Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENERAPAN SHAKER EXERCISE TERHADAP GANGGUAN MENELAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD SITI FATIMAH PROVINSI SUMSEL

View through CrossRef
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Shaker Excercise terhadap gangguan menelan pada pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan rancangan one grup pre-post test design. Jumlah responden sebanyak 16 pasien yang terdiagnosa Stroke Non Hemoragik, kemudian diberikan terapi Shaker Excercise. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, data dikumpulkan dengan melakukan pemeriksaan nilai Royal Adelaide Prognostic Index for Dysphagia Stroke/Rapids pada pretest dan posttest. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji paired t-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai Royal Adelaide Prognostic Index for Dysphagia Stroke/Rapids sebelum dan sesudah dilakukan terapi Shaker Excercise dengan nilai p=0,000. Simpulan: Penerapan Shaker Excercise berpengaruh terhadap gangguan menelan pada pasien Stroke Non Hemoragik
Universitas Sriwijaya (Relawan)
Title: PENGARUH PENERAPAN SHAKER EXERCISE TERHADAP GANGGUAN MENELAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD SITI FATIMAH PROVINSI SUMSEL
Description:
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Shaker Excercise terhadap gangguan menelan pada pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan rancangan one grup pre-post test design.
Jumlah responden sebanyak 16 pasien yang terdiagnosa Stroke Non Hemoragik, kemudian diberikan terapi Shaker Excercise.
Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, data dikumpulkan dengan melakukan pemeriksaan nilai Royal Adelaide Prognostic Index for Dysphagia Stroke/Rapids pada pretest dan posttest.
Hasil: Hasil uji statistik dengan uji paired t-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai Royal Adelaide Prognostic Index for Dysphagia Stroke/Rapids sebelum dan sesudah dilakukan terapi Shaker Excercise dengan nilai p=0,000.
Simpulan: Penerapan Shaker Excercise berpengaruh terhadap gangguan menelan pada pasien Stroke Non Hemoragik.

Related Results

HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
Hypertension, Age, Sex, andĀ  StrokeĀ  Incidence In Stroke Installation Room RSUD dr. M. Yunus BengkuluABSTRAKStroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatka...
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Stroke in Iran, with more than 83 million population, is a leading cause of disability and mortality in adults. Stroke has higher incidence in Iran comparing the global situation a...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di RSUD Siti Fatimah Palembang Tahun 2024
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di RSUD Siti Fatimah Palembang Tahun 2024
Pemberian ASI eksklusif kepada bayi merupakan hal yang penting dalam pembangunan sumberdaya manusia sejak dini, karenasejak dini bayi mendapatkan makanan yang paling sehat dan tepa...
STROKE NON HEMORAGIK : LAPORAN KASUS
STROKE NON HEMORAGIK : LAPORAN KASUS
Abstrak: Stroke non hemoragik. Stroke merupakan salah satu penyakit utama yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia dan penyebab utama ketiga kematian di Amerika Serikat, dengan...

Back to Top