Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANAN UTAMA PARTISIPASI PENONTON DALAM SENI KONTEMPORARI

View through CrossRef
ABSTRAK Artis mencari tempat pameran yang asing dan interaktif untuk mempamerkan karya mereka selari dengan pertumbuhan seni kontemporari pada tahun 1950-an. Penonton seni yang bersifat partisipatif tidak lagi menjadi penonton pasif; sebaliknya mereka yang akan menyelesaikan tujuan karya seni atau menguji batas pengalaman fisik. Konteks yang tepat dari penciptaan dan tanggapan memerlukan pembiayaan untuk mendukung konsep "partisipasi". Namun, hal ini membuka peluang baru yang mana karya tidak berfungsi dalam gaya ini atau dilema etika sengaja dibiarkan tanpa penyelesaian, melebihi tujuan karya seni tersebut. Oleh karena itu, kajian ini akan melakukan analisis terhadap tiga karya seni interaktif oleh seniman Malaysia tentang signifikansi partisipasi penonton dari tahun 2014 hingga 2019. Teori kritik seni Feldman, yang telah digunakan dalam menganalisis karya seni interaktif hanya terungkap dari aspek konteks karya seni. Namun, diperkuat oleh teori seni media baru oleh Marshall McLuhan dan Lev Manovich. Analisis menjadi lebih tepat dalam menggunakan data elemen, ruang yang dapat dinavigasi, otomatisasi, transcoding, dan lain-lain lagi. Impak penelitian ini dapat membantu dan menjadi titik pengetahuan dan referensi baru untuk generasi mendatang. ABSTRACT Artists' search for alienating and interactive venues to exhibit their work coincided with the growth of contemporary art in the latter half of the 1950s. The viewers of participatory art will no longer be passive; rather, they will be the ones who complete the artwork's purpose or test the limits of physical experience. The precise contexts of creations and responses required funding to fund the concept of "participation." However, it opens up new ways in which works that don't work in this style or ethical quandaries are deliberately left unsolved defeating the artwork's purpose. Thus, this paper will drive an analysis of three interactive artworks by Malaysian artists on the significance of audience participation from 2014 to 2019. Feldman’s theory of art criticism, which has been used in analyzing interactive artworks, is only unraveling from the context aspect of the artworks. However, strengthened by the theory of new media art by Marshall McLuhan and Lev Manovich, analysis has become more accurate in using element data, navigable space, automation, transcoding, etc. Hopefully, this research will aid and serve as a new knowledge and reference point for future generations.
Title: PERANAN UTAMA PARTISIPASI PENONTON DALAM SENI KONTEMPORARI
Description:
ABSTRAK Artis mencari tempat pameran yang asing dan interaktif untuk mempamerkan karya mereka selari dengan pertumbuhan seni kontemporari pada tahun 1950-an.
Penonton seni yang bersifat partisipatif tidak lagi menjadi penonton pasif; sebaliknya mereka yang akan menyelesaikan tujuan karya seni atau menguji batas pengalaman fisik.
Konteks yang tepat dari penciptaan dan tanggapan memerlukan pembiayaan untuk mendukung konsep "partisipasi".
Namun, hal ini membuka peluang baru yang mana karya tidak berfungsi dalam gaya ini atau dilema etika sengaja dibiarkan tanpa penyelesaian, melebihi tujuan karya seni tersebut.
Oleh karena itu, kajian ini akan melakukan analisis terhadap tiga karya seni interaktif oleh seniman Malaysia tentang signifikansi partisipasi penonton dari tahun 2014 hingga 2019.
Teori kritik seni Feldman, yang telah digunakan dalam menganalisis karya seni interaktif hanya terungkap dari aspek konteks karya seni.
Namun, diperkuat oleh teori seni media baru oleh Marshall McLuhan dan Lev Manovich.
Analisis menjadi lebih tepat dalam menggunakan data elemen, ruang yang dapat dinavigasi, otomatisasi, transcoding, dan lain-lain lagi.
Impak penelitian ini dapat membantu dan menjadi titik pengetahuan dan referensi baru untuk generasi mendatang.
ABSTRACT Artists' search for alienating and interactive venues to exhibit their work coincided with the growth of contemporary art in the latter half of the 1950s.
The viewers of participatory art will no longer be passive; rather, they will be the ones who complete the artwork's purpose or test the limits of physical experience.
The precise contexts of creations and responses required funding to fund the concept of "participation.
" However, it opens up new ways in which works that don't work in this style or ethical quandaries are deliberately left unsolved defeating the artwork's purpose.
Thus, this paper will drive an analysis of three interactive artworks by Malaysian artists on the significance of audience participation from 2014 to 2019.
Feldman’s theory of art criticism, which has been used in analyzing interactive artworks, is only unraveling from the context aspect of the artworks.
However, strengthened by the theory of new media art by Marshall McLuhan and Lev Manovich, analysis has become more accurate in using element data, navigable space, automation, transcoding, etc.
Hopefully, this research will aid and serve as a new knowledge and reference point for future generations.

Related Results

SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Eksperimentasi tanah liat habu sebagai refleksi kreatif seni seramik kontemporari
Eksperimentasi tanah liat habu sebagai refleksi kreatif seni seramik kontemporari
Kajian ini dijalankan untuk mengenalpasti kebolehgunaan mendakanTapak PelupusanHabu sebagai refleksi kreatif seni seramik kontemporari. Kaedah ekspirementasi secara studio praktis...
“PEMBACAAN PENONTON TERHADAP ISU PRIMITIVE DALAM PROGRAM ACARA REALITY SHOW PRIMITIVE RUNAWAY EPISODE NEGERI DIATAS AWAN SUKU SAMBORI”
“PEMBACAAN PENONTON TERHADAP ISU PRIMITIVE DALAM PROGRAM ACARA REALITY SHOW PRIMITIVE RUNAWAY EPISODE NEGERI DIATAS AWAN SUKU SAMBORI”
Primitive Runaway (PR) adalah program yang menampilkan artis bersama sahabatnya untuk mempelajari adat, budaya serta kebiasaan sebuah sebuah suku, salah satunya episode Negeri diat...
“Asat” Seni Video Instalasi
“Asat” Seni Video Instalasi
“Asat” adalah kata yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti kering. “ASAT” digunakan sebagai judul pada seni video instalasi ini. Karya seni ini berdurasi 4 menit hingga 5 menit ...
Wanita Dalam Seni Pedalangan Bali: Studi Kasus Partisipasi “Dalang Luh” Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Seni Pedalangan
Wanita Dalam Seni Pedalangan Bali: Studi Kasus Partisipasi “Dalang Luh” Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Seni Pedalangan
Eksisnya kesenian pedalangan/pewayangan di Bali, tidak terlepas dari peran kaum wanita. Tidak hanya berpatisipasi aktif sebagai pemain wayang (dalang luh), kaum wanita berperan pen...
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
Representasi Seni Fotografi Selfie Pengunjung Museum Lawang Sewu Semarang
Representasi Seni Fotografi Selfie Pengunjung Museum Lawang Sewu Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat terlibat dengan seni di era selfie, perangkat digital, dan media sosial. Ini mengkaji pengalaman penonton pameran seni,...

Back to Top