Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nyai Dasima

View through CrossRef
Karya tari “Nyai Dasima” terinspirasi dari ketertarikan penata untuk membuat karya tari bernuansa Betawi dengan bekal pengetahuan tentang tari Betawi yang pernah dipelajari penata. Selain itu juga karena ketertarikan penata terhadap salah satu cerita rakyat yang sudah melegenda di Jakarta tentang tokoh Nyai Dasima yang ditulis oleh S.M Ardan dalam bukunya berjudul “Nyai Dasima”.Ketertarikan tersebut menjadi dorongan bagi penata untuk mewujudkan cerita Nyai Dasima yang ditulis oleh S.M Ardan untuk diwujudkan dalam bentuk karya seni pertunjukan khususnya karya tari. Karya tari ini memvisualisasikan sosok Nyai Dasima dan cerita cinta segitiga yang membawa petaka bagi dirinya.Karya tari ini diciptakan dalam koreografi kelompok dengan 13 penari yang terdiri dari empat penari wanita dan sembilan penari laki-laki. Karya tari ini dipentaskan di dalam ruang pertunjukan proscenium stage dengan setting yang mendukung karya ini. Jenis musik yang digunakan untuk mendukung karya tari ini adalah live music. Lewat karya ini penata ingin menyampaikan bahwa tidak selalu sebutan “Nyai” memiliki konotasi negatif khususnya dalam cerita Nyai Dasima.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Title: Nyai Dasima
Description:
Karya tari “Nyai Dasima” terinspirasi dari ketertarikan penata untuk membuat karya tari bernuansa Betawi dengan bekal pengetahuan tentang tari Betawi yang pernah dipelajari penata.
Selain itu juga karena ketertarikan penata terhadap salah satu cerita rakyat yang sudah melegenda di Jakarta tentang tokoh Nyai Dasima yang ditulis oleh S.
M Ardan dalam bukunya berjudul “Nyai Dasima”.
Ketertarikan tersebut menjadi dorongan bagi penata untuk mewujudkan cerita Nyai Dasima yang ditulis oleh S.
M Ardan untuk diwujudkan dalam bentuk karya seni pertunjukan khususnya karya tari.
Karya tari ini memvisualisasikan sosok Nyai Dasima dan cerita cinta segitiga yang membawa petaka bagi dirinya.
Karya tari ini diciptakan dalam koreografi kelompok dengan 13 penari yang terdiri dari empat penari wanita dan sembilan penari laki-laki.
Karya tari ini dipentaskan di dalam ruang pertunjukan proscenium stage dengan setting yang mendukung karya ini.
Jenis musik yang digunakan untuk mendukung karya tari ini adalah live music.
Lewat karya ini penata ingin menyampaikan bahwa tidak selalu sebutan “Nyai” memiliki konotasi negatif khususnya dalam cerita Nyai Dasima.

Related Results

Bu Nyai Novelis And Bu Nyai Boardings-Based Economics: A Study of Bu Nyai Boardings-Style Economization In Indonesia
Bu Nyai Novelis And Bu Nyai Boardings-Based Economics: A Study of Bu Nyai Boardings-Style Economization In Indonesia
Purpose: The Paper is to study Bu Nyai novelist as the economic based of Bu Nyai based Islamic boarding schools in IndonesiaDesign/Method/Approach: This study the authors used a li...
Jejaring Ibu Nyai Pesantren Untuk Penguatan Kampanye Kesehatan Masyarakat
Jejaring Ibu Nyai Pesantren Untuk Penguatan Kampanye Kesehatan Masyarakat
Ibu Nyai (female scholars from pesantren) have high social capital in a paternalistic society, but their existence has yet to be studied. This paper aims to describe the potences o...
Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
The purpose of this study was to analyze the value of local wisdom in commemorating the tradition of 1 suro nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati. This study used a qualitative approa...
KOREOGRAFI TARI NYAI BRINTIK GARAPAN YOYOK BAMBANG PRIYAMBODO
KOREOGRAFI TARI NYAI BRINTIK GARAPAN YOYOK BAMBANG PRIYAMBODO
Tari Nyai Brintik merupakan tari yang diciptakan oleh koreografer Yoyok Bambang Priyambodo. Yoyok adalah seniman sekaligus penata tari asal kota Semarang yang sering menjadi pembic...
Kontribusi Nyai Nur Khodijah: Telaah Historis Perintis Feminisme Pesantren
Kontribusi Nyai Nur Khodijah: Telaah Historis Perintis Feminisme Pesantren
Background.The founding figure of the Islamic boarding school is identical to the kiai. Even though it could be that the originator of this brilliant idea came from the figure of t...
KESETARAAN GENDER PERSPEKTIF SITI WALIDAH (NYAI AHMAD DAHLAN) TERHADAP KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
KESETARAAN GENDER PERSPEKTIF SITI WALIDAH (NYAI AHMAD DAHLAN) TERHADAP KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
In essence, humans are able to optimize their abilities in order to be independent and get a decent job, including for women. But in reality, women are still contaminated with the ...
PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS GENDER PERSPEKTIF IBU NYAI DI MADURA
PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS GENDER PERSPEKTIF IBU NYAI DI MADURA
The role of the family is very important in shaping the development of a child's personality, especially as parents have a big influence, where they act as educators above all else...

Back to Top