Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS RISIKO PRODUKSI SAYURAN HIDROPONIK MENGGUNAKAN METODE KOEFISIEN VARIASI (KV) DAN PENILAIAN PERILAKU PETANI DENGAN METODE MOSCARDI AND DE JANVRY
View through CrossRef
Penelitian risiko produksi dan perilaku petani sayuran hidroponik ini bertujuan untuk menilai risiko produksi sayuran hidroponik selama 5 periode panen, mengukur parameter perilaku petani dalam menghadapi risiko. Metode penelitian ada kuantitatif. Responden berjumalh 5 orang yang ditentukan secara sengaja. Analisis data menggunakan metode koefisien variasi [KV], dan metode Moscardi and de Janvry untuk mengukur parameter perilaku petani dalam menghadapi risiko [Ks] dengan menghitung nilai input produksi paling nyata. Hasil penelitian menunjukkan: 1] Risiko produksi pada sahatani sayuran hidroponik termasuk kategori rendah, karena nilai Koefisien Variasi [KV] diperoleh sebesar 0,31% [kurang dari 0,5], maka usahatani sayuran hidroponik berisiko rendah; 2] Input produksi paling nyata untuk usahatani sayuran hidroponik pada responden adalah tenaga kerja, dengan nilai unstandardized coefficients sebesar 3.670. Nilai ini menunjukkan tanda positif, artinya penambahan tenaga kerja dapat meningkatkan risiko produksi sayuran hidroponik; 3] Parameter petani sayuran hidroponik dalam menghadapi risiko [K[s], ditemukan 2 responden dengan kategori risk taker, dan 3 responden termasuk kategori risk averter.
Title: ANALISIS RISIKO PRODUKSI SAYURAN HIDROPONIK MENGGUNAKAN METODE KOEFISIEN VARIASI (KV) DAN PENILAIAN PERILAKU PETANI DENGAN METODE MOSCARDI AND DE JANVRY
Description:
Penelitian risiko produksi dan perilaku petani sayuran hidroponik ini bertujuan untuk menilai risiko produksi sayuran hidroponik selama 5 periode panen, mengukur parameter perilaku petani dalam menghadapi risiko.
Metode penelitian ada kuantitatif.
Responden berjumalh 5 orang yang ditentukan secara sengaja.
Analisis data menggunakan metode koefisien variasi [KV], dan metode Moscardi and de Janvry untuk mengukur parameter perilaku petani dalam menghadapi risiko [Ks] dengan menghitung nilai input produksi paling nyata.
Hasil penelitian menunjukkan: 1] Risiko produksi pada sahatani sayuran hidroponik termasuk kategori rendah, karena nilai Koefisien Variasi [KV] diperoleh sebesar 0,31% [kurang dari 0,5], maka usahatani sayuran hidroponik berisiko rendah; 2] Input produksi paling nyata untuk usahatani sayuran hidroponik pada responden adalah tenaga kerja, dengan nilai unstandardized coefficients sebesar 3.
670.
Nilai ini menunjukkan tanda positif, artinya penambahan tenaga kerja dapat meningkatkan risiko produksi sayuran hidroponik; 3] Parameter petani sayuran hidroponik dalam menghadapi risiko [K[s], ditemukan 2 responden dengan kategori risk taker, dan 3 responden termasuk kategori risk averter.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN
Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut wilayah agraris karena sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Namun, saat ini keterbatasan...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP DI SLB B YAKUT PURWOKERTO MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDROPONIK
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP DI SLB B YAKUT PURWOKERTO MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDROPONIK
Pembelajaran keterampilan budidaya sayuran dapat diberikan kepada anak tunarungu, dimana keterampilan budidaya sayuran yang direkomendasikan dilaksanakan di SLB B Yakut Purwokerto ...
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM TANAM HIDROPONIK BAGI PEMUDA VIHARA SARIPUTRA BEKASI
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM TANAM HIDROPONIK BAGI PEMUDA VIHARA SARIPUTRA BEKASI
Latar belakang masalah dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bagaimanakah meningkatkan kompetensi dan keterampilan pemuda di vihara Sariputra dalam membuat sistem tanam hi...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran di Desa Loa Janan Ulu mencerminkan upaya masyarakat dalam mengembangkan usaha sampingan yang berkelanjutan. Dengan luas lahan te...

