Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Public Relations Pariwisata

View through CrossRef
Abstract. Public Relations of Belitung Regency Tourism Office as public relations to build tourism image of Belitung Regency, needs to take an action to build tourism image by promotion through maras taun event. Maras taun is a traditional activity carried out every year with the aim of expressing gratitude for the rice harvest obtained. From these activities can be a tourist attraction for tourists. This research uses a case study method with data collection techniques of observation, in-depth interviews and documentation. From the results of this study, it is known that the strategic steps of Public Relations are distributing letters to the Village organizers of the maras taun event to find out when and where the maras taun is held, then published in the calender of events of the Belitung Regency Tourism Office. Then managing messages through video content with local wisdom value by searching for data through various existing sources, then published to the official Instagram of the Belitung Regency Tourism Office. The reason for using Instagram as a social media platform for the Belitung Regency Tourism Office is the ease of reaching audiences, the ease of accessing Instagram and other supporting features. Abstrak. Public Rerlations Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung sebagai humas untuk membangun citra pariwisata Kabupaten Belitung, perlu melakukan sebuah aksi untuk membangun citra pariwisata dengan cara promosi melalui event maras taun. Maras taun merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas panen padi yang didapat. Dari kegiatan tersebut bisa menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, diketahui langkah-langkah strategis Public Relations yaitu menyebarkan surat kepada Desa penyelenggara acara maras taun untuk mengetahui kapan dan dimana pelaksanaan maras taun tersebut, kemudian dimuat dalam calender of event Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung. Kemudian pengelolaan pesan melalui konten video bernilai kearifan lokal dengan mencari data melalui berbagai sumber yang ada, kemudian dipublikasikan ke Instagram resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung. Alasan penggunaan Instagram sebagai platform media sosial bagi Dinas Pariwisata Kabupaten belitung adalah kemudahan menjangkau khalayak, kemudahan dalam mengakses Instagram dan fitur penunjang lainnya.
Title: Implementasi Public Relations Pariwisata
Description:
Abstract.
Public Relations of Belitung Regency Tourism Office as public relations to build tourism image of Belitung Regency, needs to take an action to build tourism image by promotion through maras taun event.
Maras taun is a traditional activity carried out every year with the aim of expressing gratitude for the rice harvest obtained.
From these activities can be a tourist attraction for tourists.
This research uses a case study method with data collection techniques of observation, in-depth interviews and documentation.
From the results of this study, it is known that the strategic steps of Public Relations are distributing letters to the Village organizers of the maras taun event to find out when and where the maras taun is held, then published in the calender of events of the Belitung Regency Tourism Office.
Then managing messages through video content with local wisdom value by searching for data through various existing sources, then published to the official Instagram of the Belitung Regency Tourism Office.
The reason for using Instagram as a social media platform for the Belitung Regency Tourism Office is the ease of reaching audiences, the ease of accessing Instagram and other supporting features.
Abstrak.
Public Rerlations Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung sebagai humas untuk membangun citra pariwisata Kabupaten Belitung, perlu melakukan sebuah aksi untuk membangun citra pariwisata dengan cara promosi melalui event maras taun.
Maras taun merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas panen padi yang didapat.
Dari kegiatan tersebut bisa menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian ini, diketahui langkah-langkah strategis Public Relations yaitu menyebarkan surat kepada Desa penyelenggara acara maras taun untuk mengetahui kapan dan dimana pelaksanaan maras taun tersebut, kemudian dimuat dalam calender of event Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung.
Kemudian pengelolaan pesan melalui konten video bernilai kearifan lokal dengan mencari data melalui berbagai sumber yang ada, kemudian dipublikasikan ke Instagram resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung.
Alasan penggunaan Instagram sebagai platform media sosial bagi Dinas Pariwisata Kabupaten belitung adalah kemudahan menjangkau khalayak, kemudahan dalam mengakses Instagram dan fitur penunjang lainnya.

Related Results

DISKURSUS PENGEMBANGAN PARIWISATA SYARIAH DI BALI
DISKURSUS PENGEMBANGAN PARIWISATA SYARIAH DI BALI
Seiring dengan potensi ekonomi pariwisata syariah global maka para pemangku kepentingan di Indonesia mengembangkan regulasi, destinasi, fasilitas pendukung, dan akomodasi pariwisat...
KEBIJAKAN PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA PASCA BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI PULAU LOMBOK
KEBIJAKAN PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA PASCA BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI PULAU LOMBOK
Bencana Gempa dapat menyebabkan timbulnya krisis kepariwisataan. Dampaknya terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara karena bencana gempa tersebut. Gempa Lombok berd...
Dampak Covid-19 terhadap Pariwisata Bali Ditinjau dari Sektor Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan (Sebuah Tinjauan Pustaka)
Dampak Covid-19 terhadap Pariwisata Bali Ditinjau dari Sektor Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan (Sebuah Tinjauan Pustaka)
Dampak covid-19 sangat berpengaruh besar dalam berbagai sektor, khususnya bagi pelaku dan usaha pariwisata, apalagi Bali sangat mengandalkan sektor pariwisata. Dalam tulisan berupa...
BUDAYA, PARIWISATA DAN ETHNO-ECOTOURISM: KAJIAN ANTROPOLOGI PARIWISATA DI PROVINSI LAMPUNG
BUDAYA, PARIWISATA DAN ETHNO-ECOTOURISM: KAJIAN ANTROPOLOGI PARIWISATA DI PROVINSI LAMPUNG
Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji antropologi pariwisata dan membangun sebuah model ethno-ecotourism yang berbasiskan pada potensi kearifan lokal untuk pengembangan pariwisata b...
Analisis Potensi Budaya Lokal sebagai Atraksi Wisata Dusun Segunung
Analisis Potensi Budaya Lokal sebagai Atraksi Wisata Dusun Segunung
Potensi budaya sebagai atraksi wisata dianggap sebagai salah satu faktor terbesar dalam menarik wisatawan. Destinasi pariwisata rintisan yang mengusung kearifan lokal menjadi poten...
Edukasi Pariwisata Berkelanjutan Pada Tingkat Satuan Pendidikan Non-Formal Pariwisata
Edukasi Pariwisata Berkelanjutan Pada Tingkat Satuan Pendidikan Non-Formal Pariwisata
Pariwisata berkelanjutan adalah konsep yang menekankan pada tanggung jawab terhadap tiga pilar utama yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi yang harus diterapkan dalam segala aktifi...
Budaya Sistem Organisasi Sosial dan Perannya dalam Pengembangan Pariwisata Budaya di Kampung Naga
Budaya Sistem Organisasi Sosial dan Perannya dalam Pengembangan Pariwisata Budaya di Kampung Naga
Pariwisata budaya kini menjadi salah satu tren pariwisata, yang juga merupakan bentuk perubahan dari mass tourism menjadi quality tourism. Dalam pariwisata warisan budaya, pengunju...

Back to Top