Javascript must be enabled to continue!
KUMUR-KUMUR EKSTRAK MENGKUDU DAPAT MENGHAMBAT PERTUMBUHAN STREPTOKOKUS Sp SEBAGAI PENYEBAB TERJADINYA PLAK GIGI
View through CrossRef
Mengkudu merupakan tanaman tradisional yang dapat digunakan untuk berkumur dan mengandung antibakteri.Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek berkumur ekstrak mengkudu dalam menghambat pertumbuhan Streptokokussp. dilaksanakan dengan metode completely randomized pre dan post test control group design. Pengambilan sampel 21orang secara simple random sampling. Bahan eksperimen menggunakan ekstrak mengkudu konsentrasi 50% dan 75%.Data hasil penelitian diuji dengan Kruskal-Wallis, Mann-Whitney dan Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan adaperbedaan bermakna pada pertumbuhan Streptokokus sp setelah perlakuan (p< 0,02). Berbeda bermakna pada kelompokkontrol (khlorhexidin 0,2%) dengan ekstrak mengkudu 50% dan 75% (p< 0,05), tidak berbeda bermakna antara ekstrakmengkudu 50% dengan 75% (p> 0,05). Uji analisis masing- masing kelompok sebelum dan setelah perlakuanmenunjukkan berbeda bermakna pada khlorhexidin 0,2% dengan ekstrak mengkudu 50% (p< 0,05) dan tidak berbedabermakna dengan ekstrak mengkudu 75% (p> 0,05). Kumur-kumur ekstrak mengkudu 50% dan 75% dapat menghambatpertumbuhan Streptokokus sp. penyebab dental plak, tetapi peningkatan konsentrasi dari 50% menjadi 75% tidakberpengaruh terhadap peningkatan daya hambat dari ekstrak mengkudu. Disimpulkan, kumur-kumur ekstrak mengkudu50% dan 75% dapat menghambat pertumbuhan Streptokokussp.
Universitas Sumatera Utara
Title: KUMUR-KUMUR EKSTRAK MENGKUDU DAPAT MENGHAMBAT PERTUMBUHAN STREPTOKOKUS Sp SEBAGAI PENYEBAB TERJADINYA PLAK GIGI
Description:
Mengkudu merupakan tanaman tradisional yang dapat digunakan untuk berkumur dan mengandung antibakteri.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek berkumur ekstrak mengkudu dalam menghambat pertumbuhan Streptokokussp.
dilaksanakan dengan metode completely randomized pre dan post test control group design.
Pengambilan sampel 21orang secara simple random sampling.
Bahan eksperimen menggunakan ekstrak mengkudu konsentrasi 50% dan 75%.
Data hasil penelitian diuji dengan Kruskal-Wallis, Mann-Whitney dan Wilcoxon.
Hasil analisis menunjukkan adaperbedaan bermakna pada pertumbuhan Streptokokus sp setelah perlakuan (p< 0,02).
Berbeda bermakna pada kelompokkontrol (khlorhexidin 0,2%) dengan ekstrak mengkudu 50% dan 75% (p< 0,05), tidak berbeda bermakna antara ekstrakmengkudu 50% dengan 75% (p> 0,05).
Uji analisis masing- masing kelompok sebelum dan setelah perlakuanmenunjukkan berbeda bermakna pada khlorhexidin 0,2% dengan ekstrak mengkudu 50% (p< 0,05) dan tidak berbedabermakna dengan ekstrak mengkudu 75% (p> 0,05).
Kumur-kumur ekstrak mengkudu 50% dan 75% dapat menghambatpertumbuhan Streptokokus sp.
penyebab dental plak, tetapi peningkatan konsentrasi dari 50% menjadi 75% tidakberpengaruh terhadap peningkatan daya hambat dari ekstrak mengkudu.
Disimpulkan, kumur-kumur ekstrak mengkudu50% dan 75% dapat menghambat pertumbuhan Streptokokussp.
Related Results
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PASTA GIGI HERBAL DENGAN PASTA GIGI NON HERBAL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK GIGI
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PASTA GIGI HERBAL DENGAN PASTA GIGI NON HERBAL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK GIGI
Abstract: Plaque control is an attempt to remove and prevent the plaque accumulation on the tooth surface. Brushing teeth is an effective method in controlling plaque. Plaque contr...
Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri
Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri
Plak gigi merupakan lapisan lunak yang berasal dari mikroorganisme dan berkembang biak di permukaan gigi yang kotor. Pengendalian plak gigi dapat dilakukan secara mekanis dengan pe...
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
Latar Belakang :meningkatnya kebutuhan perawatan ortodonti cekat di seluruh dunia. Plak merupakan deposit lunak yang membentuk lapisan biofilm helic dan melekat erat pada permukaan...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Pengaruh Sikat Gigi Setiap Hari( 21hari) Dengan Pasta Gigi Yang Mengandung Fluor Menggunakantehnik Roll Terhadap Plakskor Di Sdn Keramat 3 Desa Sungai Tabuk Keramat
Pengaruh Sikat Gigi Setiap Hari( 21hari) Dengan Pasta Gigi Yang Mengandung Fluor Menggunakantehnik Roll Terhadap Plakskor Di Sdn Keramat 3 Desa Sungai Tabuk Keramat
Latar Belakang : Proporsi masyarakat yang menggosok gigi setiap hari sesudah makan pagi hanya 12,6% dan sebelum tidur malam hanya 28,7%. Keadaan ini menunjukkan perlu ditingkatkan ...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
Efektivitas Baking Soda terhadap Pengurangan Indeks Stain dan Plak Gigi Akibat Kebiasaan Menyirih
Efektivitas Baking Soda terhadap Pengurangan Indeks Stain dan Plak Gigi Akibat Kebiasaan Menyirih
Abstract: Oral hygiene needs to be maintained to avoid dental and oral diseases and decreased self-confidence. Betel-chewing habit could affect dental and oral health inter alia th...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...

