Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan Biochar Tempurung Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kailan (Brassica oleracea L.)
View through CrossRef
Kailan (Brassica oleracea L.) merupakan sayuran daun bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan. Namun, produktivitasnya sering terhambat oleh penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk sintesis secara berlebihan. Biochar sebagai bahan organik hasil pirolisis biomassa, berpotensi memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif dalam sistem budidaya berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian biochar tempurung kelapa yang dikombinasikan dengan 50% pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, serta menentukan dosis biochar yang optimal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2024 menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (100% NPK), P1 (50% NPK + 120 g biochar), P2 (50% NPK + 240 g), P3 (50% NPK + 360 g), dan P4 (50% NPK + 480 g) per polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 50% NPK + 120 g biochar memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (27,41 cm), jumlah daun (8,87 helai), panjang akar (11,63 cm), dan bobot basah (32,87 g), serta estimasi produksi 3,65 ton/ha. Sementara itu, peningkatan dosis biochar di atas 240 g tidak memberikan hasil lebih tinggi. Kesimpulannya, kombinasi 50% pupuk NPK dan 120 g biochar tempurung kelapa merupakan perlakuan paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
UPT Penerbitan Universitas Jember
Title: Pemanfaatan Biochar Tempurung Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kailan (Brassica oleracea L.)
Description:
Kailan (Brassica oleracea L.
) merupakan sayuran daun bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan.
Namun, produktivitasnya sering terhambat oleh penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk sintesis secara berlebihan.
Biochar sebagai bahan organik hasil pirolisis biomassa, berpotensi memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif dalam sistem budidaya berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian biochar tempurung kelapa yang dikombinasikan dengan 50% pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, serta menentukan dosis biochar yang optimal.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2024 menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima perlakuan dan lima ulangan.
Perlakuan terdiri atas P0 (100% NPK), P1 (50% NPK + 120 g biochar), P2 (50% NPK + 240 g), P3 (50% NPK + 360 g), dan P4 (50% NPK + 480 g) per polybag.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 50% NPK + 120 g biochar memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (27,41 cm), jumlah daun (8,87 helai), panjang akar (11,63 cm), dan bobot basah (32,87 g), serta estimasi produksi 3,65 ton/ha.
Sementara itu, peningkatan dosis biochar di atas 240 g tidak memberikan hasil lebih tinggi.
Kesimpulannya, kombinasi 50% pupuk NPK dan 120 g biochar tempurung kelapa merupakan perlakuan paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Related Results
APPLIKASI BIOCHAR BERBAHAN DASAR LIMBAH KAYU MERANTI (Shorea spp.) UNTUK PERTUMBUHAN MAHONI (Swietenia macrophylla) MENGGUNAKAN MEDIA TAILING EMAS MERANTI (Shorea spp.) BIOCHAR APPLICATION TO MAHONI (Swietenia macrophylla) GROWTH IN GOLD TAILING MEDIA
APPLIKASI BIOCHAR BERBAHAN DASAR LIMBAH KAYU MERANTI (Shorea spp.) UNTUK PERTUMBUHAN MAHONI (Swietenia macrophylla) MENGGUNAKAN MEDIA TAILING EMAS MERANTI (Shorea spp.) BIOCHAR APPLICATION TO MAHONI (Swietenia macrophylla) GROWTH IN GOLD TAILING MEDIA
ABSTRACTTailings are the final result of mining industry activities. Tailings are in the form of sludge waste produced from mining gold, copper, silver and other minerals. Tailings...
Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif
Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif
ABSTRACT: The use of charcoal briquettes contributes to the reduction of dependence on petroleum and gas fuels, especially for small urban communities while at the same time suppor...
PENGARUH KARBONISASI TERHADAP KARAKTERISTIK TEMPURUNG KELAPA BERDASARKAN UJI PROKSIMAT DAN NILAI KALOR
PENGARUH KARBONISASI TERHADAP KARAKTERISTIK TEMPURUNG KELAPA BERDASARKAN UJI PROKSIMAT DAN NILAI KALOR
Saat ini pemanfaatan biomassa seperti tempurung kelapa dijadikan biobriket sebagai energi alternatif. Sehingga mendorong peneliti untuk melakukan analisis terhadap karakteristik te...
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan)
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan)
Kailan (Brassica oleracea L. cv. group Chinese Kale) merupakan anggota famili Brassicaceae yang memiliki akar serabut yang lebat dan dangkal, dekat dengan permukaan tanah. Tujuan p...
KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PENCAMPURAN KULIT BATANG SAGU DAN TEMPURUNG KELAPA
KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PENCAMPURAN KULIT BATANG SAGU DAN TEMPURUNG KELAPA
Kulit batang sagu dan tempurung kelapa mengandung senyawa lignin dan selulosa yang cukup tinggi dan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan fo...
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, salah satu daerah yang menghasilkan kelapa adalah Sumatera barat. Bertambahnya produksi kelapa, maka bertambahnya lim...
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biobriket yang dihasilkan dari kombinasi limbah kulit batang sagu dan tempurung kelapa. Metode yang digunakan dalam pene...
PENGARUH BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL KAILAN (Brassica oleraceae L.)
PENGARUH BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL KAILAN (Brassica oleraceae L.)
Abstrak : Kailan merupakan salah satu produk hortikultura yang sangat diminati masyarakat karena kaya kandungan gizi, seperti mineral, vitamin B, vitamin C, serat, antioksidan, ka...

