Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengelolaan Penyakit Tumbuhan Terpadu (Integrated Plant Disease Management)

View through CrossRef
Buku Pengelolaan Penyakit Tumbuhan Terpadu (PPT) ini terdiri dari sembilan bab. Dimulai dari Pendahuluan yang berisi pembahasan tentang peran dan tantangan di bidang pertanian dan permasalahan penyakit tumbuhan yang didukung tiga komponen penting yaitu petogen, inang dan faktor lingkungan. Pada bab berikutnya dipaparkan tentang kerugian ekonomi dan dampak lain adanya penyakit tumbuhan. Selanjutnya tentang penyebab penyakit beserta diagnosis untuk masing masing kelompok penyebab penyakit. Berikutnya dipaparkan peran faktor tanaman dan faktor lingkungan terhadap perkembangan penyakit secara rinci. Dalam Bab 6 dipaparkan tentang agroekosistem kaitannya dengan pengelolaan penyakit tumbuhan dan stratetgi untuk mewujudkan agroekosistem yang sehat. Setelah itu pembahasan beralih pada epidemiologi (ilmu tentang wabah penyakit) serta cara cara pengendalian penyakit tumbuhan. Bagian buku yang paling menarik untuk dicermati adalah pada Bab 9 yaitu tentang PPT itu sendiri. Konsep demikian sangat jarang ditemukan dalam buku buku baik cetak maupun elektronik. Dalam bab ini dipaparkan konsep dan prinsip PPT, strategi dan taktik dalam PPT serta penerapannya, prinsip pelaksanaan dan pemasyarakatan PPT, serta kisah sukses penerapan PPT dalam menekan penyakit tumbuhan diberbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Disertakan juga bagaimana penerapan PPT diberbagai komoditas tanaman pangan, hortikultura serta tanaman perkebunan dilakukan. Penyajian pada bab ini disertani dengan gambar grafis untuk lebih memudahkan membacanya. Buku yang ditulis oleh enam orang Dosen dengan keahlian fitopatologi atau ilmu penyakit tumbuhan dari Departeman Hama dan Penyakit Tumbuhan di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya ini merupakan hasil kompetisi yang didanai oleh Universitas Brawijaya dan dibuat untuk open access. Para penulis adalah orang orang yang kompeten untuk menulis buku ini karena di antaranya telah berpengalaman dalam mengajar di S1, S2, dan S3 dengan bidang yang berkaitan dengan Ilmu Penyakit Tumbuhan. Penulis pertama buku ini telah berkecimpung dalam bidang fitopatologi sejak jadi dosen PNS tahun 1980 sampai sekarang, baik dalam mengajar, meneliti maupun melakukan aktivitas pengabdian kepada masyarakat, serta pernah menjadi ketua Perhimpunan Fitopatologi Indonesia periode 2019—2021.
Title: Pengelolaan Penyakit Tumbuhan Terpadu (Integrated Plant Disease Management)
Description:
Buku Pengelolaan Penyakit Tumbuhan Terpadu (PPT) ini terdiri dari sembilan bab.
Dimulai dari Pendahuluan yang berisi pembahasan tentang peran dan tantangan di bidang pertanian dan permasalahan penyakit tumbuhan yang didukung tiga komponen penting yaitu petogen, inang dan faktor lingkungan.
Pada bab berikutnya dipaparkan tentang kerugian ekonomi dan dampak lain adanya penyakit tumbuhan.
Selanjutnya tentang penyebab penyakit beserta diagnosis untuk masing masing kelompok penyebab penyakit.
Berikutnya dipaparkan peran faktor tanaman dan faktor lingkungan terhadap perkembangan penyakit secara rinci.
Dalam Bab 6 dipaparkan tentang agroekosistem kaitannya dengan pengelolaan penyakit tumbuhan dan stratetgi untuk mewujudkan agroekosistem yang sehat.
Setelah itu pembahasan beralih pada epidemiologi (ilmu tentang wabah penyakit) serta cara cara pengendalian penyakit tumbuhan.
Bagian buku yang paling menarik untuk dicermati adalah pada Bab 9 yaitu tentang PPT itu sendiri.
Konsep demikian sangat jarang ditemukan dalam buku buku baik cetak maupun elektronik.
Dalam bab ini dipaparkan konsep dan prinsip PPT, strategi dan taktik dalam PPT serta penerapannya, prinsip pelaksanaan dan pemasyarakatan PPT, serta kisah sukses penerapan PPT dalam menekan penyakit tumbuhan diberbagai belahan dunia termasuk di Indonesia.
Disertakan juga bagaimana penerapan PPT diberbagai komoditas tanaman pangan, hortikultura serta tanaman perkebunan dilakukan.
Penyajian pada bab ini disertani dengan gambar grafis untuk lebih memudahkan membacanya.
Buku yang ditulis oleh enam orang Dosen dengan keahlian fitopatologi atau ilmu penyakit tumbuhan dari Departeman Hama dan Penyakit Tumbuhan di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya ini merupakan hasil kompetisi yang didanai oleh Universitas Brawijaya dan dibuat untuk open access.
Para penulis adalah orang orang yang kompeten untuk menulis buku ini karena di antaranya telah berpengalaman dalam mengajar di S1, S2, dan S3 dengan bidang yang berkaitan dengan Ilmu Penyakit Tumbuhan.
Penulis pertama buku ini telah berkecimpung dalam bidang fitopatologi sejak jadi dosen PNS tahun 1980 sampai sekarang, baik dalam mengajar, meneliti maupun melakukan aktivitas pengabdian kepada masyarakat, serta pernah menjadi ketua Perhimpunan Fitopatologi Indonesia periode 2019—2021.

Related Results

makalah penyakit menular-vania-XMIA3
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Setiap manusia pernah mengalami sakit.Penyakit yang diderita oleh setiap makhluk berbeda satu dan yang lainnya.Sakit merupakan suatu keadaan diman...
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Kemajuan teknologi di bidang farmakologi tidak hanya menguatkan dominasi obat modern yang berbasis bahan kimia anorganik, back to nature dengan pengobatan herbal selama dua dekade ...
Studi Literatur Potensi Aktivitas Antidepresan dari Tumbuhan Suku Valerianaceae
Studi Literatur Potensi Aktivitas Antidepresan dari Tumbuhan Suku Valerianaceae
Abstract. The plants of Valerianaceae Family is a medicinal plant that has potential as an antidepressant. One of the sesquiterpenoid content of the Valerianaceae Family is valeran...
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan latar belakang Etnomedisin masyarakat Muna di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. (2) Untuk mengidenti...
Etnobotani tumbuhan obat Suku Ogan di Desa Beringin Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir
Etnobotani tumbuhan obat Suku Ogan di Desa Beringin Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir
Penggunaan  tumbuhan berkhasiat obat telah dikenal sejak lama oleh Suku Ogan di Desa Beringin Dalam kabupaten Ogan Ilir, sudah diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi, t...
IMPLEMENTASI KONSEP AGILE GOVERMENT MELALUI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KELURAHAN (PATEK) UNTUK MENINGKATKAN PUBLIC SERVICE DI
IMPLEMENTASI KONSEP AGILE GOVERMENT MELALUI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KELURAHAN (PATEK) UNTUK MENINGKATKAN PUBLIC SERVICE DI
Abstrak Pelayanan Administrasi Terpadu Kelurahan (PATEK) di Kantor Kelurahan Pasirkareumbi Kabupaten Subang adalah derivasi kebijakan pemerintah mengenai Pelayanan Administrasi Ter...
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...

Back to Top