Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug)
View through CrossRef
Bandar Udara Budiarto memiliki runway, taxiway, dan apron dengan perkerasan lentur (flexible) dan PCN 37 F/C/X/T. Perkerasan lentur bersifat elastis, dalam hal ini aspal, sementara perkerasan rigid menggunakan beton dan memiliki sifat yang lebih kaku. Dengan peningkatan pergerakan pesawat, evaluasi kondisi perkerasan runway menggunakan Pavement Condition Index (PCI) diperlukan untuk menentukan tingkat kondisi permukaan perkerasan. PCI adalah pengujian visual yang membantu dalam pemeliharaan dan perbaikan perkerasan jika diperlukan. Hasil dari survey PCI Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto bernilai sebesar 99.10 termasuk dalam kategori “baik”, menunjukkan bahwa permukaan perkerasan runway masih dalam kondisi baik secara fungsional. Serta dalam pengujian menggunakan peralatan Super Heavy Weight Deflectometer (HWD) pada Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto yang memperoleh data defleksi secara keseluruhan pada centerline, tiga meter sisi kiri dan tiga meter sisi kanan landas pacu sehingga dapat melakukan evaluasi yang memperoleh data Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI). Sehingga dari data Pavement Condition Index, Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI) dapat diperoleh Rekomendasi penanganan pada landas pacu Budiarto yaitu “Pemeliharaan Rutin dan Rehab Mayor pada titik tertentu”
Universitas Borneo Tarakan
Title: Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug)
Description:
Bandar Udara Budiarto memiliki runway, taxiway, dan apron dengan perkerasan lentur (flexible) dan PCN 37 F/C/X/T.
Perkerasan lentur bersifat elastis, dalam hal ini aspal, sementara perkerasan rigid menggunakan beton dan memiliki sifat yang lebih kaku.
Dengan peningkatan pergerakan pesawat, evaluasi kondisi perkerasan runway menggunakan Pavement Condition Index (PCI) diperlukan untuk menentukan tingkat kondisi permukaan perkerasan.
PCI adalah pengujian visual yang membantu dalam pemeliharaan dan perbaikan perkerasan jika diperlukan.
Hasil dari survey PCI Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto bernilai sebesar 99.
10 termasuk dalam kategori “baik”, menunjukkan bahwa permukaan perkerasan runway masih dalam kondisi baik secara fungsional.
Serta dalam pengujian menggunakan peralatan Super Heavy Weight Deflectometer (HWD) pada Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto yang memperoleh data defleksi secara keseluruhan pada centerline, tiga meter sisi kiri dan tiga meter sisi kanan landas pacu sehingga dapat melakukan evaluasi yang memperoleh data Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI).
Sehingga dari data Pavement Condition Index, Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI) dapat diperoleh Rekomendasi penanganan pada landas pacu Budiarto yaitu “Pemeliharaan Rutin dan Rehab Mayor pada titik tertentu”
.
Related Results
Analisis Daya Dukung Pondasi Spun Pile Dievaluasi Dengan Kalendering Dan PDA
Analisis Daya Dukung Pondasi Spun Pile Dievaluasi Dengan Kalendering Dan PDA
Dalam suatu proyek konstruksi jembatan, terdapat dua jenis struktur, yaitu struktur atas dan struktur bawah. Pondasi merupakan bagian dari struktur bawah yang berfungsi sebagai pen...
Incidence and Factors Associated With Post-anesthesia Care Unit Complications at St. Paul’s Hospital, Ethiopia. Observational Study
Incidence and Factors Associated With Post-anesthesia Care Unit Complications at St. Paul’s Hospital, Ethiopia. Observational Study
Abstract
Background: Postoperative complications are frequent encounters in the patients admitted to post-anesthesia care units (PACU). The main aim of this study was to as...
Penulangan Perkerasan Lentur Di Atas Tanah Lempung Lunak Menggunakan Anyaman Karet Ban Bekas
Penulangan Perkerasan Lentur Di Atas Tanah Lempung Lunak Menggunakan Anyaman Karet Ban Bekas
Pekerasan lentur merupakan jenis perkerasan dengan material berupa campuran agregat dengan aspal. Pada jenis pekerasan ini, beban kendaraan diteruskan ke tanah dasar dengan sebaran...
STUDI PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG TUNGGAL DAN TIANG KELOMPOK DENGAN BEBERAPA VARIASI DIMENSI PENAMPANG TIANG DITINJAU TERHADAP NILAI EKONOMIS (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rektorat UNISKA MAB Banjarmasin)
STUDI PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG TUNGGAL DAN TIANG KELOMPOK DENGAN BEBERAPA VARIASI DIMENSI PENAMPANG TIANG DITINJAU TERHADAP NILAI EKONOMIS (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rektorat UNISKA MAB Banjarmasin)
Gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) adalah proyek strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan d...
Local Wisdom in Yogyakarta International Airport
Local Wisdom in Yogyakarta International Airport
The mega construction of Yogyakarta International Airport aims to increase global interaction in Yogyakarta. The existence of an airport in a region should be important. Furthermor...
ANALISIS NILAI RASIO KERUSAKAN DAN REVIEW DESAIN PERKERASAN JALAN SHORTCUT SINGARAJA – MENGWITANI DENGAN PROGRAM KENPAVE (STUDI KASUS : SHORTCUT RUAS 8)
ANALISIS NILAI RASIO KERUSAKAN DAN REVIEW DESAIN PERKERASAN JALAN SHORTCUT SINGARAJA – MENGWITANI DENGAN PROGRAM KENPAVE (STUDI KASUS : SHORTCUT RUAS 8)
Jalan Shortcut jalur Mengwitani-Singaraja merupakan akses menuju Kabupaten Buleleng di mana
perencanaan dan pembangunannya terbagi atas 10 titik ruas. Untuk jalan shortcut ru...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
KINERJA MODEL PERKERASAN JALAN DENGAN BLOK PENGAKU
KINERJA MODEL PERKERASAN JALAN DENGAN BLOK PENGAKU
One of the factors causing the cracking of rigid pavement surfaces for roadways is the occurrence of tensile stresses due to vehicle wheel loads that exceed the tensile stresses of...

