihan mengikut prinsip TCFL (Teaching Chinese as A Foreign Language)berupa materi yang aplikatif dan sederhana melaluiflashcard, kertas lipat, menyanyi lagu-lagu sederhana, cara memperkenalkan diri, dan lain-lain.
Hasil praktek pengajaran yang dilakukan sangat memuaskan dan sesuai dengan yang diharapkan.
Kata kunci: Bahasa Mandarin, Anak-usia-dini, TCFL
ABSTRACT
Mandarin has been used as one of the subjects in Indonesia's schools including kindergarten/PAUD.
However, many obstacles faced by the school.
The lack of training and teaching staff of Mandarin for early childhood education moved the hearts of the USU Community Service Team to conduct Early Childhood Mandarin Learning training for pre-school educators in one of the Kindergarten schools in Medan, namely RA Ar -Rahmah.
The method of this activity is intensive training with a blend of theory and practice as well as discussion and performance of the training results.
Teaching Mandarin to educators is carried out with the principle of "Teaching Mandarin to young children" while still considering and respecting the position of participants as instructors who have different backgrounds and experiences.
The training follows the principles of TCFL (Teaching Chinese as A Foreign Language) in the form of applicative and simple material through flashcards, folding paper, singing simple songs, how to introduce yourself, etc.
The results of the teaching practice carried out were very satisfying and as expected.
Keywords: Mandarin, Early childhood, TCFL.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KESETARAAN HANYU SHUIPING KAOSHI LEVEL I-IV DENGAN CEFR PADA KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN
KESETARAAN HANYU SHUIPING KAOSHI LEVEL I-IV DENGAN CEFR PADA KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN
AbstrakSejalan dengan derasnya perkembangan era disrupsi teknologi revolusi industri 4.0, pembelajaran bahasa asing dituntut untuk mempunyai standar tingkat penguasaan sebagai acua...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
Kajian ini difokuskan pada aspek pembelajaran bahasa Indonesia pada anak tunawicara ringan di SMLB negeri Pembina Kupang sebagai lokasi utama. Sasaran pengkajiannya mencakup cara b...
Strategi Pembelajaran Kreatif dan Inovatif di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
Strategi Pembelajaran Kreatif dan Inovatif di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan anak usia dini berperan penting dalam mengembangkan aspek perkembangan seperti sosial, emosi, kemandirian, moral, dan nilai-nilai agama. Pada masa inilah anak-anak mulai...
Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini melalui Metode Karyawisata
Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini melalui Metode Karyawisata
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu usaha untuk membina anak usia pada usia empat sampai enam tahun yan...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

