Javascript must be enabled to continue!
Strategi Kepala Sekolah Dalam Menangkal Faham Radikalisme Di MASS Jombang Tebuireng
View through CrossRef
Radikalisme merupakan sebuah paham dan gerakan yang sampai saat ini masih menjadi tantangan berat bagi masyarakat Indonesia termasuk umat Islam. Lembaga Pendidikan Nasional memiliki peran dalam mengembangkan dan membentuk kepribadian. Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng menjadi salah satu lembaga yang mengedepankan penanaman nilai anti radikalisme. Kepala sekolah sebagai supervisor pada lembaga pendidikan menjadi garda terdepan dalam merencanakan strategi guna menanggulangi paham radikalisme. Adapun tujuan Pada penelitian ini 1) mengatahui strategi kepala sekolah MASS Tebuireng dalam menangkal faham radikalisme, 2) mengetahui dampak strategi kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng, 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meenangkal faham radikalisme. Metode yantg di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. kualitatif deskriptif merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data memalui observasi. Analisi data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data mengunakan triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini adalah Strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng Jombang yaitu dengan menambah beberapa muatan lokal yang berkenaan dengan nilai pluralisme, lalu memfokuskan pada kegiatan positif dan pengembangan bimbingan dan konseling yang bersekala Hal ini memiliki dampak yang positif yang sangt signifikan dalam menangkal faham radikalisme. Faktor pendukung dalam strategi ini adalah adanya keselarasan pemikiran antara pendidik dan tenaga kependidikan.
Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Title: Strategi Kepala Sekolah Dalam Menangkal Faham Radikalisme Di MASS Jombang Tebuireng
Description:
Radikalisme merupakan sebuah paham dan gerakan yang sampai saat ini masih menjadi tantangan berat bagi masyarakat Indonesia termasuk umat Islam.
Lembaga Pendidikan Nasional memiliki peran dalam mengembangkan dan membentuk kepribadian.
Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng menjadi salah satu lembaga yang mengedepankan penanaman nilai anti radikalisme.
Kepala sekolah sebagai supervisor pada lembaga pendidikan menjadi garda terdepan dalam merencanakan strategi guna menanggulangi paham radikalisme.
Adapun tujuan Pada penelitian ini 1) mengatahui strategi kepala sekolah MASS Tebuireng dalam menangkal faham radikalisme, 2) mengetahui dampak strategi kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng, 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meenangkal faham radikalisme.
Metode yantg di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.
kualitatif deskriptif merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data memalui observasi.
Analisi data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun keabsahan data mengunakan triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik.
Hasil dari penelitian ini adalah Strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng Jombang yaitu dengan menambah beberapa muatan lokal yang berkenaan dengan nilai pluralisme, lalu memfokuskan pada kegiatan positif dan pengembangan bimbingan dan konseling yang bersekala Hal ini memiliki dampak yang positif yang sangt signifikan dalam menangkal faham radikalisme.
Faktor pendukung dalam strategi ini adalah adanya keselarasan pemikiran antara pendidik dan tenaga kependidikan.
Related Results
Principal Academic Supervision in Improving Teacher Teaching Performance
Principal Academic Supervision in Improving Teacher Teaching Performance
This research examines the academic supervision of school principals in improving the teaching performance of teachers at MTs Madrasatul Qur'an Tebuireng Jombang. The research meth...
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Salah satu kompetensi yang berkaitan dengan tugas kepala sekolah adalah kompetensi pengembangan sekolah, salah satu butir kompetensi ini diantaranya ada...
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan y...
Implementasi Hasil Diklat Penguatan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah
Implementasi Hasil Diklat Penguatan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan kepala sekolah dalam mengimplementasikan teknik analisis manajemen, (2) kemampuan kepala sekolah dalam menilai rapor mutu, (...
The Black Mass as Play: Dennis Wheatley's The Devil Rides Out
The Black Mass as Play: Dennis Wheatley's The Devil Rides Out
Literature—at least serious literature—is something that we work at. This is especially true within the academy. Literature departments are places where workers labour over texts c...
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SDN SUMPUT SIDOARJO
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SDN SUMPUT SIDOARJO
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Peran Kepala Sekolah, mendeskripsikan Bentuk-bentuk Kedisiplinan Peserta Didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kual...
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJERIAL BAGI KEPALA SEKOLAH SMA DAN SLB DI SULAWESI BARAT
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJERIAL BAGI KEPALA SEKOLAH SMA DAN SLB DI SULAWESI BARAT
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi kepala sekolah dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan peningatan kompetensi kepala sekolah (SMA & SLB) pada kelompok kepala sekolah, ...
PENDIDIKAN ANTI RADIKALISME: IKHTIAR MEMANGKAS GERAKAN RADIKAL
PENDIDIKAN ANTI RADIKALISME: IKHTIAR MEMANGKAS GERAKAN RADIKAL
Now a days, radicalism has been spread out in Indonesia. It has to beprohibited by anti-radicalism education. Anti-radicalism education can bepreventive and anticipative effort for...

