Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Proteksi Radiasi Pada Terapi Radionuklida

View through CrossRef
Terapi radionuklida merupakan salah satu pemanfaatan sumber radiasi, yang juga disebut sebagai radionuklida, di bidang medis. Sumber radionuklida tersebut diikat kuat dengan suatu molekul biologi, atau farmaka, sehingga disebut sebagai radiofarmaka. Keuntungan terapi radionuklida adalah mampu memberikan dosis serap yang sangat terkonsentrasi pada tumor target dan tidak memberikan dosis ke jaringan sehat di sekitarnya. Sumber radionuklida yang digunakan umumnya merupakan pemancar beta atau alfa, dan sedikit pemancar gamma. Aktivitas radiasi yang digunakan juga cukup rendah. Namun demikian, sebgai sumber radiasi, radiofarmaka juga memiliki potensi bahaya yang perlu dikelola dengan baik. Buku ini menguraikan pokok-pokok tindakan proteksi radiasi yang perlu dilakukan agar tindakan terapi radionuklida dapat berjalan dengan aman dan selamat. Tindakan proteksi radiasi yang perlu dilakukan adalah sejak pasien dipersiapkan di rumah sakit untuk menerima radiofarmaka hingga pasien pulang ke rumah. Bahkan, tindakan proteksi radiasi perlu juga dilakukan jika pasien meninggal dalam perawatan dan kemudian akan dimakamkan atau dikremasi, dan juga dibalsem untuk pengawetan jika akan dikirim dari satu lokasi ke lokasi lain dalam waktu yang agak lama. Buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman untuk berbagai pihak yang terlibat dalam tindakan terapi radionuklida, mulai dari para tenaga medis, fisikawan medis, perawat, hingga petugas proteksi radiasi, dan juga pendamping pasien, dalam mengambil tindakan yang tepat dari sisi proteksi dan keselamatan radiasi.
Title: Proteksi Radiasi Pada Terapi Radionuklida
Description:
Terapi radionuklida merupakan salah satu pemanfaatan sumber radiasi, yang juga disebut sebagai radionuklida, di bidang medis.
Sumber radionuklida tersebut diikat kuat dengan suatu molekul biologi, atau farmaka, sehingga disebut sebagai radiofarmaka.
Keuntungan terapi radionuklida adalah mampu memberikan dosis serap yang sangat terkonsentrasi pada tumor target dan tidak memberikan dosis ke jaringan sehat di sekitarnya.
Sumber radionuklida yang digunakan umumnya merupakan pemancar beta atau alfa, dan sedikit pemancar gamma.
Aktivitas radiasi yang digunakan juga cukup rendah.
Namun demikian, sebgai sumber radiasi, radiofarmaka juga memiliki potensi bahaya yang perlu dikelola dengan baik.
Buku ini menguraikan pokok-pokok tindakan proteksi radiasi yang perlu dilakukan agar tindakan terapi radionuklida dapat berjalan dengan aman dan selamat.
Tindakan proteksi radiasi yang perlu dilakukan adalah sejak pasien dipersiapkan di rumah sakit untuk menerima radiofarmaka hingga pasien pulang ke rumah.
Bahkan, tindakan proteksi radiasi perlu juga dilakukan jika pasien meninggal dalam perawatan dan kemudian akan dimakamkan atau dikremasi, dan juga dibalsem untuk pengawetan jika akan dikirim dari satu lokasi ke lokasi lain dalam waktu yang agak lama.
Buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman untuk berbagai pihak yang terlibat dalam tindakan terapi radionuklida, mulai dari para tenaga medis, fisikawan medis, perawat, hingga petugas proteksi radiasi, dan juga pendamping pasien, dalam mengambil tindakan yang tepat dari sisi proteksi dan keselamatan radiasi.

Related Results

Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Proteksi radiasi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan teknik kesehatan lingkungan yaitu tentang proteksi yang perlu di berikan kepada seseorang atau sekelompok oran...
Pengantar Sistem Proteksi Radiasi
Pengantar Sistem Proteksi Radiasi
Selain membawa manfaat yang sangat besar, penggunaan tenaga nuklir diketahui memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Efek radiasi yang dihasilkan dari tenaga nuklir da...
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Telah dilakukan penelitian tentang penerapan proteksi radiasi pada pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri dan RS UNAND.  Penelitian bertujuan untuk menge...
Analisis Keselamatan Radiasi pada Ruangan Konvensional di Unit Radiologi RSU. Kertha Usada Singaraja
Analisis Keselamatan Radiasi pada Ruangan Konvensional di Unit Radiologi RSU. Kertha Usada Singaraja
Keselamatan Radiasi Pengion pada Bidang Medik yang dianggap Keselamatan Radiasi merupakan tindakan yang dilakukan untuk melindungi pasien, pekerja, anggota masyarakat serta lingkun...
Gambaran Peralatan Proteksi Radiasi di Intalasi Radiologi Rumah Sakit Khusus Bedah Hasta Husada
Gambaran Peralatan Proteksi Radiasi di Intalasi Radiologi Rumah Sakit Khusus Bedah Hasta Husada
Radiasi pengion adalah jenis energi yang dilepaskan oleh atom yang merambat dalam bentuk gelombang elektromagnetik atau partikel. Keselamatan terhadap radiasi pengion adalah salah ...
PENGENALAN BAHAYA RADIASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI DI SMK KESEHATAN AL FATH SIAK
PENGENALAN BAHAYA RADIASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI DI SMK KESEHATAN AL FATH SIAK
Radiasi adalah salah satu cara perpindahan energi dan panas tanpa menggunakan medium. Perpindahan energi dan panas ini dapat dilihat dalam pancaran sinar matahari. Radiasi mempunya...
RADIONUCLIDE CHARACTERISTICS OF RDE SPENT FUELS
RADIONUCLIDE CHARACTERISTICS OF RDE SPENT FUELS
Reaktor Daya Eksperimental (RDE) is a 10 MWth pebble-bed High Temperature Gas-cooled Reactor that is planned to be constructed by National Nuclear Energy Agency of Indonesia (BATAN...

Back to Top