Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Memetakan Mazhab Teologi di Dalam Kekristenan : Sebuah Catatan Sejarah

View through CrossRef
Tujuan Penelitian ini adalah memetakan mazhab teologi di dalam kekristenan sebagai sebuah catatan sejahtera. Indonesia, pendebat-pendebat Kristen yang mengklaim diri sebagai apologet ikut meramaikan semua media sosial termasuk kanal Youtube dan media sosial dengan cara yang tidak cerdas dengan celaan dan cacian. Ini merupakan fenomena yang ikut menghiasi keberadaan kekristenan di Indonesia masa kini.  Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis literatur, dan pengumpulan data melalui buku-buku, jurnal-jurnal dan dokumen yang memiliki keterkaitan dengan topik yang dibahas. Hasilnya, dalam perbedaan teologi maupun ajaran dalam kekristenan acapkali terjadi perdebatan-perdebatan dan ketegangan-ketegangan yang mencederai kesaksian kekristenan itu sendiri: yakni ajaran mengenai Trinitas, kedudukan Yesus dan Roh Kudus sebagai Allah itu sendiri yang bagi sebagai orang masih belum final.  Kesimpulan, bermetamorfosisnya ajaran-ajaran yang dikutuk atau ditolak pada konsili oikumenis merupakan sebuah fenomena yang menarik untuk disikapi seiring dengan perkembangan kekristenan itu sendiri. Tentu  perlu dilakukan kajian lebih mendalam faktor penyebabnya, namun ketika debat kusir dengan diksi dan narasi yang cenderung mengancam, menjelekkan dan umpatan serta makian, ia merupakan sebuah tontonan yang bukan saja memberi citra buruk para debator tetapi menciderai kesaksian kekristenan itu sendiri.
Title: Memetakan Mazhab Teologi di Dalam Kekristenan : Sebuah Catatan Sejarah
Description:
Tujuan Penelitian ini adalah memetakan mazhab teologi di dalam kekristenan sebagai sebuah catatan sejahtera.
Indonesia, pendebat-pendebat Kristen yang mengklaim diri sebagai apologet ikut meramaikan semua media sosial termasuk kanal Youtube dan media sosial dengan cara yang tidak cerdas dengan celaan dan cacian.
Ini merupakan fenomena yang ikut menghiasi keberadaan kekristenan di Indonesia masa kini.
  Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis literatur, dan pengumpulan data melalui buku-buku, jurnal-jurnal dan dokumen yang memiliki keterkaitan dengan topik yang dibahas.
Hasilnya, dalam perbedaan teologi maupun ajaran dalam kekristenan acapkali terjadi perdebatan-perdebatan dan ketegangan-ketegangan yang mencederai kesaksian kekristenan itu sendiri: yakni ajaran mengenai Trinitas, kedudukan Yesus dan Roh Kudus sebagai Allah itu sendiri yang bagi sebagai orang masih belum final.
  Kesimpulan, bermetamorfosisnya ajaran-ajaran yang dikutuk atau ditolak pada konsili oikumenis merupakan sebuah fenomena yang menarik untuk disikapi seiring dengan perkembangan kekristenan itu sendiri.
Tentu  perlu dilakukan kajian lebih mendalam faktor penyebabnya, namun ketika debat kusir dengan diksi dan narasi yang cenderung mengancam, menjelekkan dan umpatan serta makian, ia merupakan sebuah tontonan yang bukan saja memberi citra buruk para debator tetapi menciderai kesaksian kekristenan itu sendiri.

Related Results

Sejarah Pemikiran Empat Ulama Mazhab
Sejarah Pemikiran Empat Ulama Mazhab
Sejarah pemikiran empat ulama mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali merupakan warisan intelektual yang signifikan dalam hukum Islam. Pemikiran mereka mencerminkan upaya meres...
Hukum Sujud Syukur Tanpa Berwudu menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i
Hukum Sujud Syukur Tanpa Berwudu menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i
Abstract As we know, prostration is a part that cannot be left behind in worshiping Allah Swt. With that, every prostration that we make in prayer contains something of the power ...
Hukum Bermain Catur Menurut Mazhab Syafi’i dan Mazhab Maliki
Hukum Bermain Catur Menurut Mazhab Syafi’i dan Mazhab Maliki
Abstract: This article discusses the laws of playing chess according to the Syafi'i and Maliki schools. This research is library research and qualitative. Data were collected throu...
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
Hukum Berbekam Bagi Orang Yang Berpuasa Perspektif Mazhab Syafi’i Dan Mazhab Hambali
Hukum Berbekam Bagi Orang Yang Berpuasa Perspektif Mazhab Syafi’i Dan Mazhab Hambali
Abstract Fasting is an obligation for a mature Muslim as an expression of the fear of a servant of God, some things can cancel fasting such as eating, drinking, putting something ...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Editorial
Editorial
Pada mulanya politik dianggap sebagai tulang punggung sejarah, demikian dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2003: 174). Oleh karena itu pula, lanjutnya, teks-teks sejarah selalu berisi re...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...

Back to Top