Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hospitalitas Antar Mahasiswa Papua dan Mahasiswa Toraja Di Institut Agama Kristen Negeri Toraja

View through CrossRef
Abstrak: Tulisan ini memperlihatkan bahwa hospitalitas antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, sepenuhnya belum diterapkan. Penulis berupaya untuk mengetahui permasalahan yang menyebabkan kurangnya keramahtamahan antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja, dengan melakukan wawancara terhadap mahasiswa Papua dan juga mahasiswa Toraja. Hasil yang didapatkan dari wawancara tersebut ialah penyebab kurangnya keramahtamahan antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni perbedaan bahasa, ras, suku, dan juga dipengaruhi oleh kurangnya kedekatan dan kebersamaan. Perbedaan bahasa yang merupakan perbedaan yang menonjol dalam hal ini, menjadi salah satu faktor utama kurangnya rasa percaya diri mahasiswa Papua dalam berbaur dengan mahasiswa lainnya, khusunya mahasiswa asli Toraja. Oleh karena itu, tulisan ini berupaya mempertemukan bagaimana menanggulangi masalah tersebut agar tidak menjadi hambatan dalam bersosialisasi, dengan menggunakan pendekatan teori keramahtamahan (hospitalitas). Keramahtamahan dapat diterapkan dengan tidak memandang perbedaan sebagai pembatas dalam membangun kebersamaan, tetapi melihat perbedaan sebagai sebuah kesamaan dengan berperilaku ramah kepada semua orang. Hospitalitas merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap manusia, agar kebersamaan dapat terbangung di kalangan mahasiswa IAKN Toraja, bahkan di kalangan masyarakat.
Center for Open Science
Title: Hospitalitas Antar Mahasiswa Papua dan Mahasiswa Toraja Di Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Description:
Abstrak: Tulisan ini memperlihatkan bahwa hospitalitas antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, sepenuhnya belum diterapkan.
Penulis berupaya untuk mengetahui permasalahan yang menyebabkan kurangnya keramahtamahan antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja, dengan melakukan wawancara terhadap mahasiswa Papua dan juga mahasiswa Toraja.
Hasil yang didapatkan dari wawancara tersebut ialah penyebab kurangnya keramahtamahan antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni perbedaan bahasa, ras, suku, dan juga dipengaruhi oleh kurangnya kedekatan dan kebersamaan.
Perbedaan bahasa yang merupakan perbedaan yang menonjol dalam hal ini, menjadi salah satu faktor utama kurangnya rasa percaya diri mahasiswa Papua dalam berbaur dengan mahasiswa lainnya, khusunya mahasiswa asli Toraja.
Oleh karena itu, tulisan ini berupaya mempertemukan bagaimana menanggulangi masalah tersebut agar tidak menjadi hambatan dalam bersosialisasi, dengan menggunakan pendekatan teori keramahtamahan (hospitalitas).
Keramahtamahan dapat diterapkan dengan tidak memandang perbedaan sebagai pembatas dalam membangun kebersamaan, tetapi melihat perbedaan sebagai sebuah kesamaan dengan berperilaku ramah kepada semua orang.
Hospitalitas merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap manusia, agar kebersamaan dapat terbangung di kalangan mahasiswa IAKN Toraja, bahkan di kalangan masyarakat.

Related Results

Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The resear...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kepemimpinan Kapuangan Balusu dan Relevansinya Terhadap Peran Pandu Budaya Gereja Toraja
Kepemimpinan Kapuangan Balusu dan Relevansinya Terhadap Peran Pandu Budaya Gereja Toraja
Abstract: The Balusu are indigenous peoples who are in the kaparengesan leadership area who also apply the kapuangan leadership. This leadership model finds a unique form. In addit...
Adrian setiadi osf
Adrian setiadi osf
Dalam tahun 2020 dan awal 2021 ini sering terjadi kasus bunuh diri yang terjadi dikalangan pemuda maupun orang tua di Toraja. ada berbagai macam penyebab terjadinya kasus bunuh dir...
Seeking for Recovering Their Identity: The Melanesian-Papua Treading Returning Roadmap
Seeking for Recovering Their Identity: The Melanesian-Papua Treading Returning Roadmap
The study describes 5 main areas, namely, (1)"Hidden Structure" that in the Social Meaning of Melanesian-Papua Cultural highlights Papuanistiecs and Melanesianology; (2) The Presti...
Nilai Hospitalitas Terhadap Kepemimpinan Kristen di Tengah Pandemi Covid-19
Nilai Hospitalitas Terhadap Kepemimpinan Kristen di Tengah Pandemi Covid-19
Hospitalitas adalah cara orang-orang Kristen menyatakan hospitalitas Allah dalam Tuhan Yesus Kristus. Hospitalitas menawarkan sebuah ruang yaitu menerima, saling menghormati serta ...
Hospitalitas Mahasiswa Toraja dengan Mahasiswa KCP di Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Hospitalitas Mahasiswa Toraja dengan Mahasiswa KCP di Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Tulisan ini memperlihatkan hospitalitas yang ada dalam kampus IAKN Toraja antara Mahasiswa Toraja dengan Mahasiswa KCP. Tentunya dalam keberagaman suku adalah suatu hal yang sangat...

Back to Top