Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa

View through CrossRef
ABSTRAKTujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 53 responden yang diambil dengan teknik aksidental sampling. Kriteria inklusi sampel adalah pasien dewasa yang mengalami hipertensi dan bersedia menjadi responden. Pengambilan data dilakukan pada bulan September-Desember 2017. Instrumen penelitian menggunakan alat pengukur tinggi badan dan berat badan (timbangan digital) untuk menilai obesitas dan untuk mengukur tekanan darah digunakan tensi meter digital dengan hasil berpatokan pada JNC-VII. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji koefisien korelasi creamer. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 53 responden, sebanyak 34 (64,2%) responden mengalami obesitas dan 42 (79,2%) responden mengalami hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan nilai uji statistik dengan nilaip value=0,03 \ (< 0,05), hal ini menunjukkan ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa, di mana nilai OR=4,375, yang artinya pasien dewasa akan beresiko atau berpeluang mengalami hipertensi sebanyak 4,375 kali. Diskusi: seseorang yang mengalami obesitas akan terjadi resistensi insulin dan hiperinsulinemia sehingga akan meningkatkan aktivitas syaraf simpatis dan sistem rennin angiotensin yang berperan meningkatkan tekanan darah (hipertensi). Kesimpulan: Seseorang yang mengalami obesitas akan beresiko mengalami penyakit hipertensi.Kata Kunci: Obesitas, hipertensi, usia dewasaCORRELATION BETWEEN OBESITY AND HYPERTENSION IN ADULTHOODABSTRACTObjective: To identify the correlation between obesity and incidence of hypertension in adulthood. Methods: The research employed correlational analysis design with cross sectional approach. Samples were taken accidental sampling technique with a sample size of 53 respondents. The sample inclusion criteria were adult patients who had hypertension and were willing to be respondents. Data were collected in September-December 2017. The research used height and weight measuring instruments (digital scale) to assess obesity and digital tension meter of which results were based on JNC- VII to measure blood pressure. The statistical test was performed using Cramer S correlation coefficient test. Results: The results showed that out of 53 respondents, 34 respondents (64.2%) were obese and 42 respondents (79.2%) had hypertension. The research results showed that the value of statistical tests wasp value of 0.031 (<0.05), indicating that there was a correlation between obesity and incidence of hypertension in adulthood, where OR value was 4.375, meaning that adult patients were 4,375 times likely to be at risk or have the chance to have hypertension. Discussion: An obese person will develop insulin and hyperinsulinemia resistance which will increase the activity of sympathetic nerves and renin-angiotensin system which plays a role in increasing blood pressure (hypertension). Conclusion: An obese person will be at risk of having hypertension.Keywords: Obesity, hypertension, adulthood
Title: Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa
Description:
ABSTRAKTujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional.
Sampel dalam penelitian ini adalah 53 responden yang diambil dengan teknik aksidental sampling.
Kriteria inklusi sampel adalah pasien dewasa yang mengalami hipertensi dan bersedia menjadi responden.
Pengambilan data dilakukan pada bulan September-Desember 2017.
Instrumen penelitian menggunakan alat pengukur tinggi badan dan berat badan (timbangan digital) untuk menilai obesitas dan untuk mengukur tekanan darah digunakan tensi meter digital dengan hasil berpatokan pada JNC-VII.
Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji koefisien korelasi creamer.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 53 responden, sebanyak 34 (64,2%) responden mengalami obesitas dan 42 (79,2%) responden mengalami hipertensi.
Hasil penelitian menunjukkan nilai uji statistik dengan nilaip value=0,03 \ (< 0,05), hal ini menunjukkan ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa, di mana nilai OR=4,375, yang artinya pasien dewasa akan beresiko atau berpeluang mengalami hipertensi sebanyak 4,375 kali.
Diskusi: seseorang yang mengalami obesitas akan terjadi resistensi insulin dan hiperinsulinemia sehingga akan meningkatkan aktivitas syaraf simpatis dan sistem rennin angiotensin yang berperan meningkatkan tekanan darah (hipertensi).
Kesimpulan: Seseorang yang mengalami obesitas akan beresiko mengalami penyakit hipertensi.
Kata Kunci: Obesitas, hipertensi, usia dewasaCORRELATION BETWEEN OBESITY AND HYPERTENSION IN ADULTHOODABSTRACTObjective: To identify the correlation between obesity and incidence of hypertension in adulthood.
Methods: The research employed correlational analysis design with cross sectional approach.
Samples were taken accidental sampling technique with a sample size of 53 respondents.
The sample inclusion criteria were adult patients who had hypertension and were willing to be respondents.
Data were collected in September-December 2017.
The research used height and weight measuring instruments (digital scale) to assess obesity and digital tension meter of which results were based on JNC- VII to measure blood pressure.
The statistical test was performed using Cramer S correlation coefficient test.
Results: The results showed that out of 53 respondents, 34 respondents (64.
2%) were obese and 42 respondents (79.
2%) had hypertension.
The research results showed that the value of statistical tests wasp value of 0.
031 (<0.
05), indicating that there was a correlation between obesity and incidence of hypertension in adulthood, where OR value was 4.
375, meaning that adult patients were 4,375 times likely to be at risk or have the chance to have hypertension.
Discussion: An obese person will develop insulin and hyperinsulinemia resistance which will increase the activity of sympathetic nerves and renin-angiotensin system which plays a role in increasing blood pressure (hypertension).
Conclusion: An obese person will be at risk of having hypertension.
Keywords: Obesity, hypertension, adulthood.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa Muda di Desa Pondok Kaso Tonggoh Kabupaten Sukabumi Tahun 2024
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa Muda di Desa Pondok Kaso Tonggoh Kabupaten Sukabumi Tahun 2024
Abstract. Hypertension usually occurs in the elderly, but some studies show that hypertension can appear in adolescence and has increased in recent decades. This study aims to anal...
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA : SEBUAH TINJAUAN NARATIF
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA : SEBUAH TINJAUAN NARATIF
Abstrak Latar Belakang Hipertensi yang berlaku semasa remaja akan berterusan sehingga dewasa dan meningkatkan risiko morbiditi dan kematian. Hipertensi disebabkan oleh banyak fakto...
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Gaya hidup adalah Kebiasaan sehari-hari seseorang yang meliputi aspek aktifitas fisik, pola makan, istirahat, riwayat merokok dan stres. Hipertensi adalah Kondisi di mana tekanan d...
Hubungan Pola Konsumsi Lemak Dan Sodium Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau
Hubungan Pola Konsumsi Lemak Dan Sodium Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau
Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi lemak dan sodium terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi perempuan etnis Minangkabau. Metoda: Je...
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di RSUD Haji Makassar Tahun 2018
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di RSUD Haji Makassar Tahun 2018
Tujuan dilakukanya penelitian untuk mengetahui hubungan antara Umur ibu, Paritas, dan Obesitas pada kejadian hipertensi di RSUD Haji Makassar 2018.Penelitian ini menggunakan metode...
Obesitas Anak di Masa Pandemi Covid-19
Obesitas Anak di Masa Pandemi Covid-19
Latar belakang: Angka kejadian obesitas makin meningkat dari tahun ke tahun di seluruh dunia, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Resiko terjadinya obesitas pada anak semakin ...

Back to Top