Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Kandungan Bioaktif Allicin Pada Bawang Putih (Allium sativum L.) sebagai Anti Hipertensi

View through CrossRef
Hipertensi merupakan “silent killer” dan menjadi masalah kesehatan yang masih banyak terjadi di dunia. Hipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah sistolik seseorang lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi dapat menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung koroner dan iskemik serta stroke hemoragik. Adapun faktor penyebab terjadinya hipertensi yaitu usia tua, obesitas, merokok, dan minuman beralkohol. Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan tanaman yang sejak dulu telah dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional. Bawang putih mengandung senyawa aktif allicin yang diketahui memiliki berbagai mekanisme kerja dalam menurunkan tekanan darah. Tujuan dilakukannya review ini adalah untuk memberikan keterbaruan informasi serta pengetahuan kepada masyarakat terkait penggunaan bawang putih dalam menurunkan tekanan darah. Data aktivitas bawang putih sebagai antihipertensi didapatkan dengan melakukan penelusuran artikel dalam rentang waktu lima tahun terakhir melalui database online serta memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan data penelitian yang telah ada, maka kandungan allicin pada bawang putih dapat dimanfaatkan untuk antihipertensi.
Title: Aktivitas Kandungan Bioaktif Allicin Pada Bawang Putih (Allium sativum L.) sebagai Anti Hipertensi
Description:
Hipertensi merupakan “silent killer” dan menjadi masalah kesehatan yang masih banyak terjadi di dunia.
Hipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah sistolik seseorang lebih dari 140/90 mmHg.
Hipertensi dapat menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung koroner dan iskemik serta stroke hemoragik.
Adapun faktor penyebab terjadinya hipertensi yaitu usia tua, obesitas, merokok, dan minuman beralkohol.
Bawang putih (Allium sativum L.
) merupakan tanaman yang sejak dulu telah dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional.
Bawang putih mengandung senyawa aktif allicin yang diketahui memiliki berbagai mekanisme kerja dalam menurunkan tekanan darah.
Tujuan dilakukannya review ini adalah untuk memberikan keterbaruan informasi serta pengetahuan kepada masyarakat terkait penggunaan bawang putih dalam menurunkan tekanan darah.
Data aktivitas bawang putih sebagai antihipertensi didapatkan dengan melakukan penelusuran artikel dalam rentang waktu lima tahun terakhir melalui database online serta memenuhi kriteria inklusi.
Berdasarkan data penelitian yang telah ada, maka kandungan allicin pada bawang putih dapat dimanfaatkan untuk antihipertensi.

Related Results

PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus
Resistensi antibiotika yang meningkat dapat dihambat dengan cara menggunakan antibiotik secara rasional dan mengembangkan sediaan bahan alam yang ada sebagai alternatif pengobatan....
Analisis Kebusukan Sie Balu Daging Kerbau dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda
Analisis Kebusukan Sie Balu Daging Kerbau dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Tehnologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini berl...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...

Back to Top