Javascript must be enabled to continue!
Kajian Efektivitas Penilaian Kinerja Sistem Irigasi
View through CrossRef
Penilaian kinerja sistem irigasi bertujuan untuk mengetahui tingkat konsdisi dan fungsi sistem irigasi sebagai bagian dari kegiatan oeprasi dan pemeliharaan jaringan irigasi yang sudah terbangun. Seiring berjalannya waktu jaringan irigasi ini mengalami penurunan kondisi dan fungsi. Dengan mengetahui nilai kinerja selanjutnya dapat disusun program penanganan berdasarkan prioritas kerusakannya. Pelaksanaan penilaian kinerja sistem irigasi membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit sehubungan dengan banyaknya daerah irigasi (DI) lebih dari 48 ribu yang harus ditangani guna menghindari kerusakan yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan berdasarkan studi kasus penilaian kinerja pada DI Paguyaman di Provinsi Gorontalo dengan luas areal 6.880 ha meliputi panjang saluran 106 km dan jumlah bangunan 794 buah. Penggunaan waktu dan tenaga dalam melakukan penilaian kinerja mengacu kepada pelaksanaan kegiatan yang meliputi: 1) inventarisasi kondisi, 2) identifikasi permasalahan, 3) evaluasi komponen penilaian, 4) analisa data, dan 5) penilaian kinerja sistem irigasi. Rencana penggunaan aplikasi penilaian kinerja sistem irigasi berbasis sistem informasi geografi yang diusulkan dapat mereduksi penggunaan waktu dan tenaga hingga 40-50% yang dilengkapi dengan melakukan alih pengetahuan terhadap petugas.
Title: Kajian Efektivitas Penilaian Kinerja Sistem Irigasi
Description:
Penilaian kinerja sistem irigasi bertujuan untuk mengetahui tingkat konsdisi dan fungsi sistem irigasi sebagai bagian dari kegiatan oeprasi dan pemeliharaan jaringan irigasi yang sudah terbangun.
Seiring berjalannya waktu jaringan irigasi ini mengalami penurunan kondisi dan fungsi.
Dengan mengetahui nilai kinerja selanjutnya dapat disusun program penanganan berdasarkan prioritas kerusakannya.
Pelaksanaan penilaian kinerja sistem irigasi membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit sehubungan dengan banyaknya daerah irigasi (DI) lebih dari 48 ribu yang harus ditangani guna menghindari kerusakan yang berkelanjutan.
Penelitian dilakukan berdasarkan studi kasus penilaian kinerja pada DI Paguyaman di Provinsi Gorontalo dengan luas areal 6.
880 ha meliputi panjang saluran 106 km dan jumlah bangunan 794 buah.
Penggunaan waktu dan tenaga dalam melakukan penilaian kinerja mengacu kepada pelaksanaan kegiatan yang meliputi: 1) inventarisasi kondisi, 2) identifikasi permasalahan, 3) evaluasi komponen penilaian, 4) analisa data, dan 5) penilaian kinerja sistem irigasi.
Rencana penggunaan aplikasi penilaian kinerja sistem irigasi berbasis sistem informasi geografi yang diusulkan dapat mereduksi penggunaan waktu dan tenaga hingga 40-50% yang dilengkapi dengan melakukan alih pengetahuan terhadap petugas.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
Studi kinerja jaringan irigasi pada daerah irigasi renggung kabupaten Lombok Tengah
Studi kinerja jaringan irigasi pada daerah irigasi renggung kabupaten Lombok Tengah
Dampak kemunduran kinerja irigasi bersifat langsung dan tidak langsung. Dampak langsung adalah turunnya produktivitas, turunnya intensitas tanam dan meningkatnya risiko usahatani. ...
Penentuan Prioritas Pengelolaan Kinerja Irigasi Di Wilayah Sungai Bondoyudo-Bedadung Dengan Menggunakan Metode Multiple Attribute Decision Making
Penentuan Prioritas Pengelolaan Kinerja Irigasi Di Wilayah Sungai Bondoyudo-Bedadung Dengan Menggunakan Metode Multiple Attribute Decision Making
Pada tahun 2018, Indonesia memiliki 7,1 juta hektar jaringan irigasi permukaan, di mana sekitar 46% mengalami kerusakan. Kondisi ini menegaskan pentingnya evaluasi terhadap kinerja...
PENGARUH IRIGASI DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DI DAERAH TROPIKA BASAH
PENGARUH IRIGASI DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DI DAERAH TROPIKA BASAH
Irigasi pada tanaman nanas sangat penting karena mempengaruhi pertumbuhan dan produksi terutama di daerah tropika basah, namun biaya untuk irigasi sangat mahal. Penelitian bertujua...
Efisiensi Sistem Irigasi Pipa untuk Mengidentifikasi Tingkat Kelayakan Pemberian Air dalam Pengelolaan Air Irigasi
Efisiensi Sistem Irigasi Pipa untuk Mengidentifikasi Tingkat Kelayakan Pemberian Air dalam Pengelolaan Air Irigasi
Kehilangan air irigasi yang umum terjadi pada suatu areal pertanian selama pemberian air adalah aliran permukaan dan perkolasi yang keluar dari daerah perakaran. Irigasi pipa yang...
Program Peningkatan Saluran Irigasi Desa Labulu-bulu Kecamatan Parigi Kabupaten Muna
Program Peningkatan Saluran Irigasi Desa Labulu-bulu Kecamatan Parigi Kabupaten Muna
Untuk menginplementasikan kebijakan pemerintah pada program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang termaktub dalam Undang-Undang No.7 Tahun 2004 Tentang ...
Rancang Bangun Sistem Informasi Penilaian Kinerja Guru Berbasis Web Pada SD Negeri Pademangan Barat 01
Rancang Bangun Sistem Informasi Penilaian Kinerja Guru Berbasis Web Pada SD Negeri Pademangan Barat 01
Sekolah Dasar (SD) Negeri Pademangan Barat 01 merupakan instansi pendidikan yang memiliki sumber daya manusia terutama guru. Guru memiliki peranan penting di sekola h dengan tugas ...

