Javascript must be enabled to continue!
Edukasi Pariwisata Berkelanjutan Pada Tingkat Satuan Pendidikan Non-Formal Pariwisata
View through CrossRef
Pariwisata berkelanjutan adalah konsep yang menekankan pada tanggung jawab terhadap tiga pilar utama yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi yang harus diterapkan dalam segala aktifitas pariwisata dan industrinya. Edukasi tentang penerapan konsep pariwisata berkelanjutan sudah seharusnya diberikan pada setiap elemen yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia yang akan mengelola pariwisata. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi konsep pariwisata berkelanjutan pada lembaga pelatihan perhotelan yang menjadi kontributor tinggi dalam mencetak sumber daya di industri perhotelan yang merupakan penunjang penting dalam pariwisata. Target penerima manfaat adalah siswa beserta staff dan Instruktur lembaga perhotelan LPKN Mataram. Setelah kegiatan pengabdian dilakukan, terlihat dampak yang signifikan terjadi pada pengetahuan mahasiswa terhadap konsep pariwisata berkelanjutan. Hal ini dapat dilihat dari hasil post-test dimana rata-rata diatas 80% siswa mejawab pertanyaan dengan benar dan sesuai konsep. Edukasi juga diberikan kepada staff dan instruktur dengan berfokus pada pengenalan kurikulum pelatihan berbasis pariwisata berkelanjutan sehingga kedepannya akan bisa diterapkan di lembaga. Familiarisasi konsep pariwisata berkelanjutan pada tingkat Lembaga pelatihan non-formal pariwisata ini adalah upaya untuk mencetak sumber daya pariwisasta yang sadar akan tanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi yang harus diperhatikan dalam upaya menjalankan sektor pariwisata.
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long
Title: Edukasi Pariwisata Berkelanjutan Pada Tingkat Satuan Pendidikan Non-Formal Pariwisata
Description:
Pariwisata berkelanjutan adalah konsep yang menekankan pada tanggung jawab terhadap tiga pilar utama yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi yang harus diterapkan dalam segala aktifitas pariwisata dan industrinya.
Edukasi tentang penerapan konsep pariwisata berkelanjutan sudah seharusnya diberikan pada setiap elemen yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia yang akan mengelola pariwisata.
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi konsep pariwisata berkelanjutan pada lembaga pelatihan perhotelan yang menjadi kontributor tinggi dalam mencetak sumber daya di industri perhotelan yang merupakan penunjang penting dalam pariwisata.
Target penerima manfaat adalah siswa beserta staff dan Instruktur lembaga perhotelan LPKN Mataram.
Setelah kegiatan pengabdian dilakukan, terlihat dampak yang signifikan terjadi pada pengetahuan mahasiswa terhadap konsep pariwisata berkelanjutan.
Hal ini dapat dilihat dari hasil post-test dimana rata-rata diatas 80% siswa mejawab pertanyaan dengan benar dan sesuai konsep.
Edukasi juga diberikan kepada staff dan instruktur dengan berfokus pada pengenalan kurikulum pelatihan berbasis pariwisata berkelanjutan sehingga kedepannya akan bisa diterapkan di lembaga.
Familiarisasi konsep pariwisata berkelanjutan pada tingkat Lembaga pelatihan non-formal pariwisata ini adalah upaya untuk mencetak sumber daya pariwisasta yang sadar akan tanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi yang harus diperhatikan dalam upaya menjalankan sektor pariwisata.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Persepsi Wisatawan Terhadap Dampak Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul
Persepsi Wisatawan Terhadap Dampak Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul
Program Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam mengakselerasi pembangunan pariwisata berkelanjutan pada tingkat mikro. Salah sa...
Pariwisata Berkelanjutan: Analisis terhadap Metode, Topik, dan Aplikasinya pada Jurnal Pariwisata Indonesia
Pariwisata Berkelanjutan: Analisis terhadap Metode, Topik, dan Aplikasinya pada Jurnal Pariwisata Indonesia
Kajian ini berangkat dari studi observasi terhadap artikel penelitian pariwisata berkelanjutan yang dipublikasikan pada jurnal pariwisata nasional yang terakreditasi SINTA (Science...
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara yang memiliki pemasukan daerah berupa sektor pariwisata danau toba. Sebelum pandemi covid19, Kabupate...
Analisis Keberlanjutan Angkutan Umum Penumpang Berbasis Jalan (Studi Kasus di Kota Bogor)
Analisis Keberlanjutan Angkutan Umum Penumpang Berbasis Jalan (Studi Kasus di Kota Bogor)
Studi ini menganalisis keberlanjutan angkutan umum penumpang dengan studi kasus di Kota Bogor. Tujuan studi ini adalah untuk menilai kondisi saat ini tingkat keberlanjutan angkutan...
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Potensi bencana pada daerah Kabupaten Pringsewu berdasarkan RTRW daerah tersebut diantaranya tanah longsor dan gempa bumi, sehingga diperlukannya Kajian Risiko Bencana terhadap dua...

