Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Kecemasan Perubahan Iklim pada Mahasiswa di Kota Bandung

View through CrossRef
Abstract. Climate change is threatening human life and well-being. Human health affected by climate change is now a global concern. Bandung is one of the cities in Indonesia that is vulnerable to climate change. The emergence of the phenomenon of fear and concern is felt as an impact of climate change. This phenomenon is referred to as climate change anxiety (Clayton & Karazsia, 2020). This study aims to look at the description of anxiety about climate change among students in Bandung City. Climate anxiety is climate change anxiety as a negative response associated with concerns about climate change (Clayton & Karazsia). The participants in this study were 270 students in Bandung City. This research is a quantitative descriptive research. The measuring instrument used to measure climate anxiety is the Climate Anxiety scale developed by Clayton and Karazsia (2020). The results showed that 168 students with a percentage of 62.2% experienced anxiety at a low level and 102 respondents or students with a percentage of 32.8% experienced anxiety at a high level. Abstrak. Perubahan iklim telah mengancam kehidupan serta kesejahteraan manusia. Kesehatan manusia yang dipengaruhi oleh perubahan iklim kini menjadi perhatian global. Kota Bandung menjadi salah satu kota di Indonesia yang memiliki tingkat rentan terhadap perubahan iklim. Munculnya fenomena ketakutan dan kekhawatiran yang dirasakan sebagai dampak dari terjadinya perubahan iklim. Fenomena tersebut disebut sebagai kecemasan perubahan iklim (Clayton & Karazsia, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecemasan terhadap perubahan iklim pada mahasiswa di Kota Bandung. Kecemasan iklim merupakan kecemasan perubahan iklim sebagai respons negatif yang terkait dengan kekhawatiran terhadap perubahan iklim (Clayton & Karazsia). Pertisipan pada penelitian ini adalah 270 mahasiswa yang berada di Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kecemasan iklim adalah alat ukur Climate Anxiety scale yang dikembangkan oleh Clayton dan Karazsia (2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 168 mahasiswa dengan persentase 62.2% mengalami kecemasan pada tingkat rendah dan 102 responden atau mahasiswa dengan persentase 32.8% mengalami kecemasan pada tingkat tinggi.
Title: Gambaran Kecemasan Perubahan Iklim pada Mahasiswa di Kota Bandung
Description:
Abstract.
Climate change is threatening human life and well-being.
Human health affected by climate change is now a global concern.
Bandung is one of the cities in Indonesia that is vulnerable to climate change.
The emergence of the phenomenon of fear and concern is felt as an impact of climate change.
This phenomenon is referred to as climate change anxiety (Clayton & Karazsia, 2020).
This study aims to look at the description of anxiety about climate change among students in Bandung City.
Climate anxiety is climate change anxiety as a negative response associated with concerns about climate change (Clayton & Karazsia).
The participants in this study were 270 students in Bandung City.
This research is a quantitative descriptive research.
The measuring instrument used to measure climate anxiety is the Climate Anxiety scale developed by Clayton and Karazsia (2020).
The results showed that 168 students with a percentage of 62.
2% experienced anxiety at a low level and 102 respondents or students with a percentage of 32.
8% experienced anxiety at a high level.
Abstrak.
Perubahan iklim telah mengancam kehidupan serta kesejahteraan manusia.
Kesehatan manusia yang dipengaruhi oleh perubahan iklim kini menjadi perhatian global.
Kota Bandung menjadi salah satu kota di Indonesia yang memiliki tingkat rentan terhadap perubahan iklim.
Munculnya fenomena ketakutan dan kekhawatiran yang dirasakan sebagai dampak dari terjadinya perubahan iklim.
Fenomena tersebut disebut sebagai kecemasan perubahan iklim (Clayton & Karazsia, 2020).
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecemasan terhadap perubahan iklim pada mahasiswa di Kota Bandung.
Kecemasan iklim merupakan kecemasan perubahan iklim sebagai respons negatif yang terkait dengan kekhawatiran terhadap perubahan iklim (Clayton & Karazsia).
Pertisipan pada penelitian ini adalah 270 mahasiswa yang berada di Kota Bandung.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kecemasan iklim adalah alat ukur Climate Anxiety scale yang dikembangkan oleh Clayton dan Karazsia (2020).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 168 mahasiswa dengan persentase 62.
2% mengalami kecemasan pada tingkat rendah dan 102 responden atau mahasiswa dengan persentase 32.
8% mengalami kecemasan pada tingkat tinggi.

Related Results

Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
Latar belakang : jumlah kasus Covid-19 dan/atau jumlah kematian semakin meningkat, hal ini berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kes...
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU
Kecemasan adalah perasaan yang muncul ketika individu merasa khawatir atau takut terhadap sesuatu. Kecemasan sering dialami oleh semua individu, terlebih pada mahasiswa tingkat akh...
Mahasiswa Kedokteran Cemas: Apakah Mungkin?
Mahasiswa Kedokteran Cemas: Apakah Mungkin?
Abstract. One of most common mental health problems experienced by university students is anxiety, due to high academic demands that also influenced by other factors like family an...
Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari untuk Menurunkan Kecemasan pada Mahasiswa Menghadapi Skripsi Prodi Keperawatan di Universitas Malahayati
Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari untuk Menurunkan Kecemasan pada Mahasiswa Menghadapi Skripsi Prodi Keperawatan di Universitas Malahayati
ABSTRACT Anxiety is a feeling of fear of something happening caused by anticipation of danger and is a signal that helps individuals to prepare to take action against threats. obse...

Back to Top