Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tafsir Ali Al-Shabuni: Sebuah Kajian Tematik Atas Ayat Ayat Melihat Allah Di Akhirat

View through CrossRef
Penelitian ini membahas tafsir Ali Al-Shabuni terkait ayat-ayat yang menjelaskan tentang kemungkinan melihat Allah di akhirat. Kajian ini bersifat tematik, dengan fokus utama pada penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung makna dan implikasi teologis mengenai melihat Allah di akhirat dalam surah Al-Qiyamah ayat 22-23. Ali Al-Shabuni, seorang mufassir kontemporer, memberikan interpretasi yang mendalam tentang isu ini, mempertimbangkan pandangan-pandangan teologis klasik dan kontemporer. Penelitian ini juga menyoroti corak tafsir al-Shabuni dalam memahami dan menjelaskan konsep melihat Allah, serta perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai topik ini. Penelitian ini menemukan bahwa pandangan Ali al-Shabuni mengenai kemungkinan melihat Allah di akhirat menekankan bahwa pengalaman tersebut adalah puncak kenikmatan spiritual, melampaui aspek fisik dan memasuki dimensi spiritual serta emosional yang mendalam. Meskipun Shafwah al-Tafâsîr dikenal sebagai tafsir fiqh, kajian ini juga mengungkapkan elemen teologis-sufistik yang signifikan. Al-Shabuni menunjukkan pemahaman teologis sesuai dengan pemikiran Ahlus Sunnah wal Jama'ah, khususnya aliran Asy'ariyah. Penekanan pada kenikmatan spiritual ini menyoroti posisi al-Shabuni sebagai mufassir yang menggabungkan aspek fiqh, teologis, dan sufistik. Implikasinya adalah bahwa kenikmatan terbesar di akhirat bergantung pada kualitas perbuatan dan keimanan di dunia, dan penafsiran ini mendorong umat Islam untuk memperbaiki perilaku, meningkatkan kualitas hidup, dan berkomitmen pada praktik ibadah yang benar serta akhlak yang baik.
Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Title: Tafsir Ali Al-Shabuni: Sebuah Kajian Tematik Atas Ayat Ayat Melihat Allah Di Akhirat
Description:
Penelitian ini membahas tafsir Ali Al-Shabuni terkait ayat-ayat yang menjelaskan tentang kemungkinan melihat Allah di akhirat.
Kajian ini bersifat tematik, dengan fokus utama pada penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung makna dan implikasi teologis mengenai melihat Allah di akhirat dalam surah Al-Qiyamah ayat 22-23.
Ali Al-Shabuni, seorang mufassir kontemporer, memberikan interpretasi yang mendalam tentang isu ini, mempertimbangkan pandangan-pandangan teologis klasik dan kontemporer.
Penelitian ini juga menyoroti corak tafsir al-Shabuni dalam memahami dan menjelaskan konsep melihat Allah, serta perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai topik ini.
Penelitian ini menemukan bahwa pandangan Ali al-Shabuni mengenai kemungkinan melihat Allah di akhirat menekankan bahwa pengalaman tersebut adalah puncak kenikmatan spiritual, melampaui aspek fisik dan memasuki dimensi spiritual serta emosional yang mendalam.
Meskipun Shafwah al-Tafâsîr dikenal sebagai tafsir fiqh, kajian ini juga mengungkapkan elemen teologis-sufistik yang signifikan.
Al-Shabuni menunjukkan pemahaman teologis sesuai dengan pemikiran Ahlus Sunnah wal Jama'ah, khususnya aliran Asy'ariyah.
Penekanan pada kenikmatan spiritual ini menyoroti posisi al-Shabuni sebagai mufassir yang menggabungkan aspek fiqh, teologis, dan sufistik.
Implikasinya adalah bahwa kenikmatan terbesar di akhirat bergantung pada kualitas perbuatan dan keimanan di dunia, dan penafsiran ini mendorong umat Islam untuk memperbaiki perilaku, meningkatkan kualitas hidup, dan berkomitmen pada praktik ibadah yang benar serta akhlak yang baik.

Related Results

Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Allah Resûlü (s.a.v.), haksızlıkların ve çarpık inanç biçimlerinin hüküm sürdüğü Mekke ortamında dünyaya gelir ve kırk yaşına bastığında Yüce Allah tarafından peygamberlikle görevl...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dan komperhensif konsep munāsabahterkait dengan pola dan pendekatan munāsabah antar ayat dalam satu surat yang digunakanMu...
Penafsiran Ali Al-Shobuni Tentang Ayat-Ayat Riba
Penafsiran Ali Al-Shobuni Tentang Ayat-Ayat Riba
Tulisan ini ingin melihat hukum riba, sekaligus mempertegas persoalan haramnya riba. Para ulama menetapkan dengan tegas dan jelas tentang pelarangan riba apapun jenisnya, disebabka...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Gaya dan Sistematika Tafsir
Gaya dan Sistematika Tafsir
Gaya dan sistematika tafsir merujuk pada pendekatan yang digunakan oleh para mufasir dalam menafsirkan Al-Qur'an. Setiap mufasir memiliki gaya yang berbeda, yang dipengaruhi oleh l...

Back to Top