Javascript must be enabled to continue!
PENDIDIKAN IBADAH MUHAMMAD HASBI ASH- SHIDDIEQY
View through CrossRef
<p class="15cKeywordsBInggris">This research is focused on Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy’s Thinking of Religious Education. Specifically in religious education resources, purpose, curriculum, method, evaluation, its relevance to Islamic education, these cases is an effort to find how is religious education concept in Islamic education contexts. To get the data, the writer used library research that founded sources of data from various readings either primer or secondary data. After researching data then it analyzed by using data analysis method (content analysis or istimbathiyah) to describe the real communication content objectively, systematically and quantitatively in getting resources of primer and secondary sources. The result of this research will find very ideal concept formulation, which has relation with religious education according to Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy. The characteristic of this thinking will be appear well from various aspects such as; cognitive, affective, and piskomotoric. He said that religious education is an effort in giving awareness to human beings so that to obey in Allah. While the aim of religious education is to be ‘abid (Allah people) that obey him. In religious curriculum, he devided two kinds of religious, they are; mahdah and ghairu mahdah also there are two methods namely targhib and tarhib and the religious education is the last valuation of a human being, he changed or not his moral is very determined in doing worship, that is all depend on belonging knowledge and it will get in Islamic education.</p><p class="15cKeywordsBInggris"> </p><p class="16aJudulAbstrak"><strong>Abstrak</strong></p><p>Fokus penelitian ini adalah pemikiran pendidikan Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy mengenai landasan pendidikan ibadah, tujuan, kurikulum, metode, evaluasi dan relevansinya terhadap pendidikan Islam. Hal ini sebagai usaha untuk melihat bagaimana konsep pendidikan ibadah dalam konteks pendidikan Islam. Pendekatan yang digunakan dalam mencari data pada penelitian ini adalah studi riset kepustakaan (<em>library research)</em> dengan tahapan pokok yang menelusuri sumber-sumber data dari berbagai bacaan baik yang bersifat primer maupun yang bersifat skunder. Setelah penelusuran data dilakukan, maka akan dianalisis dengan menggunakan metode analisis data (content analysis atau istimbathiyah), berupa pelukisan isi komunikasi yang nyata secara objektif, sistematik dan kualitatif terhadap bahan yang didapati dari sumber data primer dan skunder. Hasil penelitian ini akan menemukan formulasi konsep yang sangat ideal terkait dengan pendidikan ibadah menurut seorang ulama fiqh seperti Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy. Karakteristik pemikiran ini akan terlihat baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Muhammad Hasbi Ash Siddieqy mengatakan, pendidikan ibadah merupakan usah memberi kesadaran kepada manusia untuk taat kepada Allah. Sedangkan tujuan pendidikan ibadah adalah untuk menjadi ‘abid (hamba Allah) yang taat. Dalam kurikulum ibadah Hasbi membagi dua macam yaitu ibadah mahdah dan ghairu mahdah, metode juga Hasbi membentuk dua metode yaitu metode targhib dan tarhib adapun evaluasi ibadah merupakan penilaian akhir seorang hamba berubah atau tidaknya itu sangat ditentukan oleh ibadah yang dilakukan. Tentu semua itu juga tergantung ilmu yang dimiliki, dan ilmu akan didapatkan dalam pendidikan Islam.</p>
Title: PENDIDIKAN IBADAH MUHAMMAD HASBI ASH- SHIDDIEQY
Description:
<p class="15cKeywordsBInggris">This research is focused on Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy’s Thinking of Religious Education.
Specifically in religious education resources, purpose, curriculum, method, evaluation, its relevance to Islamic education, these cases is an effort to find how is religious education concept in Islamic education contexts.
To get the data, the writer used library research that founded sources of data from various readings either primer or secondary data.
After researching data then it analyzed by using data analysis method (content analysis or istimbathiyah) to describe the real communication content objectively, systematically and quantitatively in getting resources of primer and secondary sources.
The result of this research will find very ideal concept formulation, which has relation with religious education according to Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy.
The characteristic of this thinking will be appear well from various aspects such as; cognitive, affective, and piskomotoric.
He said that religious education is an effort in giving awareness to human beings so that to obey in Allah.
While the aim of religious education is to be ‘abid (Allah people) that obey him.
In religious curriculum, he devided two kinds of religious, they are; mahdah and ghairu mahdah also there are two methods namely targhib and tarhib and the religious education is the last valuation of a human being, he changed or not his moral is very determined in doing worship, that is all depend on belonging knowledge and it will get in Islamic education.
</p><p class="15cKeywordsBInggris"> </p><p class="16aJudulAbstrak"><strong>Abstrak</strong></p><p>Fokus penelitian ini adalah pemikiran pendidikan Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy mengenai landasan pendidikan ibadah, tujuan, kurikulum, metode, evaluasi dan relevansinya terhadap pendidikan Islam.
Hal ini sebagai usaha untuk melihat bagaimana konsep pendidikan ibadah dalam konteks pendidikan Islam.
Pendekatan yang digunakan dalam mencari data pada penelitian ini adalah studi riset kepustakaan (<em>library research)</em> dengan tahapan pokok yang menelusuri sumber-sumber data dari berbagai bacaan baik yang bersifat primer maupun yang bersifat skunder.
Setelah penelusuran data dilakukan, maka akan dianalisis dengan menggunakan metode analisis data (content analysis atau istimbathiyah), berupa pelukisan isi komunikasi yang nyata secara objektif, sistematik dan kualitatif terhadap bahan yang didapati dari sumber data primer dan skunder.
Hasil penelitian ini akan menemukan formulasi konsep yang sangat ideal terkait dengan pendidikan ibadah menurut seorang ulama fiqh seperti Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy.
Karakteristik pemikiran ini akan terlihat baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
Muhammad Hasbi Ash Siddieqy mengatakan, pendidikan ibadah merupakan usah memberi kesadaran kepada manusia untuk taat kepada Allah.
Sedangkan tujuan pendidikan ibadah adalah untuk menjadi ‘abid (hamba Allah) yang taat.
Dalam kurikulum ibadah Hasbi membagi dua macam yaitu ibadah mahdah dan ghairu mahdah, metode juga Hasbi membentuk dua metode yaitu metode targhib dan tarhib adapun evaluasi ibadah merupakan penilaian akhir seorang hamba berubah atau tidaknya itu sangat ditentukan oleh ibadah yang dilakukan.
Tentu semua itu juga tergantung ilmu yang dimiliki, dan ilmu akan didapatkan dalam pendidikan Islam.
</p>.
Related Results
The Spirit of Purification in Indonesian Tafsir: T.M. Hasbi As-Siddieqy and His Interpretation of Verses on Tawasul in Tafsir An-Nur
The Spirit of Purification in Indonesian Tafsir: T.M. Hasbi As-Siddieqy and His Interpretation of Verses on Tawasul in Tafsir An-Nur
The Tafsir An-Nur by T.M. Hasbi As-Siddieqy (d. 1975) is one of the popular tafsir works in Indonesia. When interpreting the meaning of "wasilah" in Q.S. Al-Maidah [5]: 35, Hasbi t...
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...
Quaternary volcanic ash of Kharkiv region
Quaternary volcanic ash of Kharkiv region
Formulation of the problem. The article is devoted to detail geological and mineralogical description of quaternary volcanic ash in Kharkiv region.
The purpose of the article is t...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PROBLEMA NASKH DALAM ALQURAN (KRITIK HASBI ASH-SHIDDIQIEY TERHADAP KAJIAN NASKH)
PROBLEMA NASKH DALAM ALQURAN (KRITIK HASBI ASH-SHIDDIQIEY TERHADAP KAJIAN NASKH)
Naskh-mansūkh merupakan salah satu ilmu dari beberapa ilmu Alquran yang dapat dijadikan sebagai ‘alat’ untuk memahami pesan-pesan wahyu Alquran. Naskh-mansūkh merupakan salah satu ...
Telaah Tafsir al-Bayan Karya T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Pembaharuan Fiqih Indonesia
Telaah Tafsir al-Bayan Karya T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Pembaharuan Fiqih Indonesia
Artikel ini memperkenalkan salah satu permata tafsir Nusantara, yaitu penafsiran Alquran yang dilakukan oleh Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy dalam Tafsir Al-Bayan. Tafsir Al-B...
MANHAJ AL-MUHADDITSIN
MANHAJ AL-MUHADDITSIN
Manhaj al-Muhadditsin merupakan sub pembahasan yang sangat signifikan dalam Kajian Ulum Al-Hadis. Orientasi pembahasannya adalah aspek metodologi yang digunakan oleh para Muhaddits...
PEMIKIRAN KALAM T.M. HASBI ASH-SHIDDIEQY
PEMIKIRAN KALAM T.M. HASBI ASH-SHIDDIEQY
Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy adalah seorang tokoh ulama Nusantara abad XX yang sangat produktif dan telah menyumbangkan segudang karya dalam berbagai bidang ilmu, termasuk di bidan...

