Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manajemen Nyeri Neuropatik

View through CrossRef
Diketahui jutaan orang di seluruh dunia telah mengalami nyeri neuropatik yang diperkirakan terjadi pada sebanyak 7% dari populasi. Nyeri neuropatik merupakan salah satu jenis nyeri yang timbul akibat adanya lesi atau gangguan primer pada susunan saraf. Nyeri ini dapat terjadi akibat berbagai gangguan, seperti penyakit infeksi, trauma, radikulopati dan kerusakan di sistem endokrin. Tujuan dari literature review iniadalah untuk meninjau lebih lanjut terkait masalah nyeri neuropatik yang umum terjadi sehingga dapat diketahui langkah manajemen masalah ini dengan tepatdi masyarakat.Metode. Penelitian ini merupakan studi literature review yang melibatkan sebanyak 21 sumber pustaka. Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran yaitu ‘neuropathic pain dan management dengan tahun terbit antara  2009-2020. Abstrak dan full text jurnal dibaca dan dicermati, kemudian dilakukan analisis terhadap isi yang terdapat dalam tujuan penelitian dan hasil/temuan penelitian. Hasil. Berbagai penelitian menunjukkan farmakoterapi sering kali merupakan salah satu langkah yang efektif yang dapat dengan cepat memberikan dasar untuk implementasi komponen lain dari manajemen nyeri, seperti modalitas terapi fisik dan keterampilan koping pasien.Pendekatan multidisiplin dan multimodal dalam manajemen nyeri neuropati dapat meredakan derajat nyeri untuk sebagian besar pasien yang menderita nyeri neuropati. Beberapa jenis obat yang direkomendasikan dalam pengobatan nyeri neuropatik, antara lain golongan obat anti-depresan, antikonvulsan, obat topikal dan golongan analgetik.
Title: Manajemen Nyeri Neuropatik
Description:
Diketahui jutaan orang di seluruh dunia telah mengalami nyeri neuropatik yang diperkirakan terjadi pada sebanyak 7% dari populasi.
Nyeri neuropatik merupakan salah satu jenis nyeri yang timbul akibat adanya lesi atau gangguan primer pada susunan saraf.
Nyeri ini dapat terjadi akibat berbagai gangguan, seperti penyakit infeksi, trauma, radikulopati dan kerusakan di sistem endokrin.
Tujuan dari literature review iniadalah untuk meninjau lebih lanjut terkait masalah nyeri neuropatik yang umum terjadi sehingga dapat diketahui langkah manajemen masalah ini dengan tepatdi masyarakat.
Metode.
Penelitian ini merupakan studi literature review yang melibatkan sebanyak 21 sumber pustaka.
Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran yaitu ‘neuropathic pain dan management dengan tahun terbit antara  2009-2020.
Abstrak dan full text jurnal dibaca dan dicermati, kemudian dilakukan analisis terhadap isi yang terdapat dalam tujuan penelitian dan hasil/temuan penelitian.
Hasil.
Berbagai penelitian menunjukkan farmakoterapi sering kali merupakan salah satu langkah yang efektif yang dapat dengan cepat memberikan dasar untuk implementasi komponen lain dari manajemen nyeri, seperti modalitas terapi fisik dan keterampilan koping pasien.
Pendekatan multidisiplin dan multimodal dalam manajemen nyeri neuropati dapat meredakan derajat nyeri untuk sebagian besar pasien yang menderita nyeri neuropati.
Beberapa jenis obat yang direkomendasikan dalam pengobatan nyeri neuropatik, antara lain golongan obat anti-depresan, antikonvulsan, obat topikal dan golongan analgetik.

Related Results

STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
Nyeri Pasca Operasi Dekompresi dan Stabilisasi Vertebra: Sampai Dimana Kita Saat Ini?
Nyeri Pasca Operasi Dekompresi dan Stabilisasi Vertebra: Sampai Dimana Kita Saat Ini?
Pembedahan dekompresi dan stabilisasi tulang belakang ini berkaitan dengan nyeri perioperatif yang cukup signifikan. Nyeri pascabedah dekompresi dan stabilisasi tulang belakang lum...
PELATIHAN NECK CAILLIET EXERCISE DALAM PENURUNAN NYERI LEHER AKIBAT MYOFASCIAL PAIN SYNDROME PADA KADER KESEHATAN DESA TOHUDAN
PELATIHAN NECK CAILLIET EXERCISE DALAM PENURUNAN NYERI LEHER AKIBAT MYOFASCIAL PAIN SYNDROME PADA KADER KESEHATAN DESA TOHUDAN
Latar belakang: Nyeri leher adalah rasa tidak nyeman atau tidak menyenangkan yang dirasakan oleh individu pada bagian leher belakang, yang menandakan bahwa otot, ligament, sendi me...
TEKNIK SLOW DEEP BREATHING DENGAN MENIUP BALING-BALING DAPAT MENURUNKAN NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS ANAK PRASEKOLAH
TEKNIK SLOW DEEP BREATHING DENGAN MENIUP BALING-BALING DAPAT MENURUNKAN NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS ANAK PRASEKOLAH
Pendahuluan: Anak-anak usia prasekolah lebih rentan terhadap penyakit dan merasa khawatir saat mendapat rawat inap di Rumah Sakit. Tindakan medis yang sering dilakukan pada anak ya...
GENTLE YOGA UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
GENTLE YOGA UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Latar belakang: Persalinan merupakan peristiwa fisiologis yang dialami oleh wanita dan secara fisiologis pula persalinan selalu disertai nyeri (90%), 15% diantaranya mengalami nyer...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN ASI TERHADAP NYERI BAYI DENGAN TINDAKAN PENGAMBILAN SAMPEL DARAH DI RUANG PERINATOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN ASI TERHADAP NYERI BAYI DENGAN TINDAKAN PENGAMBILAN SAMPEL DARAH DI RUANG PERINATOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Bayi di ruang intensif sering mendapat tindakan yang mengakibatkan nyeri. Bayi yang sering terpapar nyeri berisko mengalami gangguan perkembangan otak, syaraf dan perilaku. Pemberi...

Back to Top